Pengaruh Pemberian Permainan Papan terhadap Pengetahuan Pertolongan Pertama untuk Pingsan di Kalangan Siswa
DOI:
https://doi.org/10.31983/juk.v6i2.14698Kata Kunci:
Permainan papan Pengetahuan Pertolongan pertama PingsanAbstrak
Pingsan (sinkop) adalah kondisi yang ditandai dengan hilangnya kesadaran sementara yang dapat terjadi di kalangan siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan permainan papan terhadap pengetahuan pertolongan pertama pada pingsan di kalangan siswa SMPN 39 Bandung. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest satu kelompok. Sampel terdiri dari 41 responden, yang dipilih menggunakan metode pengambilan sampel total. Instrumen penelitian berupa kuesioner tentang pengetahuan pertolongan pertama untuk pingsan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah, dengan 31 siswa (75,6%) dalam kategori “buruk”, 9 siswa (22,0%) dalam kategori “cukup”, dan 1 siswa (2,4%) dalam kategori “baik”. Setelah intervensi permainan papan, hasil posttest menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, dengan 39 siswa (95,1%) dalam kategori “baik” dan 2 siswa (4,9%) dalam kategori “cukup”. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa 39 responden mengalami peningkatan pengetahuan, 2 responden tetap sama, dan tidak ada yang mengalami penurunan
Referensi
Ahmad Jarnawi Lubis, Jamaluddin, & Hamka. (2026). Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Pramuka dan Ekstrakurikuler. Jurnal Multidisiplin Indonesia Center (MICJO), 3(1), 1027–1034. https://doi.org/10.62567/micjo.v3i1.1931
Anggraeni, E., & Endiyono, E. (2024). Pengaruh Pendidikan Pertolongan Pertama terhadap Tingkat Pengetahuan Mengenai Penanganan Sinkop pada Unit KSR PMI Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Prosiding Seri Ilmu Kesehatan & Kedokteran, 5, 104–108. https://doi.org/10.30595/pshms.v5i.970
Ayu Nuriana Sari 1, Muhammad Sofhian Nur 2*, Maulida Eka Cahyani 3, Marchya Yunira Rizqi 4, Afriza Azza Muhammad 5, FZ 6, & 1-6. (2022). EDUKASI PERTOLONGAN PINGSAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR Ayu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 1, 1–7. http://www.jurnalpkm.org/index.php/jpn/article/view/26/1
Azizzah, S., Kurniawan, A., Paramita, F., & Katmawanti, S. (2024). Penggunaan Media Edukasi Berbasis Card Game Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Gizi Seimbang Siswa Sekolah Dasar Di Kota Mataram. Jurnal Medika Nusantara, 2(1), 264–282.
Baiq Sri Ida Laili, Deny Susanti, Lalu Khairul Rozikin, Nur Wahidah Aimar, Rina Apriani, & Sakilawati. (2025). Implementasi Program Edukasi Pertolongan Pertama Kecelakaan (P3K) Pada Siswa Kelas Tinggi SDN 5 Bahaya Untuk Meningkatkan Kesiagaan Siswa. Jurnal Cakrawala Akademika, 1(5), 1710–1722. https://doi.org/10.70182/jca.v1i5.17
Ciranka, S., & van den Bos, W. (2019). Pengaruh sosial dalam pengambilan keputusan remaja: Kerangka kerja formal. Frontiers in Psychology, 10(AGUSTUS). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.01915
Damansyah, H., & Retni, A. (2022). Deskripsi pengetahuan guru tentang kejadian sinkop di SMP Negeri 1 Kabila Bone. Jurnal Pelayanan Kesehatan Masyarakat, 2(1), 18–27. https://doi.org/10.55885/jchp.v2i1.115
Daswito, R., Gunnara, H., Yuhesti, M., Vebyola, AD, Shella, A., Arfani, A., Saputra, D., Arizki, EPF, Aillen, EA, Maharani, NE, Sugita, P., Sartika, VS, & Rahma, ZN (2024). Edukasi Kesehatan di Sekolah Menggunakan Metode Permainan Monopoli Kesehatan di SMA Negeri 1 Teluk Sebong. Segantang Lada : Jurnal Pengabdian Kesehatan, 2(1), 19–25. https://doi.org/10.53579/segantang.v2i1.171
Dianty*, FE, & , Desi Susilawati, MLG (2023). PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ANGGOTA PMR TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA SINKOP DAN LUKA RINGAN DI SMA NEGERI 9 KOTA BENGKULU. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu, 11(April), 64–71.
Fitriyani, N., & Solikhah, M. (2023). Edukasi Penanganan Sinkop Pertama Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pendidikan Penanganan Sinkop Pertama Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi, Dan Perubahan, 3(1), 1–6. https://doi.org/
Hamilaturroyya, H., Sholikah, M., Hidayatullah, AS, & Abidin, Z. (2025). Perkembangan Pubertas Pada Remaja: Kajian Literarur Komprehensif. Jurnal Ners, 9(4), 5820–5828 . https://doi.org/10.31004/jn.v9i4.48547
I Gusti Ayu Putu Desy, R., Berlian Novianti, Winda Anggita, Anggi Shinta Pratama, Wiwice Arianti, & Anisa Dara Tista. (2023). Permainan Edukasi Peringkat 1 dalam Penerapan PHBS pada Siswa Sekolah Dasar di Masa Adaptasi New Normal. Lentera Perawat, 4(2), 92–98. https://doi.org/10.52235/lp.v4i2.197
Ikhsan, RT (2025). Evaluasi Pengetahuan Peserta Didik SMA di Kotagede Yogyakarta melalui Edukasi Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan ( Evaluasi Pengetahuan Siswa SMA di Kotagede Yogyakarta melalui Pendidikan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan ). Jurnal Nusantara Mengabdi (JNM), 5(1), 45–56.
Laursen, B., & Veenstra, R. (2021). Menuju pemahaman fungsi pengaruh teman sebaya: Ringkasan dan sintesis penelitian empiris terkini. Jurnal Penelitian tentang Remaja, 31(4), 889–907. https://doi.org/10.1111/jora.12606
Luthfi, H. (2021). PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN COVID-19 PADA SISWA SDN PEUNAGA KEC. MEUREUBO KAB. ACEH BARAT. Jurnal Jurkemas Volume, 1 (November), 97–109.
Mulyono, Slamet, SY, & Chumdari. (2025). Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Konsep Rantai Makanan di Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(6), 340–348. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i6.11099
Nadini, NC, Handayani, RN, & Wibowo, TH (2024). Edukasi Pertolongan Pertama pada Sinkope di MAN 1 Banyumas. JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, Terkhusus Bidang Teknologi, Kewirausahaan Dan Sosial Kemasyarakatan, 6(2), 414–424. https://doi.org/10.33541/cs.v6i2.6158
Permatasari, DH, & Fitriana, S. (2024). Tingkat Penyesuaian Diri Siswa di SMK Negeri 2 Semarang Manusia merupakan makhuk sosial yang dalam kehidupannya memerlukan kehadiran orang lain untuk berinteraksi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, manusia harus mampu melakukan penyesuaian terhadap dirinya. JUANG: Jurnal Wahana Konseling, 7(2), 248–254.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Maura Banowati, Budi Rustandi, Rizky Gumilang Pahlawan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


