INFLUENCE OF BRISK WALKING EXERCISE ON BLOOD PRESSURE AMONG ESSENTIAL HYPERTENSION PATIENTS
DOI:
https://doi.org/10.31983/manr.v1i1.4058Keywords:
hypertension, brisk walking exercise, blood pressureAbstract
Latar belakang: Terapi komplementer sekarang menjadi hal biasa dan disukai oleh pasien. Salah satu yang sedang berkembang adalahmterapi komplementer latihan jalan cepat , yang berkorelasi dengan tekanan darah.
Tujuan penelitian:Â untuk membuktikan efek olahraga jalan cepat pada tekanan darah pada pasien dengan hipertensi esensial
Method:This type of research is a quasi exsperiment approach to non equivalent control group design pretest and posttest, where the intervention group of hypertension patients taking anti-hypertensive medication and given treatment in the form of brisk walking exercise 30 minutes for 8 sessions in 2 weeks, while the control group of patients hypertension who just take drugs. Sampling was done by purposive sampling method were 116 patients with essential hypertension were treated in Public health centers Secang 1. Blood pressure measurements performed at the beginning and end of the study. Statistical test using Wilcoxon test and Mann-Whitney.
Results:Â results of the study showed a mean decrease in blood pressure, with significance at p = 0.001 systolic pressure and diastolic pressure of p = 0.001.
Kesimpulan: Olahraga jalan cepat dapat dilakukan sebagai terapi komplementer pada pasien dengan hipertensi esensial. Jalan cepat akan berolahraga melawan pembuluh darah sehingga hasil akhirnya dapat menurunkan tekanan darah.
References
Anggraini, AD., Waren, S., Situmorang, E., Asputra,h., Silahaan, SS. (2009). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Yang Berobat Di Poliklinik Dewasa Puskesmas Bangkinang Periode Januari Sampai Juni 2008 . Fakultas Kesehatan. Universitas Riau. File of DrsMed-FK UNRI : 1-41 (ejournal.stikesyarsi.ac.id/index.php/JAV1N1/article/download/18/146, diakses 1 April 2018).
Brunner & Sudart (2013). Keperawatan Medikal Bedah. EGC: Jakarta. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (2014). Profil Kesehatan tahun 2014 (www.depkes.go.id/resources/download/...PROVINSI_2014/13_Jateng_2014.pdf, diakses 8 januari 2018)
Ganong, W. F. (2008). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 22. Jakarta : EGC.
Heryudarini H, Hardinsyah, Budi S, Imam, E. (2008). Hubungan indeks massa tubuh, jenis kelamin, usia, golongan darah dan riwayat keturunan dengan tekanan darah pada pegawai negeri di pekan baru. Jurnal Penelitian Gizi dan Makanan.31(2). Diaskses tanggal 1 April 2018.
Kamal, M., Kusmana, D., Hardinsyah., Setawan, B., & Damanik, R. (2013). Pengaruh olahraga jalan cepat dan diet terhadap tekanan darah penderita prahipertensi pria. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 7 (6), 279-283. (http://jurnalkesmas.ui.ac.id/kesmas/article/view/38, diakses 10 januari 2018).
Kurniasih, I. Analisis Faktor Terjadinya Peningkatan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Eduhealth. 2013; 3. (http://docplayer.info/amp/69723452-Issn-volume-3-nomor2-september-evaluasi-pasca-revitalisasi-pelayanan-kesehatan-di-posyandu-kota-surabaya-tahun-2013.html, diakses tanggal 1 april 2018)
Novaningtyas, T. Hubungan Karakteristik (Umur, Jenis Kelamin, Tingkat Pendidikan) Dan Aktivitas Fisik Dengan Tekanan Darah Pada Lansia di Kelurahan Makamhaji Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. 2014 (eprints.ums.ac.id/29084/9/02._Naskah_Publikasi.pdf, diaksestanggal 1 April 2018).
Pusat Data Dan Informasi Kementrian Kesehatan Indonesia (Infodatin). (2016). Hipertensi. (www.depkes.go.id, diakses 14 Januari 2018)
Potter, P & Perry A (2010). Fundamental of nursing. Singapore: Elsevier.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI tahun 2013. (www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013, diakses 8 Januari 2018).
Ronny,S. F. (2008). Fisiologi Kardiovaskuler : Berbasis Masalah Keperawatan. Jakarta: EGC.
Subakti, S. (2014). Pengaruh latihan jalan kaki 30 menit terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Kabanjahe. JurnalPengabdianKepada Masyarakat, 28 (77), 1-15. (
https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpkm/article/view/6868
. , diakses 10 Januari 2018)
Singalinggi, G. (2011). Karakteristik Penderita Hipertensi di Rumah Sakit Umum Herna Medan 2011. Medan : 1-6. (repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/43330/2/Reference.pdf, diakses 1 April 2018).
Sukarmin., Nurachmah, E., & Gayatri, D. (2013). Penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi melalui brisk walking exercise. Jurnal Keperawatan Indonesia, 16 (1), 33-39. (https://www.neliti.com/id/publications/108910/penurunkan-tekanan-darah-pada-pasien-hipertensi-melalui-brisk-walking-exercise, diakses 10 Januari 2018).
Triyanto, E (2014). Pelayanan keperawatan bagi penderita hipertensi secara terpadu. Yogyakarta : Graha ilmu.
Utami, G., Utomo, W., & Riolita, M. (2016). Analisis tekanan darah lansia yang melakukan kegiatan olahraga jalan pagi. Jurnal Ners Indonesia, 6 (1), 76-84. (https://ejournal.unri.ac.id/index.php/JNI/article/download/4361/4179, diakses 10 Januari 2018).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


