GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG NUTRISI MASA NIFAS DI WILAYAH PUSKESMAS RINGINARUM KABUPATEN KENDAL TAHUN 2013

Authors

  • Ana Sundari Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Titik Sapartinah Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Titi Mursiti Poltekkes Kemenkes Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31983/micajo.v1i1.5299

Abstract

Masa Nifas dimulai setelah plasenta lahir berakhir ketika alat kandungan kembali seperti
keadaan sebelum hamil. Kebutuhan gizi seimbang sangatlah penting bagi ibu pada masa
nifasi. Berdasarkan studi pendahuluan pada Maret 2013 di wilayah Puskesmas Ringinarum
terhadap 10 ibu nifas terdapat 8 orang tidak tahu tentang nutrisi masa nifas dan terdapat 2
orang sudah mengetahuinya.Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan
pendekatan survey populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu nifas (0-40 hari) berjumlah
52. Sampel yang digunakan adalah 52 responden dengan menggunakan teknik Total
Sampling. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Puskesmas Ringinarum Kabupaten Kendal
dengan waktu penelitian bulan April sampai September 2013.Berdasarkan hasil penelitian
dari 52 responden diperoleh bahwa responden pengetahuan baik sebanyak 35 orang (67,3).
Kesimpulannya adalah Sebagian besar responden pengetahuan ibu nifas tentang nutrisi pada
masa nifas adalah baik sebanyak 35 responden (67,3%). Saran untuk petugas kesehatan
untuk bisa memberikan informasi tentang nutrisi pada ibu nifas agar ibu nifas tidak melakukan
pantang makanan

References

Anggraini,Yetti. Asuhan Kebidanan

Masa Nifas, Yogyakarta : Pustaka

Rihana; 2010,h.1,3,39.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur

Penelitian Suatu Pendekatan

Praktik, Jakarta : Rineka Cipta;

h. 194,211,221.

Dahlan, M.S. Statistic Untuk

Kedokteran dan Kesehatan edisi 3.

Jakarta : Salemba Medika ; 2008.

h.133

Dinas Kesehatan. Gizi Ibu Nifas

(didapat dari

http://dinkes.co.org.2006) diakses

tanggal 13 Maret 2013.

Eny dan Diah. Ssuhan Kebidanan

Nifas, Jogjakarta : Nuha Medika;

h.97-103

Hidayat, Azizi Alimul. Metode

enelitian Kebidanan dan Teknik

Analisis Data, Jakarta: Salemba

Medika; 2007. h.68.

ristiyanasari, Weni. ASI, Menyusui

dan Sadari, Yogyakarta : Nuha

Medika ; 2009. h.11

Mass L2004. Kesehatan Ibu dan

Anak : Presepsi Budaya dan Dampak

pada Kesehatannya

(http://library.usu.ac.id/download/ikm

Midwifery Care Journal 37

/km%20linda.pdf) diakses pada

tanggal 13 Mei 2013

Notoatmodjo, Soekidjo. Pendidikan

dan Perilaku Kesehatan, Jakarta :

Rineka Cipta; 2003. h.1220-124,170174.

Nursalam. Konsep dan Penerapan

Metodiologi Penelitian Ilmu

Perawatan. Jakarta ; 2008. h.101

Prawiroharjo, Sarwono.Ilmu

Kebidanan. Jakarta : EGC; 2007.

h.358

Profil Kesehatan Provinsi Jawa

Tengah 2010

Sahela, Siti. Asuhan Kebidanan pada

Masa Nifas, Jakarta : Salemba

Medika; Press 2009. h.2,56,61

Setyo Handayani, Asuhan

Kebidanan Ibu Masa Nifas,

Yogyakarta : Gosyen publishing;

h.125

Sugiyono, Statistik Untuk Penelitian,

Bandung : Alfabeta; 2010.h.61

Suryoprajogo Nadine. Keajaiban

Menyusui, Jogjakarta : 2009.h.10

Wawan A & Dewi M. Teori

Pengukuran Pengetahuan. Sikap

dan Perilaku Manusia. Yogyakarta :

Nuha Medika ; 2010.h.48-51

Wulandari,Setyo Retno dan Sri

Handayani. Asuhan Kebidanan Ibu

Masa Nifas. Jakarta:Gosyen :

Publising; 2011. h.125

Downloads

Published

2019-10-03

How to Cite

Sundari, A., Sapartinah, T., & Mursiti, T. (2019). GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG NUTRISI MASA NIFAS DI WILAYAH PUSKESMAS RINGINARUM KABUPATEN KENDAL TAHUN 2013. Midwifery Care Journal, 1(1), 32–38. https://doi.org/10.31983/micajo.v1i1.5299

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>