This is an outdated version published on 2026-04-02. Read the most recent version.

THE EFFECTIVENESS OF VIDEO-BASED EDUCATIONAL INTERVENTIONS IN IMPROVING MOTHERS’ KNOWLEDGE AND ATTITUDES TOWARD STUNTING PREVENTION

Authors

  • Ribkha Itha Idhayanti Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Alya Nisa Maffida Puskesmas Cangkerep Purworejo
  • Munayarokh Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Mundarti Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Masini Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Ayuningtyas Poltekkes Kemenkes Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31983/juk.v6i1.14744

Keywords:

Video-based education, Stunting, knowledge, Attitudes

Abstract

The prevalence of stunting in Indonesia decreased from 24.4% (2021) to 21.65% (2022) and 21.5% (2023). In Central Java, the prevalence in 2022 was 20.8%, with Purworejo Regency at 21.3%. In the Cangkrep Primary Health Center area, stunting prevalence reached 9.1% (104 children) in August, yet educational activities have not utilized video media. This study aimed to analyze the improvement in mothers’ knowledge and attitudes through video-based health education on stunting. A quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach was used involving 35 mothers (total sampling). Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significant improvement in knowledge and attitudes (p = 0.000 < 0.05). Video-based health education is an effective alternative for improving maternal knowledge and attitudes in stunting prevention

References

Aji Muhawarman. (2024). Prevalensi STunting Turun Menjadi 19,8%. Kemenkes R.I.

Ambarwati, W., & Aprianti. (2022). Tingkat pengetahuan dan sikap ibu berhubungan dengan kejadian stunting pada bayi usia 6–23 bulan. Amerta Nutrition, Faculty of Public Health Universitas Airlangga, 6(4), 44–50.

Budiman. (2016). Kapita selekta kuesioner pengetahuan dan sikap dalam penelitian kesehatan. Salemba Medika.

Dinkes, J. P. (2019). Rencana Strategis Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018–2023. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Fadyllah, M. I., & Prasetyo, Y. B. (2021). Pendidikan Kesehatan Menggunakan Metode Audiovisual dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Merawat Anak dengan Stunting. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(1). https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jpki.16.1.23-30

Feriani, P., Azizah, T. N., & Ernawati, R. (2021). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Stunting pada Balita selama Masa Pandemi di Puskesmas Trauma Center Samarinda. Jurnal Ners Muda, 6(1).

Fitri, F., & Ardipal, A. (2021). Pengembangan Video Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Kinemaster pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(1), 6330–6338. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1387

Hizriani, R., & Aji, T. S. (2021). Pemberian ASI Eksklusif Sebagai Pencegahan Stunting. Jurnal Jendela Bunda PG PAUD UMV, 8(2), 55–62.

Idhayanti, R. I., Ayuningtyas, & Maryani, S. (2020). Komunikasi dan Konseling Dalam Praktik Kebidanan. Graha Ilmu.

Idhayanti, R. I., Masini, Chunaeni, S., Agiustina, A. M., Imandafirly, H. A., & Elisia, S. (2024). Pelatihan Mencegah Stunting Dengan Mengatasi Picky Eater Dan Gerakan Tutup Mulut Pada Anak. Mejuajua: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 12(4), 164–169.

Kemenkes, R. (2022). Buku saku hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). Kemenkes R.I.

Kemenkes R.I. (2018). Situasi Balita Pendek (stunting). Kemenkes R.I.

Kholidah, N., Rahfiludin, M. Z., & Rahayuning, D. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Gizi, Asupan Protein dan Seng Anak, Serta Sanitasi Rumah Terhadap Stunting Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 10(2), 45–50.

Laili, U., & Andriani, R. A. D. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ipteks, 5(1). https://doi.org/https://doi.org/10.32528/pengabdian_iptek.v5i1.2154

Mayer, R. E. (2021). Multi Media Learning. Cambridge University Press.

Munayarokh, Mursiyah, Idhayanti, R. I., & Sarwono, B. (2023). Ikan Mujair dan Zinc Mampu Meningkatkan Tinggi Badan Anak untuk Mencegah Stunting. Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan, 3(1), 19–25.

Nurlaela. (2019). Peran lingkungan sebagai sumber pembelajaran geografi dalam menumbuhkan sikap dan perilaku keruangan peserta didik. Jurnal GEA, 14(1).

Rokhaidah, & Hidayatullah, R. (2022). Pengetahuan Ibu dan Dukungan Keluarga Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 14(3), 141–146. https://doi.org/https://doi.org/10.52022/jikm.v14i3.348

Sari, P. (2019). Analisis Terhadap Kerucut Pengalaman Edgar Dale Dan Keragaman Gaya Belajar Untuk Memilih Media Yang Tepat Dalam Pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan (MUDIR), 1(1).

Septikasari, M. (2018). Status gizi anak dan faktor yang mempengaruhi. UNY Press.

Setiyani, Astuti, Sukesi, & Esyuananik. (2016). Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita dan anak Prasekolah. Andalas University Press.

Suparjo, S., Himawan, F., & Utomo, D. (2024). Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Makanan Tambahan Bagi Balita Untuk Cegah Stunting. Jurnal Kreatifitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(11), 4844–4852. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i11.16630

Downloads

Published

2026-04-02

Versions

How to Cite

Itha Idhayanti, R., Nisa Maffida, A., Munayarokh, Mundarti, Masini, & Ayuningtyas. (2026). THE EFFECTIVENESS OF VIDEO-BASED EDUCATIONAL INTERVENTIONS IN IMPROVING MOTHERS’ KNOWLEDGE AND ATTITUDES TOWARD STUNTING PREVENTION. Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan, 6(1), 329–335. https://doi.org/10.31983/juk.v6i1.14744

Issue

Section

Articles