Pengaruh Bekam Seluncur Terhadap Nyeri Dismenore Primer Pada Santriwati Pondok Ihya As-Sunnah

Penulis

  • Afifah Husna YPIB Majalengka
  • Darmasta Maulana
  • Ivana Eko Rusdiatin
  • Rina Nuraeni

DOI:

https://doi.org/10.31983/juk.v6i2.15377

Kata Kunci:

bekam seluncur, dismenore primer, nyeri menstruasi, santriwati

Abstrak

Nyeri saat menstruasi tanpa adanya gangguan patologis di sistem reproduksi di kenal sebagai dismenore primer. Kondisi ini banyak terjadi oleh remaja putri yang dapat menyebabkan terganggunya rutinitas keseharian terutama pembelajaran di lingkungan pesantren. Bekam seluncur sebagai intervensi nonfarmakologis mengurangi nyeri dismenore primer. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posstest. Sampel penelitian sebanyak 26 santriwati. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi bekam seluncur sebanyak 76,70% responden berada pada kategori sedng, sedangkan setelah diberikan terapi bekam seluncur sebanyak 84,60% responden berada pada kategori nyeri ringan. Hasil uji statistik diperoleh p= 0,00 (p< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan terapi bekam seluncur terhadap penurunan tingkat nyeri dismenore primer pada santriwati.

Referensi

Erliana, E. (2023). Efektivitas Aromaterapi Dengan Kombinasi Massage Effleurage Terhadap Intensitas Nyeri Menstruasi Pada Remaja [STIKes Ngudia Husada Madura]. https://repository.stikesnhm.ac.id/id/eprint/1406 [23 Oktober 2025]

Gloria Ayu, L., Yati, D., & Suparjo, S. (2025). HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI DENGAN DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN. 5(2), 266–272. https://doi.org/https://doi.org/10.31983/juk.v5i2.14226

Herman, H., Jumatrin, N. F., Budianti, A., Nurita, N., & Awalia, P. (2024). Pengaruh Terapi Bekam Basah Terhadap Skala Nyeri Dismenore Pada Wanita Usia Subur dengan Infertilitas di Kota Kendari. Health Information : Jurnal Penelitian, 16, e1459. https://doi.org/https://doi.org/10.36990/hijp.v16i2.1459[26Oktober2025]

Luthfiannisa, A., & Salman. (2024). Literatur Review : Korelasi Terapi Farmakologi dan Non-Farmakologi terhadap Penurunan Nyeri Menstruasi/Dismenore di Daerah Karawang. Jurnal Sehat Mandiri, 19. https://doi.org/https://doi.org/10.33761/jsm.v19i2.1569[21November2025]

Mivanda, D., Follona, W., & Aticeh, A. (2023). Hubungan Tingkat Stres dan Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 4(1), 34. https://doi.org/10.24853/myjm.4.1.34-46[1November2025]

Puspariny, C., Ardina, R., & Dewi Artika Nina. (2024). Efektivitas Bekam Kering Dengan Penurunan Skala Nyeri Dismenore Mahasiswa Kebidanan Universitas Muhammadiyyah Pringsewu. Jurnal Ilmiah Kesehatan Kesehatan, 13. https://doi.org/https://doi.org/10.52657/jik.v13i1.2284[26Oktober2025]

Setyawan, A., Nafiah, K., & Ibrahim, I. (2023). Reduce The Level Of Dysmenorrhea Menstrual Pain With The Cupping Method. Journal Of Health Science and Nursing Studies, 1(2), 1–9. https://jurnal.ruangide.org/JHSNS [26 Oktober 2025]

Tanjung, Q. F., & Ishadi, H. (2022). The Medical Perspective of Dry Cupping and Wet Cupping: Effects and mechanisms of action. Journal of Society Medicine, 1(1). https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=3385753&title=The+Medical+Perspective+of+Dry+Cupping+and+Wet+Cupping+Effects+and+mechanisms+of+action+The+Medical+Perspective+of+Dry+Cupping+and+Wet+Cupping&val=29692&utm_source[November 24 2025]

Triningsih, R. W., & Mas’udah, E. K. (2023). Mengurangi Dismenorea Melalui Penanganan Komplementer. Jurnal Kebidanan, 12. https://doi.org/https://doi.org/10.47560/keb.v12i1.489[

Wahyuni, D., Legiran, L., Saleh, I., & Salim, E. M. (2024). Cupping Therapy Provides Anti-Inflammatory Effects as the Traditional Therapy. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 7(3), 374–390. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2024.v7.374-390[30November2025]

Wiyatagati, F. A., & Suprayogi, A. (2025). Variabilitas Derajat Dismenore Pada Wanita: Peran Prostaglandin. Jurnal Kesehatan, 12. https://doi.org/https://jurnal.stikesbethesda.ac.id/index.php/jurnalkesehatan/article/view/593[27November2025]

Wulanda, C., Luthfi, A., & Hidayat, R. (2020). Efektivitas Senam Dismenor Pada Pagi Dan Sore Hari Terhadap Penanganan Nyeri Hari Pada Remaja Putri Saat Haid Di SMPN 2 Bangkinang Kota. Jurnal Kesehatan Tambusai, 1. https://doi.org/10.31004/jkt.v1i1.1062 [17 oktober 2025]

Yuliana, Y., Wuna Wa Ode Sri Kamba, & Luthfa, A. (2024). Efektivitas Terapi BekamTerhadap Dismenore Pada Mahasiswi Program Studi S1 Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ibu. Jurnal Pelita Sains Dan Kesehatan (JPASAIK), 4(2). https://ojs.pelitaibu.ac.id/index.php/jpasaik/article/download/144/116 [7 Desember 2025]

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-24

Cara Mengutip

Husna, A., Darmasta Maulana, Ivana Eko Rusdiatin, & Rina Nuraeni. (2026). Pengaruh Bekam Seluncur Terhadap Nyeri Dismenore Primer Pada Santriwati Pondok Ihya As-Sunnah . Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan, 6(2), 405–410. https://doi.org/10.31983/juk.v6i2.15377

Terbitan

Bagian

Articles