Pedoman Penulis

1. Fokus dan Ruang Lingkup

Jurnal ini mempublikasikan artikel kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan peningkatan status gizi, kesehatan, dan kesejahteraan melalui edukasi, pemberdayaan, dan penerapan teknologi di bidang pangan dan gizi. Fokus jurnal mencakup berbagai aktivitas intervensi yang bertujuan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meningkatkan pengetahuan dan perilaku gizi, serta mendukung upaya peningkatan kualitas hidup keluarga dan komunitas. Cakupan kegiatan dapat berupa edukasi, pelatihan, pendampingan, pengembangan media, hingga penyediaan teknologi tepat guna yang secara langsung meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri dan berkelanjutan. Artikel wajib menampilkan intervensi berbasis kebutuhan masyarakat, proses pelaksanaan yang terstruktur, keterlibatan aktif mitra, serta hasil atau luaran yang dapat diukur dampaknya terhadap masyarakat. Keberlanjutan program dan potensi replikasi kegiatan diharapkan menjadi salah satu elemen penting dalam naskah.

2. Keaslian dan Etika Penulisan

Artikel harus merupakan karya asli, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang dalam proses review di jurnal lain. Penulis wajib mengunggah Surat Pernyataan Orisinalitas dan bebas plagiasi, dengan batas kemiripan maksimal 20% berdasarkan pemeriksaan menggunakan aplikasi antiplagiarisme seperti Turnitin atau iThenticate. Artikel yang melibatkan manusia harus memenuhi standar etika, termasuk persetujuan responden (informed consent), kerahasiaan data pribadi, serta izin etik penelitian atau ethical clearance apabila kegiatan melibatkan intervensi yang berdampak langsung terhadap peserta.

3. Format Umum Penulisan

Naskah harus ditulis menggunakan Bahasa Indonesia sesuai kaidah ilmiah dan mengikuti template resmi jurnal. Artikel minimal terdiri dari 6 hingga 12 halaman, termasuk tabel, gambar, dan daftar pustaka. Naskah ditulis menggunakan Times New Roman 11 pt, spasi sebelum 6 pt, setelah 6 pt, dan jarak baris 1.15. Kutipan dan daftar pustaka harus mengikuti gaya APA 7 th (misalnya: Suryani & Putra, 2020; Nugroho, 2017; Rahmadani dkk., 2021; Prakoso, 2019; Wahyuni & Hartono, 2018; Linden & Burton, 2016, hlm. 45; Hasan, 2005).

4. Struktur Naskah

Struktur naskah terdiri dari Judul dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, identitas penulis beserta afiliasi dan email korespondensi, abstrak dalam Bahasa Indonesia dan inggris sepanjang 150–250 kata beserta 3–5 kata kunci, pendahuluan, metode pelaksanaan, hasil dan pembahasan, kesimpulan, ucapan terima kasih (opsional), dan daftar pustaka. Bagian pendahuluan harus menjelaskan latar belakang masalah dan urgensi kegiatan berdasarkan data serta referensi ilmiah. Metode pelaksanaan memaparkan lokasi, sasaran, tahapan kegiatan, strategi pemberdayaan, indikator keberhasilan, dan teknik evaluasi. Hasil dan pembahasan wajib menggambarkan luaran kegiatan secara analitis, didukung dokumentasi, serta dihubungkan dengan teori atau penelitian relevan. Kesimpulan harus merangkum capaian kegiatan, dampak bagi masyarakat, dan rekomendasi tindak lanjut.

5. Tabel, Gambar, dan Dokumentasi Kegiatan

Tabel dan gambar harus disajikan secara informatif dengan penomoran berurutan berdasarkan kemunculan dalam teks. Judul tabel ditempatkan di atas, sedangkan judul gambar di bawah, dengan deskripsi yang jelas untuk membantu pembaca memahami informasi. Foto dokumentasi kegiatan diwajibkan untuk menunjukkan proses dan hasil intervensi di lapangan, dengan resolusi minimal 300 dpi agar tetap jelas saat publikasi. Pemilihan foto harus relevan dan mencerminkan aktivitas inti pengabdian, bukan sekadar foto seremonial.

6. Penggunaan Artificial Intelligence (AI)

Penulis diperbolehkan menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membantu proses penulisan naskah, seperti perbaikan tata bahasa, penyuntingan bahasa, translasi, atau bantuan teknis lainnya. Namun, penggunaan AI harus tetap berada di bawah pengawasan penuh penulis dan tidak menggantikan tanggung jawab ilmiah penulis terhadap isi artikel.

7. Proses Submission dan Peer Review

Pengajuan artikel dilakukan melalui sistem OJS (Open Journal System). Setiap artikel akan melalui penyaringan awal oleh editor untuk mengevaluasi kesesuaian dengan fokus jurnal, kelengkapan format, dan tingkat plagiasi. Artikel yang lolos skrining akan melalui proses double blind peer review oleh minimal dua reviewer. Penulis wajib menanggapi masukan reviewer secara jelas dan sistematis melalui dokumen response to reviewer serta mengunggah naskah revisi dalam dua versi, yaitu versi track changes dan versi bersih. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan masuk tahap copyediting, layout, dan proofing sebelum dipublikasikan secara online.

8. Biaya Publikasi

Kebijakan biaya publikasi masih dalam proses penetapan oleh institusi penerbit. Oleh karena itu, hingga pengumuman lebih lanjut, penulis dapat mengirimkan artikel tanpa dipungut biaya apa pun. Informasi tambahan mengenai biaya akan disampaikan secara resmi melalui laman jurnal apabila telah tersedia.

9. Kebijakan Copyright dan Lisensi Publikasi

Hak cipta atas artikel yang diterbitkan dalam Jurnal GEMAGIZI tetap menjadi milik penulis. Penulis memberikan hak publikasi kepada Jurnal GEMAGIZI – Poltekkes Kemenkes Semarang untuk menerbitkan, mendistribusikan, dan mengarsipkan artikel dalam bentuk cetak maupun elektronik sejak artikel dinyatakan diterima untuk dipublikasikan. Seluruh artikel yang diterbitkan dapat diakses secara terbuka untuk kepentingan akademik, penelitian, pendidikan, dan pengembangan ilmu pengetahuan dengan tetap mencantumkan sitasi yang sesuai kepada penulis dan jurnal.

Jurnal GEMAGIZI menerapkan lisensi Creative Commons Attribution–ShareAlike (CC BY-SA), yang memungkinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, mengadaptasi, dan mengembangkan artikel, termasuk untuk kepentingan komersial, dengan syarat tetap memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis dan jurnal serta mendistribusikan karya turunan menggunakan lisensi yang sama. Informasi lengkap mengenai lisensi dapat diakses melalui Creative Commons CC BY-SA 4.0

10. Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal bersifat open access, sehingga seluruh artikel dapat diakses dan diunduh secara bebas tanpa biaya oleh pembaca, institusi pendidikan, praktisi, maupun masyarakat umum. Kebijakan ini mendukung penyebaran ilmu pengetahuan, replikasi kegiatan pengabdian, dan transfer manfaat bagi masyarakat secara luas.