Pemberdayaan Kader Stuntcare (Reproduksi Ideal dan Anti Stunting pada Calon Pengantin)
DOI:
https://doi.org/10.31983/link.v21i2.13914Kata Kunci:
Stunting, Calon pengantin, Prakonsepsi, Kader, PemberdayaanAbstrak
Stunting berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas hidup anak. Pencegahan sejak masa prakonsepsi, khususnya pada kelompok calon pengantin (catin), menjadi langkah strategis untuk memutus rantai stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam edukasi dan deteksi dini risiko calon anak stunting pada catin. Program dilaksanakan selama delapan bulan (Mei– September 2025) dengan pendekatan pemberdayaan melalui forum diskusi kelompok dengan kader, bidan, bagian gizi dan calon pengantin di Puskesmas , sosialisasi dengan narasumber bagian promkes puskesmas dan tim pengabidan, pelatihan, dan pendampingan. Kegiatan ini melibatkan 15 peserta, terdiri dari 12 kader Desa Kranji dan 3 petugas Puskesmas. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan kader pada tiga materi utama, yaitu: Kesehatan Reproduksi Ideal bagi Catin sebesar 6,2 poin, Konsep Stunting (Deteksi dan Pencegahan) sebesar 5,14 poin, dan Gizi untuk Catin sebesar 2,67 poin, dan sebagian besar (80%) Praktik Ketrampilan Pemeriksaan Lila, TB, BB calon pengantin sudah baik. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis pemberdayaan efektif dalam membentuk kader yang mampu berperan aktif dalam pencegahan stunting sejak prakonsepsi.
Referensi
Aisyah, R. D., Suparni, S., & Subowo, E. (2025b). Pemberdayaan Kader SMART Stunting (Pencegahan dan Deteksi Pada Calon Pengantin, Ibu Hamil dan Balita). Journal of Community Development, 5(3), 434–445.
Arsyad, J. F., Setiawaty, Y., & Yusnidar, Y. (2022). Pengaruh Pengetahuan Calon Pengantin Sebelum dan Setelah diberikan Pendidikan Gizi 1000 HPK Melalui Media Presentasi dan Booklet. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 282–287. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.742
Eva Lestari, Zahroh Shaluhiyah, & Mateus Sakundarno Adi. (2023). Intervensi Pencegahan Stunting pada Masa Prakonsepsi : Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(2), 214–221. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i2.2994
Giyaningtyas, I. J., Hamid, A. Y. S., & Daulima, N. H. C. (2019). Holistic response of mother as caregiver in treating stunting children. Pakistan Journal of Medical and Health Sciences, 13(3), 928–932.
Herawati, Bekti Handayani, Siti Novianti, Lia Dwi Prafitri, Nurul Khairani, Risqi Dewi Aisyah, Resty Noflidaputri, Nur Intan Kusuma, Intan Azkia Paramitha, Lilik Hidayanti, Rini Jusriani, N. C. (2024). Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan, POLA ASUH, DAN SANITASI. In GET PRESS INDONESIA. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20180407/1825480/cegah-stunting-dengan-perbaikan-pola-makan
Indanah, I., Jauhar, M., Kartikasari, F., & Kusumawardani, L. H. (2024). Pelatihan Kader Kesehatan untuk Meningkatkan Keterampilan Deteksi Dini Stunting. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan IPTEK, 20(1), 1–12. https://doi.org/10.33658/jl.v20i1.341
Lestari, A., & Hanim, D. (2020). Edukasi Kader dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Kecamatan Mondokan Kabupaten Sragen. AgriHealth: Journal of Agri-Food, Nutrition and Public Health, 1(1), 7. https://doi.org/10.20961/agrihealth.v1i1.41106
Mamik Sri Sumarmi. (2019). Gizi Prakonsepsi: Mencegah Stunting Sejak Menjadi Calon Pengantin. Progress in Retinal and Eye Research, 561(3), S2–S3.
Mistry, S. K., Hossain, M. B., & Arora, A. (2019). Maternal nutrition counselling is associated with reduced stunting prevalence and improved feeding practices in early childhood: A post-program comparison study. Nutrition Journal, 18(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12937-019-0473-z
Muchtar, F., Rejeki, S., Elvira, I., & Hastian, H. (2023). Edukasi Pengenalan Stunting Pada Remaja Putri. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 2(2), 138–144. https://doi.org/10.34312/ljpmt.v2i2.21400
Nurhayati, S. (2023). Optimalisasi Peran Kader Posyandu Dalam Pelayanan Stunting. Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang Kesehatan, 7(1), 80–88. https://doi.org/10.36971/keperawatan.v7i1.135
Papua, D. P. (2024). Menkes Budi Soroti Lambatnya Penurunan Angka Stunting di Indonesia. Kemenkes, Dinkes Provinsi Papua. https://dinkes.papua.go.id/menkes-budi-soroti-lambatnya-penurunan-angka-stunting-di-indonesia/
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2014 (2014).
Ratna Wulandari. (2022). Pelayanan Kesehatan Prakonsepsi Untuk Mencegah Resiko Stunting : a Scooping Review. Jurnal_Kebidanan, 12(2), 26–37. https://doi.org/10.33486/jurnal_kebidanan.v12i2.192
Renyoet, B. S., Dary, D., & Nugroho, C. V. R. (2023). Literatur Review: Intervensi pada Remaja Perempuan 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Generasi di Masa Depan: Literature Review: Intervention on Adolescent Girls in 8000 First Days of Life (HPK) as Stunting Prevention. Amerta Nutrition, 7(2), 295–306. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2.2023.289-300














