The Association Between Complementary Feeding (CF) History and Maternal Education Level and Stunting Among Children in Karangmulya Village

Authors

  • Deni Irawan Universitas Bhamada Slawi
  • khodijah Universitas Bhamada Slawi
  • Firman Hidayat Universitas Bhamada Slawi
  • Nurhakim Yudhi Wibowo Universitas Bhamada Slawi
  • Feny Dwi Anggraeni Universitas Bhamada Slawi
  • Denny Assaniroh Universitas Bhamada Slawi

DOI:

https://doi.org/10.31983/juk.v6i2.15490

Keywords:

history of giving MP- AS,I sevel of education,stunting.

Abstract

Based on the 2024 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI), the prevalence of stunting in Indonesia was 19.8%, while in Tegal Regency it reached 22.3% in 2022. This study aimed to examine the relationship between the history of complementary feeding (MP-ASI), maternal educational level, and stunting. This quantitative correlational study with a cross-sectional design involved 54 mothers and children aged 24–36 months selected using total sampling. Data were collected through height-for-age (HAZ) measurements based on the Z-score standard and a complementary feeding history questionnaire. Chi-square analysis showed significant associations between complementary feeding history and stunting (p = 0.001) and between maternal educational level and stunting (p = 0.040). Children of mothers with only elementary or junior high school education were at greater risk of stunting. In conclusion, both complementary feeding history and maternal educational level were significantly associated with stunting. Complementary feeding should be introduced at six months of age.

References

Agustina, N. (2022). Faktor-faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita.

Anna virjunesty lehan, Tuti Asrianti Utami, paramitha wirdani N. (2023). Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Journal Keperawatan Silampari, 6, 961–972.

Astuti, R. W., & Damayanti, D. S. (2023). Hubungan Pemberian Mp-Asi Dini Terhadap KejadianStunting Pada Balita Di Masa Pandemi Covid-19 Tahun2022. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(1), 291–295.

Berlina, L., Sawitri, H., & Mauliza. (2024). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Monggeudong Kota Lhokseumawe. Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN, 7(April 2022), 161–170.

Candra, A. (2020). Buku Epidemiologi Stunting Komplit (1st ed.). fakultas kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, 2020.

Hasanah, S., Masmuri, M., & Purnomo, A. (2020). Hubungan Pemberian ASI dan MP ASI dengan Kejadian Stunting pada Baduta (Balita Bawah 2 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam. Khatulistiwa Nursing Journal, 2(1), 13–21. https://doi.org/10.53399/knj.v2i1.18

Hidayah, A., Siswanto, Y., & Pertiwi, K. D. (2021). Riwayat Pemberian MP-ASI dan Sosial Ekonomi dengan Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2(1), 76–83. https://doi.org/10.15294/jppkmi.v2i1.47526

Kemenkes RI. (2022). Apa itu Stunting.

Lidia Fitri., E. (2019). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan MP ASI Dini Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Ilmu Kebidanan, 8.

Mayangsari, R., Sri, A., Kasma, R., & Yulia, A. (2023). Hubungan Usia Pengenalan MP-ASI terhadap Kejadian Stunting pada Balita Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae Kabupaten Majene. Nutrition Science and Health Research, 2(1), 14–20.

Muhamad, F., & Wahyudin, A. (2020). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan Ibu Balita dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas X Kabupaten Indramayu. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 2(1), 13.

Munira, S. L. (2023). Materi Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI).

Nurmalasari, Y., Anggunan, A., & Febriany, T. W. (2020). Hubungan Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-59 Bulantingkat Pendidikan Ibu Dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-59 Bulan Di Desa Mataram Ilir Kecamatan Seputih Sur. Jurnal Kebidanan Malahayati, 6(2), 205–211. https://doi.org/10.33024/jkm.v6i2.2409

Prabawati, E., & Andriani, R. (2021). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan dengan Kejadian Stunting Pada Balita 0-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Batauga Kabupaten Buton Selatan Tahun 2020. Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat (The Journal of Public Health), 3(1), 12–18. https://doi.org/10.55340/kjkm.v3i1.345

Rosita, A. D. (2021). Hubungan Pemberian MP-ASI dan Tingkat Pendidikan terhadap Kejadian Stunting pada Balita: Literature Review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(2), 407–412. https://doi.org/10.37287/jppp.v3i2.450

Safa Safira Ibta Putri, Sri Tirtayanti, & Dewi Pujiana. (2023). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dan Mpasi Dengan Kejadian Stunting. MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan, 18(1), 7–13. https://doi.org/10.61902/motorik.v18i1.575

Suparjo, S., Himawan, F., & Utomo, D. (2024). PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN MAKANAN TAMBAHAN BAGI BALITA UNTUK CEGAH STUNTING. Jurnal Kreatifitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(11), 4844–4852. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i11.16630

Susanti, dr. D. F. (2022). No.

Virginia, A., Maryanto, S., & Anugrah, R. M. (2020). the Correlation Between Complementary Feeding and First Complementary Feeding Time With Stunting in Children of 6-24 Months in Leyangan Village, East Ungaran, Semarang Regency. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 12(27), 29–39.

Wandini, R., Resti, E., Wandini, R., Resti, E., Ilmu, S., & Universitas, K. (2020). Pemberian makanan pendamping asi (mp-asi) berhubungan dengan kejadian stunting pada balita.

Published

2026-07-24

How to Cite

Irawan , D., khodijah, Hidayat, F., Yudhi Wibowo, N., Dwi Anggraeni, F., & Assaniroh, D. (2026). The Association Between Complementary Feeding (CF) History and Maternal Education Level and Stunting Among Children in Karangmulya Village. Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan, 6(2), 445–452. https://doi.org/10.31983/juk.v6i2.15490

Issue

Section

Articles