Hubungan Antara Self-Efficacy dan Motivasi Kerja dengan Tingkat Stres Kerja Perawat di IGD
DOI:
https://doi.org/10.31983/jlk.v7i2.16180Keywords:
self-efficacy, motivasi kerja, stres kerja, perawat IGDAbstract
Latar belakang : Perawat yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) menghadapi beban kerja yang tinggi, perubahan kondisi pasien secara cepat, keterbatasan waktu respons, serta tanggung jawab besar terhadap keselamatan pasien. Situasi tersebut dapat meningkatkan risiko stres kerja. Self-efficacy dan motivasi kerja merupakan faktor psikologis yang dapat memengaruhi kemampuan perawat dalam menghadapi tekanan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara self-efficacy dan motivasi kerja dengan tingkat stres kerja perawat di IGD RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi 88 dan sampel 83 perawat. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2026 menggunakan Instrumen The New Job Stress Scale, General Self-Efficacy Scale, dan Motivation at Work Scale. Analisa bivariat dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank.
Hasil : Sebagian besar responden memiliki self-efficacy sedang, yaitu 46 orang (55,4%), motivasi kerja tinggi sebanyak 71 orang (85,5%), dan stres kerja sedang sebanyak 63 orang (75,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan stres kerja dengan nilai p = 0,001 dan r = -0,369. Terdapat pula hubungan signifikan antara motivasi kerja dengan stres kerja dengan nilai p = 0,036 dan r = -0,0231.
Kesimpulan : Self-efficacy dan motivasi kerja memiliki hubungan negatif dengan tingkat stres kerja perawat di IGD. Penguatan keyakinan diri, peningkatan motivasi, dukungan organisasi, serta pelaksanaan program manajemen stres diperlukan untuk membantu perawat menghadapi tuntutan kerja di IGD.
Kata kunci: self-efficacy; motivasi kerja; stres kerja; perawat IGD
References
Abellio, T., Oktavia, D., Hidayah, C. N., Azzahrah, A., Handayani, F., Ningsih, A. W., . . . Ulfa, H. (2025). Meningkatkan Self Efficacy untuk Mengatasi Burnout Akibat Stres Kerja. JUMPUTAN: Jurnal Multidisiplin Pengabdian Masyarakat, 1 (1), 37-48.
Bandhu, D., Mohan, M. M., Nittala, N. A., Jadhav, P., Bhadauria, A., & Saxena, K. K. (2024). Theories of Motivation: A Comprehensive Analysis of Human Behavior Drivers. Acta Psychologica, 244, 104177. doi:10.1016/j.actpsy.2024.104177
Fadli, M. W., Daud, I., & Mira. (2023). Hubungan Efikasi Diri dan Stres Kerja Perawat dengan Pengetahuan Penatalaksanaan RJP di IGD RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. Journal of Nursing Invention, 4 (2), 139-150. doi:10.33859/jni
Gil-Almagro, F., Carmona-Monge, F. J., García-Hedrera, F. J., & Peñacoba-Puente, C. (2025). Self-Efficacy as A Psychological Resource in The Management of Stress Suffered by ICU Nurses During the COVID-19 Pandemic: A Prospective Study on Emotional Exhaustion. Nursing in Critical Care, 30 (3), e13172. doi:10.1111/nicc.13172
Judha, M. (2025). Studi Literatur "Menjawab Tantangan Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis". TRIAGE: Jurnal Ilmu Keperawatan, 12 (1), 1-6. doi:10.61902/triage.v12i1.1546
Kumayas, M., Tualeka, A. R., & Karujan, E. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja Perawat IGD Lantai I RSUP Prof. Dr. Kandou Manado. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 14 (2), 393-395. doi:10.33846/sf14230
Kusumaningrum, P. R., Rusminingsih, E., & Jayadi, R. N. (2022). Hubungan Beban Kerja dengan Tingkat Stres Kerja Perawat di Instalasi Gawat Darurat. Jurnal Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan, 5 (1), 31-37. doi:10.32584/jkmk.v5i1.1462
Kusumawati, H. I., Galischawati, S., Warsini, S., Achmad, B. F., Fatma, N. A., Tiyani, N. S., . . . Santoso, E. B. (2024). Determinants of Work Stress Among Emergency Department Nurses in Sleman, Yogyakarta, Indonesia. Australasian Emergency Care, 27 (4), 254-258. doi:10.1016/j.auec.2024.06.002
Lee, S.-Y., Li, C.-Y., Hsiao, P.-C., Song, C.-Y., Lin, C.-H., Chiang, K.-J., & Pan, H.-H. (2026). Perceived Stress and Burnout Among Nurses in Acute and Critical Care Settings: The Mediating Role of Self-Efficacy. Nursing in Critical Care, 31: e70364. doi:10.1111/nicc.70364
Mohamed, A. G.-G., El-Sayed, N. M., & Ashour, H. M. (2023). Relationship between Nursing Students’ Motivation to Learn and Their Competency Self-Efficacy at Secondary Technical Schools of Nursing. International Journal of Novel Research in Healthcare and Nursing, 10 (1), 22-35. doi:10.5281/zenodo.7528763
Musdalifah, & Dirdjo, M. M. (2021). Hubungan Antara Beban Kerja dengan Stres Kerja Perawat di Rumah Sakit. Borneo Student and Research (BSR), 3 (1), 53-58.
Peng, Y., Zeng, H., Li, Y., Chen, T., Wang, C., Peng, M., & Mao, S. (2026). Correlation Between Professional Resilience, Self-Efficacy, Coping Style, and Empowering Leadership Among Emergency Nurses: A Multi-Center Study. BMC Nursing, 25:602. doi:10.1186/s12912-026-04754-1
Risdianto, A., Purwanto, A., Saktiana, H., Ratifi, D., Sulistyorini, Y., Sami, A., & Akhmadi, A. (2025). Transformasi Sistem IGD dalam Merespons Overcrowding: Strategi Kolaboratif RSUP Dr. Kariadi. Semarang: RSUP Dr. Kariadi.
Saputra, A. Y., Hayati, I. S., Amaliah, N., & Azidin, Y. (2025). Hubungan Self Efficacy dengan Motivasi Kerja Perawat Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Jurnal Siti Rufaidah, 3 (3): 77-87. doi:10.57214/jasira.v3i3.214
Tohamik, T., Effendy, C., & Rahmanti, A. R. (2024). Kondisi Potensial Cedera Signifikan di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Sleman: Universitas Gadjah Mada. Retrieved from http://etd.repository.ugm.ac.id/
Yu, M., Ma, L., & Ma, Q. (2025). Competency of Triage Nurse in The Emergency Department: A Scoping Review Protocol. PLoS One, 20 (9): e0331982. doi:10.1371/journal.pone.0331982
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Lintas Keperawatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

