SUPLEMENTASI BESI-FOLAT PADA WANITA PEKERJA: HUBUNGAN ANEMIA DEFISIENSI BESI DAN PRODUKTIVITAS KERJA

Penulis

  • Putri Mira Magistri Universitas Andlas
  • Evynatra Evynatra Universitas Andalas
  • Desmawati Desmawati Program Studi Ilmu Biomedis Program Magister; Fakultas Kedokteran; Universitas Andalas https://orcid.org/0000-0002-7422-7393

DOI:

https://doi.org/10.31983/link.v20i1.10996

Kata Kunci:

suplementasi besi-folat, wanita pekerja, produktivitas kerja, anemia defisiensi besi

Abstrak

Penduduk Indonesia yang terus bertambah menciptakan potensi ekonomi, terutama melalui partisipasi pekerja perempuan. Namun, disparitas gender dan kurangnya perhatian terhadap kesehatan dan gizi pekerja, terutama wanita, mempengaruhi produktivitas. Status gizi, khususnya kecukupan zat besi, menjadi faktor krusial yang memengaruhi produktivitas kerja. Anemia pada wanita usia subur menimbulkan risiko pada kesehatan dan produktivitas. Suplementasi zat besi dan asam folat di tempat kerja diusulkan sebagai solusi untuk mengatasi anemia dan meningkatkan kesejahteraan pekerja wanita. Review ini bertujuan untuk memotret kompleksitas isu ini dan mendesak perlunya perhatian pada kesehatan dan produktivitas pekerja Wanita. Artikel ini ditulis dengan metode studi kepustakaan yang bersumber dari artikel terpublikasi secara nasional dan internasional. Hasil penelitian dari studi ini menyoroti dampak anemia defisiensi zat besi pada produktivitas pekerja wanita di Indonesia. Anemia, terutama disebabkan kekurangan zat besi, menjadi isu kesehatan global yang merugikan, terutama di kalangan pekerja. Keterkaitan langsung antara zat besi dan produktivitas kerja, terutama pada pekerja wanita, ditegaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi zat besi, terutama dengan dosis pagi tunggal, dapat meningkatkan kadar hemoglobin dan produktivitas kerja. Implikasi kebijakan melibatkan peningkatan akses terhadap suplementasi zat besi dan perbaikan pola makan untuk mendukung kesejahteraan pekerja wanita. Dapat disimpulkan bahwa pentingnya mengidentifikasi dan mengatasi kekurangan zat besi dengan suplementasi besi-folat pada wanita pekerja adalah kunci untuk mencegah anemia defisiensi besi dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan tenaga kerja.

Biografi Penulis

Putri Mira Magistri, Universitas Andlas

Program Studi Ilmu Biomedis Program Magister, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Evynatra Evynatra, Universitas Andalas

Program Studi Ilmu Biomedis Program Magister, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Desmawati Desmawati, Program Studi Ilmu Biomedis Program Magister; Fakultas Kedokteran; Universitas Andalas

Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Referensi

Anugraha, S., Umijati, S. & Herawati, L. (2023). Effect of Hemoglobin Levels and Body Mass Index of Female Workers on Their Work Productivity: A Systematic Review. Journal of Community Medicine and Public Health Research 04, 65–72

Attaqy, F. C. et al. Determinan Anemia Pada Wanita Usia Subur (15-49 Tahun) Pernah Hamil Di Indonesia. JMJ 220–233 (2021).

Badan Pusat Statistik. (2023). Persentase Tenaga Kerja Formal Menurut Jenis Kelamin (Persen), 2021-2022.

Blakstad, M. M. et al. (2020). Iron status is Associated with Worker Productivity, Independent of Physical Effort in Indian Tea Estate Workers. Appl Physiol Nutr Metab 45, 1360–1367

Chandra, D. N., Pansawira, P. & Bardosono, S. (2021). Anemia Status and Its Related Factors among Indonesian Workers: Hemoglobin Survey in Three Different Workplaces. World Nutrition Journal 5, 40–46

Farhati, U. L. & Wahyuningsih, A. S. (2021). Pengaruh Intervensi Gizi Kerja melalui Pemberian Makanan Tambahan terhadap Produktivitas Kerja pada Pekerja Bagian Packing. HIGEIA Journal Of Public Health 5, 544–555.

Hazmi, S. Z. A. Al & Muhani, N. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Anemia Pada Pekerja Wanita (Studi Kasus Di Pabrik Triplek Lampung Utara). Jurnal Dunia Kesmas 7, 186–195

Jadhav, B. N. (2016). A Critical Review on Iron Deficiency Anemia in Female Population of Developing India. International Journal of Fauna and Biological Studies 3, 116–119

Katarina & Kusumayadi, F. (2021). Pengaruh Motivasi Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada CV. Makmur Jaya Abadi (Mja) Kota Bima. Jurnal Inovasi Pendidikan 2, 199–204

Kavle, J. A. & Landry, M. (2018). Community-based distribution of iron-folic acid supplementation in low- and middle-income countries: A review of evidence and program implications. Public Health Nutrition vol. 21 346–354 Preprint at https://doi.org/10.1017/S1368980017002828

Koerniawati, R. D. (2022). Dampak Kekurangan Zat Besi (Anemia) pada Pekerja Wanita. Tirtayasa Medical Journal 2, 24

Mangalik, G., Martianto, D. & Sukandar, D. (2016). Estimasi Potensi Kerugian Ekonomi Dan Biaya Penanggulangan Akibat Anemia di Indonesia (Estimation of economic loss and cost of intervention due to anemia in Indonesia). J Gizi Pangan 11, 237–246

Manikam, N. R. M. (2021). Known facts: iron deficiency in Indonesia. World Nutrition Journal 5, 1–9

Mansyur, M., Khoe, L. C., Karman, M. M. & Ilyas, M. (2019). Improving Workplace-Based Intervention in Indonesia to Prevent and Control Anemia. J Prim Care Community Health 10

Nuradhiani, A. (2021). Status Gizi dan Kelelahan Kerja pada Ibu Hamil Bekerja Nutritional Status and Work Fatigue of Pregnant Working Women Annisa Nuradhiani. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas 2, 99–102

Pai, R. D. et al. (2023). Prevention and Management of Iron Deficiency/Iron-Deficiency Anemia in Women: An Asian Expert Consensus. Nutrients 15

Paidi, T. W. & Mulyaningsih, E. (2022). Analysis of the Relationship between Nutritional Status and Health of Female Workers Who Received and Didn’t Get Nutritious Food and Drinks on Night Work Shifts. International Journal of Science and Society 4, 185–213

Rahmad, A. H. Al. (2017). Pengaruh Asupan Protein dan Zat Besi (Fe) terhadap Kadar Hemoglobin pada Wanita Bekerja. Jurnal Kesehatan 8, 321–325

Risaldi, Wirapuspita, R. & K, I. (2017). Hubungan Status Gizi dengan Tingkat Produktivitas Pekerja Wanita di PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan. Jurnal Kesehatan 5, 52–59

Sasongko, G., Huruta, B. E. & Huruta, A. D. (2020). Female Labor Force Participation Rate in Indonesia: An Empirical Evidence from Panel Data Approach. MANAGEMENT AND ECONOMICS REVIEW 5, 136–146

Setyorini, E., Anwar, F., Riyadi, H. & Khomsan, A. (2019). The Effects of Micronutrient Intervention on Anemia, Fitness, and Work Productivity on Female Tea Pickers. International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP) 9, p9618

Widiastuti, S. & Dieny, F. Fi. (2015). Faktor determinan produktivitas kerja pada pekerja wanita. Jurnal Gizi Indonesia 4, 28–37

World Health Organization (WHO). (2016). Guideline: DAILY IRON SUPPLEMENTATION in adult women and adolescent girls.

Yuhan, R. J. & Monika, A. K. (2020). The Role of Women Labors In Indonesian Economic Growth. European Journal of Molecular and Clinical Medicine 07, 251–264

Diterbitkan

2024-05-30

Cara Mengutip

Magistri, P. M., Evynatra, E., & Desmawati, D. (2024). SUPLEMENTASI BESI-FOLAT PADA WANITA PEKERJA: HUBUNGAN ANEMIA DEFISIENSI BESI DAN PRODUKTIVITAS KERJA. LINK, 20(1), 75–81. https://doi.org/10.31983/link.v20i1.10996

Terbitan

Bagian

Articles