Analisis Sanitasi Lingkungan Rumah terhadap Indikator Rumah Sehat
DOI:
https://doi.org/10.31983/keslingmas.v45i2.15121Kata Kunci:
kesehatan lingkungan, rumah sehat, sanitasi lingkungan, sanitasi permukimanAbstrak
Sanitasi lingkungan rumah merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi pemenuhan indikator rumah sehat dan berhubungan dengan risiko penyakit berbasis lingkungan. Kondisi sanitasi yang buruk, seperti ventilasi tidak memadai, pencahayaan kurang, pengelolaan sampah yang tidak baik, dan saluran pembuangan air limbah yang tidak memenuhi syarat dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kondisi sanitasi lingkungan rumah terhadap pemenuhan indikator rumah sehat di wilayah kerja Puskesmas Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 72 rumah dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung menggunakan formulir inspeksi rumah sehat berdasarkan standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Analisis data menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ventilasi, pencahayaan, kondisi lantai, kondisi dinding, jamban sehat, SPAL, pengelolaan sampah, dan kepadatan hunian berhubungan signifikan dengan status rumah sehat (p<0,05), sedangkan penyediaan air bersih tidak menunjukkan hubungan signifikan (p>0,05). Kondisi sanitasi lingkungan rumah berperan penting dalam pemenuhan indikator rumah sehat dan pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
Referensi
1. Blum HL. Planning for health: development and application of social change theory. New York: Human Sciences Press; 1974.
2. Fitriani N, Yusuf A, Rahman H. Hubungan kondisi sanitasi rumah dengan kejadian ISPA pada balita di kawasan permukiman padat. J Kesehat Lingkung Indones. 2022;21(1):45-52.
3. Handayani D, Putra A, Sari M. Pengaruh pencahayaan dan ventilasi rumah terhadap kejadian penyakit berbasis lingkungan. J Sanit Lingkung. 2021;2(3):101-8.
4. Juliska A, Rahmawati D, Putra R. Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian demam berdarah dengue di Indonesia: literature review. Health Information J Penelit. 2023;15(2):101-10.
5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 829/Menkes/SK/VII/1999 tentang Persyaratan Kesehatan Perumahan. Jakarta: Kemenkes RI; 1999.
6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI; 2023.
7. Lestari Y, Wahyuni S, Andika R. Hubungan pengelolaan sampah rumah tangga dengan kejadian diare pada masyarakat perkotaan. J Kesehat Masy. 2020;8(2):120-7.
8. Melda R. Hubungan ventilasi rumah dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rawajati Jakarta Selatan. J Kesehat Lingkung Indones. 2020;19(2):85-92.
9. Mulyadi A, Husna R, Prasetyo B. Kondisi SPAL dan risiko kejadian demam berdarah dengue pada kawasan urban. Window Public Health J. 2021;2(4):311-20.
10. Ningsih F, Siregar M, Dewi P. Kepadatan hunian rumah dan risiko tuberkulosis paru di daerah permukiman padat. J Kesehat Lingkung. 2022;14(1):55-63.
11. Nurhayati R, Sari N, Andriani F. Hubungan kepadatan hunian dan ventilasi rumah terhadap kejadian ISPA pada masyarakat permukiman padat. J Sanit Lingkung. 2021;2(1):15-22.
12. Pratama D, Lestari H, Kurniawan M. Hubungan sanitasi dasar rumah dengan kejadian penyakit berbasis lingkungan di kawasan pesisir. J Kesling Indones. 2023;22(1):44-53.
13. Putri A, Rahman F, Wulandari D. Hubungan kondisi fisik rumah dengan kejadian ISPA pada kawasan permukiman padat. J Kesehat Lingkung. 2021;13(1):45-53.
14. Rahmawati S, Fitri A, Kholis M. Analisis sanitasi lingkungan rumah terhadap kejadian penyakit kulit pada masyarakat perkotaan. J Kesehat Masy Andalas. 2022;16(2):77-84.
15. Rizki M, Hidayat T, Fadilah N. Hubungan kualitas lingkungan rumah dengan kejadian diare pada balita. J Promosi Kesehat Indones. 2021;16(1):33-40.
16. Samal L, Yusuf H, Kurniawan A. Faktor sanitasi lingkungan terhadap kejadian demam berdarah dengue di Kota Makassar. Window Public Health J. 2022;3(4):655-64.
17. Sari D, Kurniawati E, Hidayah N. Hubungan jamban sehat dengan kejadian diare pada masyarakat pedesaan. J Kesehat Lingkung Indones. 2020;19(1):12-19.
18. Suryani E, Wahyudi F, Hasanah U. Sanitasi lingkungan rumah dan risiko penyakit berbasis lingkungan pada masyarakat pesisir. J Ilmu Kesehat Masy. 2023;14(3):201-10.
19. UNICEF. Water, sanitation and hygiene (WASH) annual report 2021. New York: United Nations Children’s Fund; 2021.
20. World Health Organization. Guidelines on sanitation and health. Geneva: WHO; 2018.
21. World Health Organization. Environmental health and disease prevention report. Geneva: WHO; 2022.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Buletin Keslingmas

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















