PENGARUH DUKUNGAN PASANGAN TERHADAP KESEHATAN MENTAL IBU HAMIL DI DESA RANDUSARI KECAMATAN PAGERBARANG KABUPATEN TEGAL
DOI:
https://doi.org/10.31983/juk.v6i1.14514Kata Kunci:
Dukungan pasangan, Kesehatan mental, ibu hamil, kecemasan, depresiAbstrak
Kehamilan merupakan periode transisi yang meningkatkan kerentanan ibu terhadap gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan stres. Dukungan pasangan, khususnya suami, berperan sebagai faktor protektif dalam menjaga kesejahteraan psikologis ibu hamil. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dukungan pasangan terhadap kesehatan mental ibu hamil di Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional pada 32 ibu hamil (total sampling). Dukungan pasangan diukur dengan SSQ-12 dan kesehatan mental dengan DASS-21, dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan seluruh responden memiliki dukungan pasangan tinggi dan kondisi kesehatan mental normal. Terdapat hubungan signifikan dan kuat antara dukungan pasangan dan kesehatan mental (p = 0,000; r = -0,629), yang berarti semakin tinggi dukungan pasangan, semakin rendah risiko gangguan kesehatan mental. Kesimpulan: Dukungan pasangan berpengaruh signifikan dalam menjaga kesehatan mental ibu hamil melalui dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penghargaan.
Referensi
Bedaso, A., Belayneh, Z., & Duko, B. (2021). Social support and antenatal depression: A systematic review and meta-analysis. Reproductive Health, 18(1), 1–14.
Biaggi, A., Conroy, S., Pawlby, S., & Pariante, C. M. (2016). Identifying the women at risk of antenatal anxiety and depression: A systematic review. Journal of Affective Disorders, 191, 62–77. https://doi.org/10.1016/j.jad.2015.11.014
Dewi, A., & Putra, G. (2025). Hubungan dukungan suami terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III. Jurnal Bidan Indonesia.
Karnoni, F., Misrawati, & Dewi, Y. I. (2024). Husband’s supportive relationship and mother-fetus love bonds on mother’s anxiety during pregnancy. Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health, 3(1). https://doi.org/10.57235/jetish.v3i1.1832
Milgrom, J., Hirshler, Y., Reece, J., Holt, C., & Gemmill, A. (2019). Social support—A protective factor for depressed perinatal women? International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(8), 1426.
Putri, A. D., & Rachmawati, I. N. (2021). Dukungan suami terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester ketiga. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(1), 45–52.
Sari, N., & Hidayat, R. (2023). Hubungan dukungan suami dengan perubahan psikologis pada ibu hamil trimester I. Jurnal Keperawatan Terapan.
Shorey, S., & Chan, S. W. C. (2020). The experiences and needs of Asian women experiencing postpartum depression: A meta-synthesis. Journal of Clinical Nursing, 29(3–4), 384–398. https://doi.org/10.1111/jocn.15120
World Health Organization. (2022). Maternal mental health.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yuni Fitriani, Adrestia Rifki Naharani, Rina Febri W, Sri Tanjung Rejeki

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


