Early Warning System, Solusi Digital Mitigasi Risiko Dalam Transformasi Integrasi Layanan Kesehatan Primer

Penulis

  • Kori Puspita Ningsih Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta https://orcid.org/0000-0001-8925-4880
  • Choerun Asnawi Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi ; Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
  • Heri Hernawan Fakultas Kesehatan ; Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
  • Angga Eko Pramono Universitas Gadjah Mada https://orcid.org/0000-0003-3676-6342
  • Nur Rokhman Sekolah Vokasi; Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.31983/link.v21i2.13907

Kata Kunci:

Diseminasi, Pelatihan, Manajemen Risiko, Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP), Puskesmas

Abstrak

Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) menjadi program prioritas di faasilitas pelayanan kesehatan primer dalam mendukung transformasi kesehatan di Indonesia. Permasalahan prioritas yang ada Puskesmas di wilayah Dinkes Bantul adalah pemahaman tenaga kesehatan terkait manajemen risiko pelayanan kesehatan masih kurang dan pelaporan manajemen risiko dalam bentuk formulir manual, belum memanfaatkan teknologi informasi. Manajemen risiko memiliki peran penting dalam mencegah kegagalan dalam suatu program, khususnya implementasi ILP di Puskesmas Bantul yang baru dimulai tahun 2024. Metode dalam kegiatan PKM melalui pelatihan manajemen risiko dan disemeninasi hasil penelitian prototype aplikasi Kalkulator Mitigasi Risiko berbasis Dashboard Early Warning System (EWS) dengan metode ceramah, praktik dan diskusi. Secara umum kegiatan pelaksanaan PKM bejalan dengan lancar dan tertib. Hasil pre-test dan post-test dari 27 peserta menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebanyak 21, dimana rata-rata skor awal 69,9 saat pre- test sebesar meningkat menjadi 90,9 saat post-test. Peserta juga mampu mensimulasikan cara menggunakan aplikasi mulai dari instal, input sampai output, hingga cetak formulir sesuai otoritas masing-masing. Dengan adanya peningkatan level keberdayaan mitra, diharapkan puskesmas wilayah Bantul dapat mendokumentasikan proses manajemen risiko dengan baik sehingga program ILP dapat berjalan optimal.

Biografi Penulis

Kori Puspita Ningsih, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Health information management, Public health

Angga Eko Pramono, Universitas Gadjah Mada

Health information management, Public health

Referensi

AIAG. (2019). Failure Mode And Effect Analysis FMEA Handbook. AIAG Group.

Caffaro.F etall. (2018). Effectiveness of occupational safety and health training for migrant farmworkers: a scoping review. Public Health, 160, 10–17. https://doi.org/10.1016/j.puhe.2018.03.018

Firdaus, H., & Widianti, T. (2015). Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Sebagai Tindakan Pencegahan Pada Kegagalan Pengujian. 10th Annual Meeting on Testing and Quality, 131–147.

Harahap, A. H. H., Andani, C. D., Christie, A., Nurhaliza, D., & Fauzi, A. (2023). Pentingnya Peranan CIA Triad Dalam Keamanan Informasi dan Data Untuk Pemangku Kepentingan atau Stakholder. Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital, 1(2), 73–83. https://doi.org/10.38035/jmpd.v1i2.34

Kemenkes. Pedoman Tata Kelola Mutu Di Puskesmas. Jakarta; 2021. 1–54 p.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/1983/2022 Tentang Standar Akreditasi Klinik, 1 (2022).

Kemenkes RI. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/2015/2023 Tentang Petunjuk Teknis Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer. Indonesia; 2023.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/165/2023 Tentang Standar Akreditas Pusat Kesehatan Masyarakat, 1 (2023).

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No HK.01.07/Menkes/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit. Jakarta; 2024 p. 1–356.

Mohamed Saad. (2022). Risk Assasment Waste Heat Recovery Boilers ’ Foundations of Helwan Cement.

Ningsih, P., Nugroho, D., Rokhman, N., Jenderal, U., Yani, A., Universitas, S. V., & Mada, G. (2025). Analisis Kebutuhan Pengembangan Aplikasi Kasir-Risk : Kalkulator Mitigasi Risiko Berbasis Early Warning System. INFOKES : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan, 15(1), 79–85.

Nisa, F., Megawati, M., Hamzah, M. L., & Maita, I. (2022). Analisis Manajemen Risiko Keamanan Sistem BMKGSoft Menggunakan Metode OCTAVE-S. Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi, 8(1), 62. https://doi.org/10.24014/rmsi.v8i1.14334

Pemerintah Pusat. Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. (2023)

Puspita Ningsih, K., Nugroho Markus, S., Sholeh, A., Saidata Aesyi, U., & Rokhman, N. (2025). Development Of The “Kasir-Risk” Prototype For Risk Mitigation In Primary Healthcare Integration Transformation. Jenderal Achmad Yani University, Yogyakarta; Jl.Siliwangi, Ringroad Barat, Ambarketawang, 10(2), 630–643. https://scholar.google.com/citations?hl=id&user=M-Wlot8AAAAJ

Ramdhan, D. H. (2006). Manajemen Risiko & Manajemen Risiko. Dalam Tukimun (Ed.), Dep. K3 FKMUI (1 ed., Nomor april). Sulur Pustaka, Journal Corner And Publishing.

Renstra Universitas Jenderal Achmad Yani tahun 2023-2027 (2022).

Susanto, E., Windari, A., & Amalia, R. (2024). EDIKASI: Empowering Data Integrity and Knowledge on Health Information Release in the Digital Era. Link, 20(2), 113–117. https://doi.org/10.31983/link.v20i2.12317

Terttiaavini etall. (2020). Evaluating the Kemplang Tunu Production Training for Low Income and Education Communities Using the Kirkpatrick Model. 151(Icmae), 238–242.

Diterbitkan

2025-11-30

Cara Mengutip

Ningsih, K. P., Choerun Asnawi, Heri Hernawan, Pramono, A. E., & Nur Rokhman. (2025). Early Warning System, Solusi Digital Mitigasi Risiko Dalam Transformasi Integrasi Layanan Kesehatan Primer. LINK, 21(2), 88–95. https://doi.org/10.31983/link.v21i2.13907

Terbitan

Bagian

Articles