Efektifitas Peer Education, Aktifitas Fisik Dan Penurunan IMT Pada Diabetes Mellitus Di Puskesmas Pekalongan Selatan Kota Pekalongan

Authors

  • Hartati Prodi Diploma III Keperawatan Pekalongan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Tri Anonim Prodi Diploma III Keperawatan Pekalongan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Mardi Hartono Prodi Diploma III Keperawatan Pekalongan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Moh. Projo Angkasa Prodi Diploma III Keperawatan Pekalongan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31983/jlk.v7i1.14851

Keywords:

DM, Peer Education , Aktifitas fisik

Abstract

Latar belakang : Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi, membutuhkan penanganan medis jangka Panjang. Tahun 2022 di Kota Pekalongan klien DM sebanyak 6.690, jumlah ini meningkat dibanding tahun 2020 yang tercatat ada 6.533 klien dan menjadi urutan kedua penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas peer education, aktifitas fisik dan IMT pada klien DM antara di Puskesmas Pekalongan Selatan.

Metode : Desain penelitian ini menggunakan Explanatory survey dengan pendekatan Cross-sectional. Jumlah populasi 614 dan sampel 33 klien.

Hasil : Hasil penelitian Berdasarkan Uji Rank Sperarman hasil koefisien korelasi adalah 1.000, menunjukan ada hubungan antara Pendidikan teman sebaya (Peer Education) tentang pola makan dengan IMT, demikian juga hasil koefisien korelasi 1.000, hasil analisis hubungan antara aktivitas fisik dengan IMT klien DM di Puskesmas Pekalongan Selatan.

Kesimpulan : Diabetes mellitus dapat disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari genetik, kelebihan konsumsi gula, dan didukung oleh pola aktivitas dan pola makan yang kurang baik. Faktor dukungan sosial dari teman sebaya akan mempengaruhi gaya hidup dan perilaku seseorang, seperti kebiasaan mengkonsumsi makanan sehat dan aktivitas fisik.

 

Kata kunci: DM, Peer Education, Aktifitas Fisik

References

Ardiyanto, D., & Mustofa. (2021, 5 (2) 169-177). Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas. Diambil kembali dari Upaya Mempromosikan Aktivitas Fisik dan Pendidikan Jasmani via Sosio-Ekologi: Diakses pada 18 Agustus 2023

American Deiabetes Assosiation. (2019). Introduction : Standards of Medical Care in Diabetes d 2019. 42(January), 2018–2019.

Abdurahman. (2014, Vol 2 No. 2). Faktor Pendorong Perilaku Diet Tidak Sehat Pada Mahasiswi. Diambil kembali dari E Journal Psikologi: Diakses pada 16 Agustus 2023

American Heart Association. (2012). Heart disease and stroke statistics-2012 update. Diambil kembali dari America

Chioma, L., Bizzarri, C., & Mart. (2022, Vol. 11 Issue 2). Endocrine Connection. Diambil kembali dari https://doi.org/10.1530/EC-21-0650

Dinas Kesehatan Kota Pekalongan. (2023). Profil Kesehatan Kota Pekalongan. Kota Pekalongan: Dinkes Kota Pekalongan.

Departemen Kesehatan RI. (2009). Pedoman Umum Gizi Seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.

Henderina. (2019). Scribd.id. Diambil kembali dari Diabetes Mellitus Pada Lansia, Kasus Besar Interna.: http://www.scribd.com/doc/72458847/dm-pada-lansia

International Diabetes Federation. (2021). Diabetes Atlas 10th Edition. IDF.

Iternational Diabetes Federation. (2013). Global Guidelines For Type 2 Diabetes. Diambil kembali dari http://www.idf.org/webdata/docs/pregnancy-EN-RTP

Kemenkes. (2018). P2PTM Kemkes. Diambil kembali dari Klasifikasi Pola Aktivitas Fisik: https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/aktivitas-fisik-ringan

Kemenkes. (2020). Infodatin Tetap Produktif, cegah, dan atasi Diabetes Mellitus. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan.

Li, D.-d., Yang, y., Gao, Z.-y., & et.al. (2022, Diabetol Metab Syndr 14 8). BMC. Diambil kembali dari Diabetology & Metabolic Syndrome: https://doi.org/10.1186/s13098-021-00778-6

Mirna, E., Salmiah, A., Asbiran, N., & al, e. (2020, Vol. 7 no.1). Jurnal Public Health. Diambil kembali dari Analisis Determinan Diabetes Mellitus Tipe II pada Usia Produktif di Kecamatan Lengayang Pesisir Selatan.

P2PTM Kemenkes. (2019). P2PTM Kemkes. Diambil kembali dari Penyakit Diabetes Mellitus: https://p2ptm.kemkes.go.id/informasi-p2ptm/penyakit-diabetes-melitus

PERKENI. (2011). PB PERKENI. Diambil kembali dari Konsensus Pengolahan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia: Jakarta : Indonesia

Sahlasaida. (2015). Penyakit Diabetes Mellitus, Penyebab dan Gejalanya. Diambil kembali dari Indonesia

Suprianti, A. A., Masriadi, & Gobel, F. A. (2023, Vol. 4 No. 4). Journal Of Muslim Community Health (JMCH). Diambil kembali dari https://doi.org/ 10.52103/jmch.v4i4.1380i

World Health Organization. (2017). Physical Activity. Diambil kembali dari http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs385/en

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Hartati, Anonim, T., Hartono, M., & Moh. Projo Angkasa. (2026). Efektifitas Peer Education, Aktifitas Fisik Dan Penurunan IMT Pada Diabetes Mellitus Di Puskesmas Pekalongan Selatan Kota Pekalongan. Jurnal Lintas Keperawatan, 7(1), 522–529. https://doi.org/10.31983/jlk.v7i1.14851

Issue

Section

Articles