Kesesuaian Lama Hari Rawat Pasien BPJS Berdasarkan Clinical Pathway Kasus Ca Mammae Di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang

Authors

  • Edy Susanto Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Lina Umboro Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Marsum Marsum Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Siti Rofi'ah Poltekkes Kemenkes Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31983/jrmik.v1i1.3573

Keywords:

LOS, Ca Mammae, Clinical Pathway

Abstract

Hasil analisis awal data klaim INA CBG’s bulan September 2015 RSUP Dr. Kariadi Semarang, ditemukan bahwa lama hari rawat pasien BPJS dengan kasus Ca Mammae, terdapat 37 dari 54 kasus ca mammae LOSnya tidak sesuai dengan standar LOS pada clinical pathway.Teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik total sampling yang diambil secara keseluruhan kasus ca mammae pada pasien BPJS bulan Oktober-Desember tahun 2015. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan dicatat menggunakan checklist.LOS pasien BPJS sesuai berdasarkan clinical pathway sebanyak 44 kasus (29,33%) dan tidak sesuai sebanyak 106 kasus (70,67%). LOS pasien paling banyak adalah 11 hari dan sebagian besar kasus ca mammae terjadi pada umur 46 tahun dengan jenis kelamin perempuan karena pada umur tersebut ca mammae mulai bekembang pesat. Kasus ca mammae paling banyak memiliki diagnosis sekunder anemia dengan tindakan medis mastektomi yang merupakan penatalaksanaan dari diagnosis utama yaitu ca mammae dan sebagian besar berada pada tingkat keparahan I yaitu pada kasus yang tidak memiliki komplikasi atau memiliki komplikasi dengan perkenaan pada kelenjar getah bening (lymph nodes).

References

Amah. (2014). Kesesuaian Lama Hari Rawat (LOS) Pasien BPJS Berdasarkan Standar INA CBG’s Pada Kasus Partus Seksio Caesarea Periode Triwulan Di Rumah Sakit Permata Medika Semarang Tahun 2014. Semarang: Fakultas Kesehatan, Universitas Dian Nuswantoro.

Chandra. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: EGC

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2006). Pedoman Penyelenggaraan dan Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit Di Indonesia Revisi II. Jakarta: Direktorat Jenderal Pelayanan Medis

Feuth, S. & Claes, L. (2008). Introducing clinical pathway as a strategy for improving care. J Integr Care Path.

Firmanda. (2013). Clinical Pathway Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Malang: Dinas Kesehatan Propins Jawa Timur

Hatta. (2013). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan disarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Notoatmodjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Novitasari. (2012). Analisis Lama Perawatan (LOS) Pasien Seksio Caesarea pada Pasien Jamkesmas Rawat Inap Berdasarkan INA CBG’s Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang tahun 2010. Semarang: Fakultas Kesehatan, Universitas Dian Nuswantoro.

Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 12 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269 tahun 2008 tentang Rekam Medis

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 27 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Sistem INA CBG’s.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program JKN.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1438 tahun 2010

tentang Standar Pelayanan Kedokteran.

Sakti. (2013). Analisis Deskriptif Lama Perawatan (LOS) Pasien Jamkesmas pada Kasus Penyakit Benigna Prostat Hyperplasia (BPH) di RSI Sultan Agung Semarang Tahun 2012. Semarang: Fakultas Kesehatan, Universitas Dian Nuswantoro.

Sudra. (2010). Statistik Rumah Sakit. Yogyakarta: Graha Ilmu

Undang Undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS

Undang Undang Republik Indonesia Nomor 40 tahun 2004 tentang SJSN.

Downloads

Published

2018-03-09

Issue

Section

Research Articles