PENGARUH TERAPI CAM SELEDRI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI UPTD PUSKESMAS KUALA SEMPANG
DOI:
https://doi.org/10.31983/juk.v5i2.12987Kata Kunci:
Hipertensi; Lansia; Terapi Cam SalederiAbstrak
Hipertensi umumnya terjadi tanpa gejala (asimptomatis). Sebagian besar orang tidak merasakan keluhan, meskipun tekanan darahnya sudah jauh di atas normal. Penanganan pada hipertensi dapat dilakukan dengan terapi nonfarmakologi, termasuk penggunaan obat tradisional (herbal). Salah satu terapi nonfarmakologi tersebut adalah terapi air rebusan seledri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi air rebusan seledri terhadap tekanan darah pada lansia di UPTD Puskesmas Kuala Selampang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian pretest–posttest without control group design (quasi experiment). Sampel berjumlah 36 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berada pada rentang usia lansia (elderly) 60–74 tahun sebanyak 33 responden (91,7%), jenis kelamin mayoritas perempuan 30 responden (83,3%), tingkat pendidikan sebagian besar SD 22 responden (61,1%), dan lama menderita hipertensi <5 tahun sebanyak 30 responden (83,3%). Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000, yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terapi air rebusan seledri terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di UPTD Puskesmas Kuala Selampang. Terapi seledri menunjukkan pengaruh positif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia karena seledri mengandung senyawa seperti phthalides yang dapat membantu melemaskan dinding arteri dan meningkatkan aliran darah. Seledri juga mengandung flavonoid, saponin, tannin, minyak atsiri, serta apigenin yang berkhasiat sebagai tonik dan membantu melancarkan enzim pencernaan. Konsumsi seledri secara rutin dapat membantu mengontrol hipertensi. Terapi seledri dapat dijadikan salah satu program intervensi kesehatan bagi lansia dengan masalah hipertensi.
Referensi
Annisa. (2020). Elpidelmiologi Pelnyakit Tidak Melnullar. Jakarta : PT Rinelka Cipta.
Abraham. (2020). Bulkul Ajar Kelpelrawatan Meldikal Beldah. Jakarta : ElGC.
Amini, (2021). Faktor-faktor Yang Melmpelngarulhi Telrjadinya Hipelrtelnsi Di Daelrah Pelrkotaan (Analisis Data Riskelsdas 2007). Gizi Indon 2010, 33(1):59-66
Darma, B. (2021). Statistika Pelnellitian Melnggulnakan SPSS (Ulji Validitas, Ulji Relliabilitas, Relgrelsi Linielr Seldelrhana, Relgrelsi Linielr Belrganda, Ulji t, Ulji F, R2). Gulelpeldia.
Lazdia, W., Afdilatull Rahma, W., Sakinah Lulbis, A., Sullastri, T., Stuldi Ilmul Kelpelrawatan, P., Kelselhatan Masyarakat, I., & Elmail Correlsponding, F. (2020). Pelngarulh Relbulsan Dauln Selleldri Ulntulk Melnulrulnkan Telkanan Darah Pada Pelndelrita Hipelrtelnsi. Elmpowelring Socielty Joulrnal, 1(1), 26–32.
Lin. (2022). Hidulp Nyaman delngan Hipelrtelnsi. Jakarta : Agromeldia Pulstaka.
Notoatmodjo. (2018). Meltodologi Pelnellitain Kelselhatan. Jakarta : Rinelka Cipta.
Pultri, 2023. Latihan Fisik bagi Pelndelrita Hipelrtelnsi. Nulha Meldika: Jogja
Rachmah. (2022). Bulkul Ajar Gelriatri. Fakullts Keldoktelran Ulnivelrsitas Indonelsia : Jakarta.
Roswita. (2022). Hipelrtelnsi, Melngatasi Telkanan Darah Tinggi. PT Intisari Meldiatama : Jakarta.
Sultanto. (2020). Elfelktivitas Pelmbelrian Juls Dauln Selleldri Ulntulk Melnulrulnkan Telkanan Darah Pada Lansia Pelndelrita Hipelrtelnsi Di Posyandul Delwi Kulnti Kellulrahan
Sulryarinih. (2021). Telrapi Komplelmelntelr Telrhadap Telkanan Darah Pada Pelndelrita Hipelrtelnsi: A Litelratulr Relvielw. Julrnal Kelpelrawatan Relspati Yogyakarta, 6(3), Selptelmbelr 2021, 641-648.
Sullastri. (2020). Elfelktifitas Juls Selleldri Telrhadap Pelnulrulnan Telkanan Darah Pada Lansia Pelndelrita Hipelrtelnsi Di Wilayah Kelrja Pulskelsmas Simalingkar. Joulrnal of Helalth (JoH), 8(2), 67-74 . Joulrnal of Helalth (JoH), 8(2), 67-74.
Sulgiyono. 2016. Meltodel Pelnellitian Kulantitatif, Kulalitatif dan R&D. Bandulng: Alfabelta
Tulmiwa. (2020). Cata Jitul Melngatasi Hipelrtelnsi. Yogyakarta: Pelnelrbit Andi.
Uldjianti. (2020). Hipelrtelnsi dan Faktor Risikonya dalam Kajian Elpidelmiologi. Bagian Elpidelmiologi FKM UlNHAS : Makassar.
Wahyulni. (2021). Selnam hipelrtelnsi dan delmonstrasi juls selleldri ulntulk pelndelrita hipelrtelnsi di pulcang sawit sulrakarta. GElMASSIKA: Julrnal Pelngabdian Kelpada Masyarakat, 4(2), 137-154
Suparjo, S., Mulyadi, A., & Khasanah, D. U. (2024). Efektifitas Intervensi Akupresure Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan, 4(2), 55–58. https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/JUK/article/view/12491
Yullianti, N., Ullpawati, Ul., & Sulsanti, S. (2022). Elfelktifitas relbisan dauln selleldri telrhadap pelndelrita hipelrtelnsi pada lansia. Julrnal Kelselhatan Samodra Ilmul, 13(1), 34–37. https://doi.org/10.55426/jksi.v13i1.193
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


