FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SISA MAKANAN PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT DADI KELUARGA PURWOKERTO
DOI:
https://doi.org/10.31983/jrg.v5i2.4353Keywords:
food waste, breast cancerAbstract
Background : Visually observed in July - September 2016 the remaining food by 33%. While the results of visual observation of food residuals in breast cancer patients in January 2017 that is equal to 29.6%. This is not in accordance with the SPM is <20%.
Â
Objective : To know the factors associated with the food of breast cancer patients at Dadi Keluarga Hospital Purwokerto.
Â
Methods : The cross sectional study design was 38 samples. The data were obtained using questionnaires: appetite, psychic condition, food from outside hospital, family support, food appearance, food taste, and food residual form. The test used was chi square with α = 0, 05.
Â
Results : The rest of the food was not eaten by patients 57.9%. Factors that influence the rest of the food include appetite 55,3%, normal psychic condition 60,5%, food from outside hospital 52,6%, family support 55,3%, appearance 55,3% and food taste 55,3% %. There was no association of feeding of breast cancer patients with appetite (p = 0,154), and psychic condition (p = 0,646). There was association of leftover food in breast cancer patients with food from outside hospital (p = 0,019), family support (p = 0,006), food appearance (p = 0,006), and food taste (p = 0,011).
Â
Conclusion : The most associated factor with the remaining food of breast cancer patients is family support.
References
2. Aula, Lisa Ellizabet. 2011. “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Sisa Makanan Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Haji Jakartaâ€. Skripsi. Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
3. Bland KI, Vezeridis MP, and Copeland EM. 2005. The Breast. In: Schwartz’s Prinsiples of Surgery. Eight Edition. Graw Hill Inc, New York.
4. Budiyanto M. AK. 2002. Gizi dan Kesehatan. Penerbit Malang.
5. Caninsti, Riselligia. 2007. Gambaran Kecemasan dan Depresi Pada Penderita GagalGinjal Kronis yang Menjalani Terapi Hemodialisa. Tesis. Fakultas PsikologiUniversitas Indonesia.
6. Carr, Deborah. et. al. 2001. Plate Waste Studies. National Food Service Management
7. Comstock, E. M., Pierre R.G., dan Mackierman Y.D.. 1981. Measuring Individual PlateWaste in School Lunches. Visual Estimation and Children’s Rating vs Actual Weighingof Plate Waste.J. Am. Dietetic Assoc Volume 94, pp 290-297.
8. Corwin, J.E. 2001. Buku Saku Patofisiologi. Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta: EGC.
9. Djamaluddin, M., (2002). Analisis Zat Gizi dan Biaya Sisa Makanan pada Pasien dengan Makanan Biasa di RS. Dr. Sardjito Yogyakarta, Tesis ProgramPascasarjana UGM, Yogyakarta.
10. Depkes RI. 1991. Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Rekam Medis / Medical Record Rumah Sakit. Jakarta : DEPKES RI.
11. ______. 2003. Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta : Departemen Kesehatan RI
12. ______. 2005. Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta : Departemen Kesehatan RI .
13. ______.2009. Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta
14. ______. 2013. Pedoman Gizi Rumah Sakit. Jakarta : Departemen Kesehatan RI.
15. Friedman, M. 2010. Buku Ajar Keperawatan Keluarga: Riset, teori, dan praktik Ed 5. Jakarta: EGC
16. Globocan, International Agency for Research on Cancer (IARC), 2008. http;//www.Globocan.go.id
17. Grant, A. E. & Meadows, J. H. (2008). Communication Technology Update and Fundamental. (ed. 06). Boston: Focal Press
18. Hartono, A , (2000), Asuhan Nutrisi Rumah Sakit, Penerbit Buku Kedokteran, Yogjakarta.
19. Juju Juariah. 2007. Faktor-Faktor yangMempengaruhi Sisa Makanan Biasapada Pasien Kelas III Rawat Inap diRumah Sakit Umum Daerah dr.SoedarsonoPontianak.Skripsi.Program S 1 Gizi Kesehatan UGM,Yogyakarta
20. Kemenkes RI. 2013. Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI.
21. Khairunnas, 2001. Faktor-FaktoryangMempengaruhiTerjadinya Sisa Makananpada Pasien yang dirawatInap di Rumah Sakit dr.Achmad Mochtar BukitTinggi.Tesis, ProgramPascasarjanaUGM,Yogyakarta
22. Khomsan, Ali. 2004. Pangan dan Gizi untuk Kesehatan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada
23. Kosen, S. 1997. Bunga Rampai Pengembangan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat di Indonesia. Departemen Kesehatan RI, Jakarta.
24. Kumboyono dan Rahmi, Y. 2012. Faktor-faktor yang Berhubungan denganPenerimaan Makanan Biasa oleh Pasien di Ruang Rawat Inap Kelas IIIRumah Sakit Tentara dr. Soepraoen Malang. Majalah Kesehatan FKUBJanuari 2012: 1-11
25. Moehyi, Sjahmien. 1992. Penyelenggaraan Makanan Institusi dan Jasa Boga. Jakarta : Penerbit Bhratara.
26. ______.1995. Pengaturan Makanan dan Diit Untuk Penyembuhan Penyakit. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka
27. ______. 1997. Pengaturan Makanan dan Diit Untuk Penyembuhan Penyakit. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
28. ______. 2008. Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta : Departemen Kesehatan RI.
29. Mutyana, Leni. 2011. Faktor-faktor yang berhubungan dengan daya terima pasienrawat inap di Rumah Sakit Ibu dan Anak Budiasih Serang tahun 2011. Skripsi.Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
30. Nuryati, Puji. 2008. Hubungan Antara Waktu Penyajian, Penampilan Dan Rasa Makanan Dengan Sisa Makanan Pada Pasien Rawat Inap Dewasa Di Rs Bhakti Wira Tamtama Semarang. Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamamadiyah Semarang.
31. Peckenpaugh, Nancy J. 2010. Nutrition Essentials And Diet Therapy. USA : Saunders Elsevier.
32. Priyanto, Oki Hadi. 2009. Faktor yang Berhubungan Dengan Terjadinya Sisa Makanan Pada Pasien Rawat Inap Kelas III di RSUD Kota Semarang.Skrispsi. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universias Negeri Semarang.
33. Raharjo, Toto. 1997. Mutu Penyelenggaraan Makanan Rumah Sakit DI RSU Dr. SoeseloSlawi Dan Rsu Harapan Anda Tegal Ditinjau Dari Sisa Makanan BiasaPasien Rawat Inap. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat UniversitasDiponegoro.
34. Renangtyas, Dewi. et. al. 2004. Pengaruh Penggunaan Modifikasi Standar Resep LaukNabati Tempe terhadap Daya Terima dan Persepsi Pasien Rawat Inap. JurnalGizi Klinik Indonesia. Vol.1. no.1.
35. Suharyati, 2006. "Hubungan Asupan Makan Dengan Status Gizi Pasien DewasaPenyakit Dalam RS Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta" (skripsi).Jakarta:Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia
36. Supariasa. 2001. Gizi dalam Masyarakat. Jakarta: PT. Elex Media
37. _______. 2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta : EGC.
38. Tanaka, Meis Larissa. 1998. Faktor Eksternal Yang Berhubungan dengan Daya TerimaMakan Pasien Rawat Inap Dewasa di Rumah Sakit Umum Tangerang Tahun2008. Tesis. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
39. Vina, 2012. Faktor-faktor yangBerhubungandenganPenerimaan Makanan Biasaoleh Pasien di Ruang RawatInap Kelas III Rumah SakitTentara dr. Soepraoen Malang. TugasAkhir,FakultasKedokteranUniversitas Brawijaya
40. Winarno, F.G. 1992. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka
41. Utari, R., 2009. Evaluasi Pelayanan Makanan Pasien Rawat Inap di Puskesmas Gondangrejo Karanganyar. Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Program D III GiziFakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diunduh: www.google.co.id 19 Desember 2016.
42. Zulfah, S., (2002), Faktor-faktor yang Mempengaruhi terjadinya malnutrisi RS di RSU Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Tesis, Program Pascasarjana UGM,Yogyakarta
Downloads
Published
Issue
Section
License
This is an Open Access article distributed under the terms of the CC BY-SA 4.0 License







