Penyebab Pengembalian Berkas Klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Pasien Rawat Inap Ditinjau Dari Syarat-Syarat Pengajuan Klaim Di RSUD R.A Kartini Jepara

Authors

  • Irmawati Irmawati Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Anton Kristijono Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Edy Susanto Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Yela Belia Poltekkes Kemenkes Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31983/jrmik.v1i1.3594

Keywords:

Klaim Rawat Inap, BPJS Kesehatan, Pengembalian

Abstract

Pelayanan kesehatan di Indonesia tidak lepas dari program pemerintah yaitu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan BPJS Kesehatan sebagai pelaksana programnya. Metode pembayaran yang digunakan menggunakan sistem prospektif INA-CBGs yaitu menggunakan klaim yang akan mendapat penggantian biaya dari BPJS. Proses pengajuan klaim dari Rumah Sakit kepada BPJS Kesehatan memiliki tahap verifikasi administrasi kepesertaan, administrasi pelayanan, dan verfikasi pelayanan kesehatan. Berkas klaim yang ditemukan tidak lengkap dalam proses verifikasi menyebabkan pengembalian berkas oleh BPJS Kesehatan, di RSUD R.A Kartini Jepara masih ditemukan masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penyebab pengembalian berkas klaim BPJS pasien rawat inap ditinjau dari syarat-syarat pengajuan klaim.Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel menggunakan berkas klaim rawat inap yang dikembalikan BPJS Kesehatan bulan Maret-April 2017 sebanyak 49 berkas. Instrumen penelitian menggunakan checklist dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis univariate.Hasil penelitian diperoleh gambaran kelengkapan administrasi kepesertaan yang tidak sesuai sebanyak 35 berkas (71%), kesesuaian administrasi kepesertaan 37 berkas (76%), dan kesesuaian administrasi pelayanan 10 berkas (20%). Kelengkapan dan kesesuaian administrasi kepesertaan menunjukkan kurangnya berkas penunjang. Administrasi pelayanan menunjukkan diagnosa dan dokter penanggung jawab yang tidak sesuai. Sedangkan pada alur pengajuan klaim belum mempunyai Standar Operasional Prosedur(SOP)

References

Astrianingrum, Marina. (2016). Faktor-faktor Penyebab Pengembalian Berkas Klaim Rawat Inap Oleh Verifikator BPJS di RSUD Tugurejo. Semarang : Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. (2014). Panduan Praktis Administrasi Klaim Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. (2014). Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. (2014). Panduan Praktis Teknik Verifikasi Klaim. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Permenkes Nomor 269 Tahun 2008 tentang Rekam Medis.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan

Downloads

Published

2018-03-09

Issue

Section

Research Articles