Pengaruh Edukasi Media Video tentang Persiapan Persalinan terhadap Kecemasan pada Ibu Hamil di Puskesmas Banguntapan II
DOI:
https://doi.org/10.31983/jomisbar.v7i2.13556Keywords:
Ibu Hamil, Kecemasan, Media Video, Persiapan PersalinanAbstract
Kecemasan menjelang persalinan pada ibu hamil merupakan permasalahan kesehatan yang memerlukan penanganan segera karena dapat memicu komplikasi serius pada ibu dan janin. Data WHO tahun 2020 menunjukkan rata-rata 223 kematian per 100.000 kelahiran hidup di negara berkembang. Di Indonesia, AKI mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup. Prevalensi kecemasan pada ibu hamil secara global berkisar 14–54%, sedangkan di Indonesia mencapai 28,7%. Gangguan kecemasan memengaruhi kesehatan mental dan fisik melalui peningkatan hormon stres seperti kortisol dan katekolamin. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kontraksi rahim yang tidak normal, tekanan darah tinggi, preeklamsia, keguguran kelahiran prematur, hingga bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi media video tentang persiapan persalinan terhadap kecemasan ibu hamil di Puskesmas Banguntapan II. Metode penelitian menggunakan desain Quasi Eksperiment dengan pendekatan Two Group Pre-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang periksa di Puskesmas Banguntapan II. Insidental Sampling dengan 34 responden, 17 kelompok intervensi dan 17 kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa modifikasi kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) dan media video edukasi, data analis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,018. Nilai rata-rata kecemasan pada kelompok intervensi menurun dari 8,24 menjadi 5,76, dengan demikian disimpulkan ada pengaruh edukasi media video tentang persiapan persalinan terhadap kecemasan pada ibu hamil di Puskesmas Banguntapan II.
References
[1] WHO, Maternal Mental Health Report, Geneva: WHO Press, 2022.
[2] N. Aeni et al., "Prevalensi Kecemasan Ibu Hamil di Indonesia", Jurnal Kebidanan Nasional, vol. 15, no. 2, pp. 45-56, 2023.
[3] S. Cholifah and E. Rinata, Dampak Stres Prenatal, Yogyakarta: Pustaka Baru, 2022.
[4] D. Cahyaningsih, "Analisis Kecemasan Ibu Hamil di Bantul", Jurnal Kesehatan Reproduksi, vol. 9, no. 1, pp. 30-42, 2021.
[5] Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Laporan Tahunan KIA 2023, Bantul: Dinkes, 2023.
[6] K. Astriyani, "Faktor Psikologis pada Ibu Hamil", Jurnal Ilmu Kebidanan, vol. 11, no. 3, pp. 112-120, 2024.
[7] R. Putri, "Determinan Kecemasan Maternal", Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, vol. 8, no. 2, pp. 88-95, 2022.
[8] Puskesmas Banguntapan II, Evaluasi Program KIA 2023, Yogyakarta: Puskesmas, 2023.
[9] A. Migunani and T. Mawardika, "Edukasi Digital untuk Ibu Hamil", Jurnal Kebidanan Indonesia, vol. 16, no. 1, pp. 22-30, 2024.
[10] E. Yunarni, "Efektivitas Media Konvensional", Jurnal Kesehatan Reproduksi, vol. 10, no. 2, pp. 55-63, 2023.
[11] M. Suryanti et al., "Inovasi Edukasi Kesehatan Maternal", Jurnal Kebidanan, vol. 15, no. 3, pp. 145-153, 2023.
[12] BKKBN, Panduan KIE Kesehatan Reproduksi, Jakarta: BKKBN, 2021.
[13] A. Migunani and T. Mawardika, "Video Intervensi untuk Fear of Childbirth", Jurnal Kebidanan Klinis, vol. 5, no. 1, pp. 22-30, 2024.
[14] G. Dick-Read, Prinsip Persalinan Alamiah, London: Pinter & Martin, 2013.
[15] N. Riyanti and R. Devita, "Desain Quasi Experiment dalam Penelitian Kebidanan", Jurnal Metodologi Penelitian Kesehatan, vol. 12, no. 4, pp. 201-210, 2024.
[16] Kemenkes RI, Standar Pelayanan Kesehatan Ibu, Jakarta: Kemenkes, 2022.
[17] Windari, Putri & Diniyah, "Distribusi Usia Ibu Hamil", Jurnal Epidemiologi Maternal, vol.7, no.1, 2025.
[18] K. Astriyani, "Analisis Faktor Risiko Kecemasan", Jurnal Psikologi Klinis, vol.12, no.2, 2024.
[19] R. Putri, "Literasi Kesehatan Ibu Hamil", Jurnal Pendidikan Kesehatan, vol.9, no.3, 2022.
[20] Windari, Putri & Diniyah, "Distribusi Usia Ibu Hamil", Jurnal Epidemiologi Maternal, vol.7, no.1, 2025.
[21] K. Astriyani, "Analisis Faktor Risiko Kecemasan", Jurnal Psikologi Klinis, vol.12, no.2, 2024.
[22] R. Putri, "Literasi Kesehatan Ibu Hamil", Jurnal Pendidikan Kesehatan, vol.9, no.3, 2022.
[23] S. Cholifah & E. Rinata, Asuhan Kebidanan Holistik, Yogyakarta: Pustaka Baru, 2022.
[24] Dinkes Bantul, Laporan Survei Kesehatan Mental, 2023.
[25] Aprilia et al., "Kecemasan Primigravida", Jurnal Maternal dan Neonatal, vol.8, no.2, 2023.
[26] Arikalang et al., "Paritas dan Pengalaman Persalinan", Jurnal Kebidanan Klinis, vol.6, no.1, 2023.
[27] Palifiana et al., "Prediktor Kecemasan Persalinan", Jurnal Penelitian Kebidanan, vol.15, no.4, 2024.
[28] BKKBN, Panduan Komunikasi Kesehatan, Jakarta: BKKBN, 2018.
[29] E. Yunarni, "Efektivitas Media Leaflet", Jurnal Promosi Kesehatan, vol.11, no.2, 2022.
[30] A. Migunani & T. Mawardika, "Teori Pemrosesan Visual", Jurnal Teknologi Pendidikan, vol.17, no.1, 2024.
[31] M. Suryanti et al., "Media Visual dalam Edukasi Kesehatan", Jurnal Media Kesehatan, vol.14, no.3, 2023.
[32] N. Riyanti & R. Devita, "Microlearning untuk Ibu Hamil", Jurnal Inovasi Kesehatan Digital, vol.3, no.1, 2024.
[33] A. do Nascimento et al., "Animasi dalam Edukasi Kesehatan", Brazilian Journal of Midwifery, vol.29, 2021.
[34] R.E. Mayer, Multimedia Learning, Cambridge University Press, 2021.
[35] Kemenkes RI, Standar Pelayanan Kesehatan Ibu, Jakarta: Kemenkes, 2021.
[36] G. Dick-Read, Prinsip Persalinan Alamiah, Edisi Revisi, London: Pinter & Martin, 2020.
[37] Puskesmas Banguntapan II, Evaluasi Program KIA, 2025.
[38] Dinkes DIY, Panduan Inovasi Kesehatan Maternal, Yogyakarta: Dinkes DIY, 2024.
[39] J. McCambridge et al., "Hawthorne Effect in Health Research", BMJ Open, vol.9, 2019.
[40] M.S. Fritz et al., "Analysis of Baseline-Responsiveness in Intervention Studies", Psychological Methods, vol.26, no.2, 2021.
[41] E. Dale, Audio-Visual Methods in Teaching, 3rd ed., New York: Holt, 2022.
[42] K.M. Priya et al., "Video-Assisted Relaxation Techniques", Indian Journal of Maternal Health, vol.12, no.4, 2021.
[43] R.E. Mayer, Multimedia Learning, 3rd ed., Cambridge University Press, 2021.
[44] Dinkes Bantul, Panduan Layanan Minimal Puskesmas, 2025.
[45] Kemenkes RI, Panduan Blended Learning untuk Bidan, Jakarta: Kemenkes, 2024.






