SISTEM FILTERING BERBAHAN PELEPAH PISANG UNTUK EMISI PARTIKULAT PM 2,5 (PARTICULATE MATTER 2,5)

Penulis

  • Susan Arba Poltekkes Kemenkes Ternate
  • Ikbal S Soleman Poltekkes Kemenkes Ternate
  • Ristyanisari Irwan Poltekkes Kemenkes Ternate
  • Alda Safitri Poltekkes Kemenkes Ternate
  • Mariyana Ismail Poltekkes Kemenkes Ternate
  • Feldy W Salu Poltekkes Kemenkes Ternate

DOI:

https://doi.org/10.31983/keslingmas.v40i3.7643

Kata Kunci:

Sistem filtering, PM2, 5, Pelepah pisang

Abstrak

Particulate Matter (PM) merupakan jenis polutan berbahaya dengan berbagai ukuran, yang dapat mengakibatkan tingginya kematian akibat pajanan polusi udara. Particulate Matter <2,5μm (PM2,5) atau yang disebut dengan fine particle merupakan salah satu jenis partikulat yang berukuran sangat kecil dan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Apabila terhirup ke dalam tubuh dapat berpenetrasi ke dalam saluran pernapasan bawah serta dapat melewati aliran darah. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis keefektifan sistem Filtering Berbahan Pelepah Pisang Untuk Emisi Partikulat PM2,5 (Particulate Matter2,5). Rancang bangun penelitian yang digunakan adalah Eksperimen. Penelitian dilaksanakan Laboratorium Kampus B dan Laboratorium UNKHAIR. Alat yang digunakan dalam pengukuran PM2,5 adalah PM2,5 portable. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan program statistik. Hasil peneliian menujukan bahwa kadar PM2,5 menggunakan sistem filtering berbahan pelepah pisang lebih kecil dibandingkan menggunakan nonfilter. Artinya filter pelepah pisang efektif dalam menyaring PM2.5, terdapat penurunan PM2,5 pada motor Kawasaki dan Yamaha yang menggunakan filter pelepah pisang, dan terdapat perbedaan kadar PM2,5 pada motor Kawasaki dan Yamaha, walaupun perbedaan kadar PM2.5tidak terlalu jauh.

Referensi

Hastiti, LR. 2013. “Pajanan PM2.5 dan Gangguan Fungsi Paru Serta Kadar Profil Lipid Darah (HDL, LDL, Kolesterol Total, Trigliserida) Pada Karyawan PT. X Kalimantan Selatan.â€. Depok: FKM UI.

Irniza, R., et. al,. 2014. “PM2.5 Respiratory Health Risk and II-6 Levels Among Workers at A Modern Bus Terminal in Kuala Lumpurâ€. International Journal of Public Health and Clinical Sciences. Vol. 1. pg. 2289-7577.

Kuhns, H. D., C. Mazzoleni, H. Moosmuller, D. Nikolic, R. E. Keislar, P. W. Barber, Z. Li, V. Etyemezian dan J. G. Watson. 2004. “Remote sensing of PM, NO, CO and HC emission factors for on-road gasoline and diesel engine vehicles in Las Vegas, NV. Science of the Total Environmentâ€. 322: 123–137.

Matthey, Johnson. 2012. “Diesel Particulate Filters –EmmionsRetrofitâ€. Diakses 28 September 2020.http://emissionsretrofit.com/products/diesel-particulate-filters

Mukono, H.J. 2008. Pencemaran Udara dan pengaruhnya terhadap gangguan saluran pernapasan. Surabaya : Airlangga University Press.

Susan, Arba. 2019. “Kosentrasi Respirable Debu Particulate Matter (PM2.5) dan Gangguan Kesehatan pada Masyarakat di Pemukiman Sekitar PLTUâ€. Promotif Jurnal Kesehatan Masyarakat 9 (2), 178184, 2019.

St.Mu`tamirah dan Baharuddin Sunu. 2019. “Kemampuan Alat Penyaring Udara Dengan Media Pelepah Pisang Dan Zeolite Untuk Menurunkan Kadar Karbon Monoksida (CO) Di Udaraâ€. Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol. 19 No.1 2019. e-issn : 2622-6960, p-issn : 0854-624X

Taib, Muhsein. 2012. “Experimental Investigation on the Feasibility and Durability of a Novel Diesel Particulate Filterâ€. Malaysia: Faculty of Mechanical and Manufacturing Engineering University Tunn Hussein Onn Malaysia. Thesis of Mechanical Engineering

WHO. 2018. “Exposure to Air Pollutionâ€. Geneva: WHO Document Production.

Diterbitkan

2021-09-30

Cara Mengutip

Arba, S., Soleman, I. S., Irwan, R., Safitri, A., Ismail, M., & Salu, F. W. (2021). SISTEM FILTERING BERBAHAN PELEPAH PISANG UNTUK EMISI PARTIKULAT PM 2,5 (PARTICULATE MATTER 2,5). Buletin Keslingmas, 40(3), 113–117. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v40i3.7643