Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Skrining Risiko Jatuh Pasien di Ruang ICU RSUD dr. Hasri Ainun Habibie

Authors

  • Rahmad Hidayatulah Hippy Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Sabirin B Syukur

DOI:

https://doi.org/10.31983/jlk.v7i2.16368

Keywords:

Kepatuhan Perawat; Skrining Risiko Jatuh; Morse Fall Scale; ICU; Keselamatan Pasien

Abstract

Latar belakang: Pasien di ruang Intensive Care Unit (ICU) rentan mengalami jatuh akibat kondisi klinis yang tidak stabil, penurunan kesadaran, keterpasangan berbagai alat invasif, dan ketergantungan yang tinggi pada perawat. Skrining risiko jatuh yang dilaksanakan secara konsisten oleh perawat merupakan langkah awal pencegahan untuk menjamin keselamatan pasien. Studi awal menunjukkan bahwa pelaksanaan skrining, komunikasi, dan monitoring risiko jatuh di ICU masih perlu dioptimalkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kepatuhan perawat dalam penerapan skrining risiko jatuh pasien di ruang ICU RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada Juni 2026. Sampel berjumlah 13 perawat yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, checklist kepatuhan, telaah dokumentasi, dan formulir skrining Morse Fall Scale (MFS), kemudian dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Responden terbanyak berusia 26–30 tahun (46%), berjenis kelamin perempuan (54%), dan berpendidikan S1 (69%). Seluruh responden (13 perawat; 100%) berada pada kategori kepatuhan baik, sedangkan kategori cukup dan kurang masing-masing 0%. Kesimpulan: Kepatuhan perawat dalam penerapan skrining risiko jatuh di ruang ICU RSUD dr. Hasri Ainun Habibie berada pada kategori baik. Hasil ini terbatas pada satu ruang ICU dan 13 perawat, sehingga supervisi berkala serta pemantauan insiden jatuh aktual tetap diperlukan.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Azizah, L. N., & Nurhayati, A. (2024). Analisis pengetahuan dan kepatuhan perawat dalam penerapan pencegahan resiko pasien jatuh di ruang rawat inap Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kartasura. Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA), 8(1), 9–25. https://doi.org/10.57214/jusika.v8i1.535

Budiono, S., Sarwiyata, T. W., & Alamsyah, A. (2020). Pelaksanaan program manajemen pasien dengan risiko jatuh di rumah sakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 28(1), 78–83.

Chu, R. Z. (2017). Preventing in-patient falls: The nurse's pivotal role. Nursing, 47(3), 24–30. https://doi.org/10.1097/01.NURSE.0000512872.83762.69

Indriaty, J., Kusumapradja, R., & Wahidi, K. R. (2021). Peran kepemimpinan kepala ruangan terhadap pencegahan risiko jatuh dalam keselamatan pasien di rumah sakit. Journal of Hospital Management, 4(1), 420–430.

Lestari, W., & Sianturi, S. R. (2022). Analisa pengetahuan, masa kerja dan pendidikan dengan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan SPO pasien resiko jatuh. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(10), 1240–1246. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i10.2504

Listiana, Wulandari, R. Y., & Elasari, Y. (2025). Optimalisasi pencegahan resiko jatuh di ruang penyakit dalam RSUD Pringsewu. Sains Medisina, 3(4), 240–248. https://doi.org/10.63004/snsmed.v3i4.727

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nur, H. A., Dharmana, E., & Santoso, A. (2017). Pelaksanaan asesmen risiko jatuh di rumah sakit. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 5(2), 123–133. https://doi.org/10.21927/jnki.2017.5(2).123-133

Pinandhika, P., Yetti, K., Afriani, T., Suhendri, A., & Hadi, M. (2023). Optimalisasi implementasi pencegahan risiko jatuh pada pasien menggunakan tiga tahapan perubahan Lewins. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 7008–7015. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.22324

Rachmawati, F., Setyawati, M., & Siwi, A. (2021). Implementasi pencegahan risiko jatuh pada pasien di ruang Intensive Care Unit (ICU) RST Wijayakusuma Purwokerto. Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 29–41.

Santri, A., Erwin, & Zukhra, R. M. (2023). Gambaran penerapan patient safety resiko jatuh oleh perawat di ruang rawat inap kelas III RSUD Arifin Achmad. Jurnal Medika Hutama, 4(3), 3472–3481.

Zebua, O., Djohanputro, B., & Tewu, D. (2024). Analisis manajemen risiko pada pasien rawat inap di Rumah Sakit X Jakarta Selatan. Jurnal Manajemen Risiko, 5(2), 1–22. https://doi.org/10.33541/mr.v5i2.6195

Zhao, Y., & Kim, H. (2015). Older adult inpatient falls in acute care hospitals: Intrinsic, extrinsic, and environmental factors. Journal of Gerontological Nursing, 41(7), 29–43. https://doi.org/10.3928/00989134-20150616-05

Zunaedi, R., Ririhena, J., & Ramadhani, R. (2023). Hubungan pengetahuan perawat tentang keselamatan pasien dengan pelaksanaan asesmen pencegahan risiko jatuh. Media Husada Journal of Nursing Science, 4(1), 8–14. https://doi.org/10.33475/mhjns.v4i1.116

Downloads

Published

2026-10-21

How to Cite

Hidayatulah Hippy, R., & Syukur, S. B. (2026). Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Skrining Risiko Jatuh Pasien di Ruang ICU RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Jurnal Lintas Keperawatan, 7(2), 75–80. https://doi.org/10.31983/jlk.v7i2.16368