STUDI KADAR TIMBAL (Pb) PADA TANAMAN KANGKUNG (Ipomea aquatik Forsk) DI SISI JALAN RAYA PURBAYASA KABUPATEN PURBALINGGATAHUN 2016
DOI:
https://doi.org/10.31983/keslingmas.v36i1.3013Kata Kunci:
Timbal, tanaman kangkung, di pinggir jalanAbstrak
Pb merupakan salah satu zat pencemar udara yang berasal dari sisa pembakaran kendaraan bermotor.Jumlah Pb yang ada di udara dapat mempengaruhi lingkungan di sekitarnya antara lain sayuran yang ditanam di
pinggir jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar timbal (Pb) pada tanaman kangkung, kepadatan
kendaraan bermotor, kondisi lingkungan di sekitar lokasi penanaman kangkung dan pengelolaan tanaman
kangkung di Sisi Jalan Raya Purbayasa Kabupaten Purbalingga tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan
bersifat deskriptif yaitu untuk mengetahui gambaran kadar timbal (Pb) pada tanaman kangkung, kepadatan
kendaraan bermotor, kondisi lingkungan di sekitar lokasi penanaman kangkung dan pengelolaan tanaman
kangkung di Sisi Jalan Raya Purbayasa Kabupaten Purbalingga tahun 2016. Hasil rata – rata yang diperoleh dari
penelitian pada titik pertama yaitu sebesar 0,053 mg/kg bb dan titik kedua (KM 3) sebesar 0,032 mg/kg bb masih
brada di bawah nilai ambang batas SNI 7387:2009 tentang batas maksimum cemaran logam berat berat pada
pangan yaitu 0,5 mg/kg. Kepadatan kendaraan di sekitar tempat tersebut yaitu arus stabil untuk sepeda motor dan
bebas untuk mobil. Kondisi lingkungan termasuk berhawa sedang dan pengelolaan tanaman kangkung pada titik
pertama menggunakan pestisida. Kesimpulan dan saran dari penelitian ini adalah kangkung yang ditanam di
pinggir Jalan Raya Purbayasa sudah terpapar dengan timbal (Pb) tetapi masih dibawah nilai ambang batas dan
masih aman untuk dikonsumsi. Untuk para petani sebaiknya kurangi penggunaan pestisida, sebelum dimasak
diicuci terlebih dahulu dibawah air mengalir, melakukan penghijauan lingkungan dengan penanaman pohon
perindang di sepanjang jalan.
Referensi
Alsuhendra dan Ridawati, 2013, Bahan Toksik
Dalam Makanan, Bandung : Pt Remaja
Rosdakarya
Badan Standarisasi Nasional.2009.SNI 7387:2009
Batas Maksimum Cemaran Logam Berat
Dalam Pangan. Badan Satandarisasi
Nasional, Jakarta
Eko Hartini, 2011, Kadar Plumbum (Pb) Dalam
Umbi Bawang Merah Di Kecamatan
Kersana Kabupaten Brebes, Fakultas
Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro
Semarang
F.G. Winarno, 1994, Bahan Tambahan Untuk
Makanan Dan Kontaminan, Jakarta :
Pustaka Sinar Harapan
Heryando Palar, 2004, Pencemaran Dan Toksikologi
Logam Berat, Jakarta : Pt Rineka Cipta
I Made E.Adnyana, 1985, Pemberantasan Serangga
Penyebar Penyakit Tanaman Liar Dan
Penggunaan Pestisida, Denpasar,
Departemen Kesehatan
Mukono, 2000, Prinsip Dasar Kesehatan
Lingkungan, Surabaya : Airlangga
University Press
Mulastin, 2013, Dampak Pengendalian Hama Dan
Penyakit Dengan Pestisida Pada Tanaman
Cabai Merah Terhadap Kandungan Logam
Timbal (Pb) Dalam Darah Petani, Akademi
Kebidanan Al-Hikmah Jepara
Pravimatika Nur Alvy Kusuma Mulyadi, 2015, Studi
Kandungan Logam Timbal (Pb) Pada
Kerang Kepah (Polymesoda Erosa) Di Tpi
(Tempat Pelelangan Ikan) Tanjung Intan
Kabupaten Cilacap Tahun 2015, Poltekkes
Kemenkes Semarang
Rahmat Rukmana, 1994, Kangkung, Yogyakarta :
Penerbit Kansius
Rianawati, 2010, Studi Kadar Timah Hitam (Pb)
Pada Tanaman Angsana (Pterocarpus
Indicus) Di Jalan Gerliya Purwokerto
Tahun 2010, Poltekkes Kemenkes Semarang
Soedjono,Dkk, 1990, Pedoman Bidang Studi
Pengawasan Pencemaran Lingkungan Fisik
Pada Institusi Pendidikan Tenaga
Kesehatan Lingkungan, Jakarta :
Departemen Kesehatan RI
Sri Rizqi, 2014, Studi Kadar Timbal Pada Makanan
Jajanan Dan Kondisi Sanitasi Pada
Pedagang Kaki Lima Di Jalan H.R
Bunyamin Purwokerto Utara Tahun 2014,
Poltekkes Kemenkes Semarang
Tri Cahyono, 2014, Pedoman Penulisan Proposal
Penelitian Dan Karya Tulis Ilmiah,
Purwokerto, Jurusan Kesehatan Lingkungan
Tri Dewi Kristini, 1995, Studi Tentang Jarak
Tanaman Dengan Sumbu Jalan Terhadap
Kadar Pb Pada Kacang Panjang (Vigna
Sinensis) Di Desa Bandungan Kecamatan
Ambarawa Kabupaten Dati II Semaran,
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Undang – Undang No. 23 Tahun 1997 Tentang
Pengelolaan Lingkungan Hidup
Undang – undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang
Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan
Undang – undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan
Undang – undang No 12 Tahun 2012 tentang Pangan
Universitas Sumatera Utara, 2013, Pencemaran
Udara, http://repository.usu,ac.id/bitstream/
123456789/39730/4/Chapter%20II.pdf
diakses tanggal 28 Januari 2016 pukul 23.00
Yati Supriati,Dkk, 2010, Bertanam 15 Sayuran
Organik
Dalam Makanan, Bandung : Pt Remaja
Rosdakarya
Badan Standarisasi Nasional.2009.SNI 7387:2009
Batas Maksimum Cemaran Logam Berat
Dalam Pangan. Badan Satandarisasi
Nasional, Jakarta
Eko Hartini, 2011, Kadar Plumbum (Pb) Dalam
Umbi Bawang Merah Di Kecamatan
Kersana Kabupaten Brebes, Fakultas
Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro
Semarang
F.G. Winarno, 1994, Bahan Tambahan Untuk
Makanan Dan Kontaminan, Jakarta :
Pustaka Sinar Harapan
Heryando Palar, 2004, Pencemaran Dan Toksikologi
Logam Berat, Jakarta : Pt Rineka Cipta
I Made E.Adnyana, 1985, Pemberantasan Serangga
Penyebar Penyakit Tanaman Liar Dan
Penggunaan Pestisida, Denpasar,
Departemen Kesehatan
Mukono, 2000, Prinsip Dasar Kesehatan
Lingkungan, Surabaya : Airlangga
University Press
Mulastin, 2013, Dampak Pengendalian Hama Dan
Penyakit Dengan Pestisida Pada Tanaman
Cabai Merah Terhadap Kandungan Logam
Timbal (Pb) Dalam Darah Petani, Akademi
Kebidanan Al-Hikmah Jepara
Pravimatika Nur Alvy Kusuma Mulyadi, 2015, Studi
Kandungan Logam Timbal (Pb) Pada
Kerang Kepah (Polymesoda Erosa) Di Tpi
(Tempat Pelelangan Ikan) Tanjung Intan
Kabupaten Cilacap Tahun 2015, Poltekkes
Kemenkes Semarang
Rahmat Rukmana, 1994, Kangkung, Yogyakarta :
Penerbit Kansius
Rianawati, 2010, Studi Kadar Timah Hitam (Pb)
Pada Tanaman Angsana (Pterocarpus
Indicus) Di Jalan Gerliya Purwokerto
Tahun 2010, Poltekkes Kemenkes Semarang
Soedjono,Dkk, 1990, Pedoman Bidang Studi
Pengawasan Pencemaran Lingkungan Fisik
Pada Institusi Pendidikan Tenaga
Kesehatan Lingkungan, Jakarta :
Departemen Kesehatan RI
Sri Rizqi, 2014, Studi Kadar Timbal Pada Makanan
Jajanan Dan Kondisi Sanitasi Pada
Pedagang Kaki Lima Di Jalan H.R
Bunyamin Purwokerto Utara Tahun 2014,
Poltekkes Kemenkes Semarang
Tri Cahyono, 2014, Pedoman Penulisan Proposal
Penelitian Dan Karya Tulis Ilmiah,
Purwokerto, Jurusan Kesehatan Lingkungan
Tri Dewi Kristini, 1995, Studi Tentang Jarak
Tanaman Dengan Sumbu Jalan Terhadap
Kadar Pb Pada Kacang Panjang (Vigna
Sinensis) Di Desa Bandungan Kecamatan
Ambarawa Kabupaten Dati II Semaran,
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Undang – Undang No. 23 Tahun 1997 Tentang
Pengelolaan Lingkungan Hidup
Undang – undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang
Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan
Undang – undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan
Undang – undang No 12 Tahun 2012 tentang Pangan
Universitas Sumatera Utara, 2013, Pencemaran
Udara, http://repository.usu,ac.id/bitstream/
123456789/39730/4/Chapter%20II.pdf
diakses tanggal 28 Januari 2016 pukul 23.00
Yati Supriati,Dkk, 2010, Bertanam 15 Sayuran
Organik
Unduhan
Diterbitkan
2017-03-31
Cara Mengutip
Saptika, Y. A., & Karti Utami, D. B. (2017). STUDI KADAR TIMBAL (Pb) PADA TANAMAN KANGKUNG (Ipomea aquatik Forsk) DI SISI JALAN RAYA PURBAYASA KABUPATEN PURBALINGGATAHUN 2016. Buletin Keslingmas, 36(1), 42–49. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v36i1.3013
Terbitan
Bagian
Risearch Articles
















