HUBUNGAN SELF-ESTEEM DENGAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA MAHASISWA
DOI:
https://doi.org/10.31983/juk.v5i2.14143Kata Kunci:
Fear of missing out, Kesehatan mental, Mahasiswa, Self-esteemAbstrak
Fear of Missing Out (FoMO) merupakan fenomena psikologis yang banyak dialami mahasiswa di era digital, ditandai dengan kecemasan ketika tertinggal dari aktivitas sosial orang lain. Salah satu faktor yang memengaruhi munculnya FoMO adalah self-esteem atau harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan FoMO pada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Papua.Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelatif menggunakan pendekatan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sehingga diperoleh jumlah responden sebanyak 90 mahasiswa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2025, data dikumpulkan melalui kuesioner self-esteem dan FoMO, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman correlation. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara self-esteem dengan FoMO pada mahasiswa STIKES Papua dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,238 dan nilai signifikansi (p-value) = 0,024 (p < 0,05). Arah hubungan positif menunjukkan bahwa semakin tinggi self-esteem, semakin rendah pula tingkat FoMO. Namun, kekuatan hubungan berada pada kategori lemah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan antara self-esteem dengan FoMO pada mahasiswa, meskipun berada pada kategori hubungan lemah. Saran dari peneliti agar mahasiswa STIKES Papua bisa mendapat unit sarana pendampingan dan konseling agar dapat memonitor keadaan mental mahasiswa.
Referensi
Amalia, A., & Sumaryanti, U. (2022). Pengaruh Self-esteem terhadap Fear of Missing Out pada Emerging Adulthood Pengguna Instagram. Bandung Conference Series: Psychology Science , 2(2), 252–260. https://doi.org/10.29313/bcsps.v2i3.2972
Amalia, R., & Agustina. (2025). Perbedaan Self-Esteem Pada Mahasiswa Yang Merantau Di Jakarta Ditinjau Dari Jenis Kelamin. 4(4), 524–532.
Astrawan, M. I. (2025). General Description Of Self-Esteem On New Students In Indonesia. 1.
Cahyadi, A. (2022). Gambaran Fenomena Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z Di Kalangan Mahasiswa. 146–154.
Fitri, H., Hariyono, D. S., & Arpandy, G. A. (2024). Pengaruh Self-Esteem Terhadap Fear Of Missing Out (Fomo) pada Generasi Z Pengguna Media Sosial. Jurnal Psikologi, 1(4), 21. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2823
Kristanti, S. A., & Eva, N. (2022). Self-esteem dan Self-disclosure Generasi Z Pengguna Instagram. Jurnal Penelitian Psikologi, 3441(5).
Leary, M. R. (2005). Sociometer theory and the pursuit of relational value: Getting to the root of self-esteem. European Review of Social Psychology, 16(1), 75–111. https://doi.org/10.1080/10463280540000007
Muhshanah. (2025). Gambaran Self-Esteem Pada Siswa SMA di Panti Asuhan Al-Washliyah Medan. Journal of Health and Religion, 2(3), 125–131.
Mundakir. (2025). Krisis Jiwa di Zaman Digital. Jawa Pos, 4.
Puteri, A. A., Zein, A. E., Nugraha, E. A., & Faradilla, I. (2023). FOMO ( Fear Of Missing Out ) Pengguna Instagram Berdasarkan Jenis Kelamin Dan Alasan Membuka Instagram. 1(1), 353–364.
Ramadhan, M. R., Rachman, A., & Jamain, R. R. (2025). Pengaruh Self Esteem, Self Regulation, dan Self Concept Terhadap Fomo pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling FKIP ULM. Journal of Education Research, 6(3), 696–709. https://doi.org/10.37985/jer.v6i3.2656
RSPH, (royal society for public health). (2017). Status of Mind: Social Media and Young People’s Mental Health and wellbeing.
Sarina, Abas, M., & Pambudhi, Y. A. (2023). Self Esteem dan Sindrom Fear Of Missing Out ( FOMO ) Mahasiswa Psikologi. Psikologi, 4(1), 69–77.
Urifan, M. F., & Pravesti, C. A. (2025). Hubungan Antara Self-Esteem dengan Fear of Missing Out (FoMO) Siswa SMA. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(2), 1236–1246. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.6265
Wahyuningtyas, I., IM Hambali, & Muslihati. (2024). Profil Kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) Pada Siswa Sekolah Menengah Atas. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(2), 984–991. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.6764
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rifki Sakinah Nompo, Natalia Glory Darista, Merlis Simon

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


