EFEKTIVITAS SHOKIVI DESINFECTION TERHADAP PENURUNAN ANGKA KUMAN UDARA PADA RUANG KELAS GEDUNG R2 LANTAI 2 KAMPUS 7 POLTEKKES KEMENKES SEMARANG TAHUN 2018
DOI:
https://doi.org/10.31983/keslingmas.v38i1.4070Kata Kunci:
Angka Kuman Udara, Shokivi Desinfection, Kesehatan LingkunganAbstrak
Ruang kelas mempunyai risiko terjadinya pencemaran udara khususnya mikrobiologi. Angka kuman udara dapat disebabkan oleh aktivitas penghuni, sehingga dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas Shokivi Desinfection terhadap penurunan angka kuman udara pada ruang kelas gedung R2 lantai 2 jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto Kampus 7 Poltekkes Kemenkes Semarang tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah Quasi eksperiment dengan rancangan  penelitian time series pre test – post test design. Hasil pemeriksaan angka kuman udara pada ruang perlakuan diperoleh hasil rata-rata angka kuman udara sebesar 150,25 koloni/jam/feet2. Hasil penghitungan efektivias shokivi desinfeksi dalam penurunan angka kuman diperoleh hasil 30,57 %. Simpulan dari hasil penelitian bahwa ada perbedaan yang tidak signifikan efektivitas Shokivi Desinfection terhadap penurunan angka kuman udara pada ruang kelas gedung R2 lantai 2 Kampus 7 Poltekkes Kemenkes Semarang tahun 2018.Disarankan sebaiknya penggunaan shokivi desinfection diseuaikan dengan volume ruangan.
Â
Referensi
Asep Darmawan.2002.Efektivitas Sterilisasi
Ultraviolet Terhadap Penurunan Angka Kuman Udara Di Ruang Operasi Rumah Sakit Al Islam Bandung. Semarang : Universitas Diponegoro.http://eprints.undip.ac.id/17056/1/1430.pdf ( diakses pada 12 April 2018 pukul 14:52 WIB )
Aziz Alimul Hidayat.2007. Metode Penelitian Kebidanan Teknik Analisis Data. Salemba Mediaka.
Badan standar nasional pendidikan.2011. http://bsnp-indonesia.org/id/wp-content/uploads/2011/07/Draf-Standar-Sarana-Prasarana-Pascasarjana-Profesi-Validasi-Juli-2011.pdf ( diakses pada 24 November 2017 pukul 4:40 WIB )
Departemen Kesehatan RI. 2002. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 1335/MENKES/SK/X/2002 tentang standar operasional pengambilan dan pengukuran sampel kualitas udara ruangan rumah sakit. jakarta: Departemen Kesehatan RI.
( ). 2010.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan.Jakarta:Departemen Kesehatan RI.
( ).2014. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan.Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
( ).2016. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2016 Tentang Standar Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Perkantoran. Jakarta:Departemen Kesehatan RI.
https://id.wikipedia.org/wiki/Nosel ( diakses pada 17 Mei 2017 pukul 22:12 WIB )
https://id.wikipedia.org/wiki/Kipas_angin ( diakses pada 17 Mei 2017 pukul 21:59 WIB )
Kahar Muzakar.2005. Pengaruh Lama Waktu Sterilisasi Sinar Ultraviolet Terhadap Angka Kuman Udara Di Ruang Operasi Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr Moewardi Surakarta. Semarang: Universitas Diponegoro. http://eprints.undip.ac.id/5053/1/2455.pdf. (diakses pada 12 April 2018 pukul 15:13 WIB
















