Edukasi Pola Hidup Sehat Men-Jamu Pada Kader Posyandu Melati Kelurahan Nangkaan Dengan Memanfaatkan Tanaman Obat

Penulis

  • Nicola Fathurozi Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31983/abdigi.v3i2.14569

Kata Kunci:

Edukasi, Ramuan Jamu, Tanaman Obat

Abstrak

ABSTRACT

Program Pemberdayan Badan Usaha Milik Desa(BUMDES) / Jaring Pengaman Desa Penanganan Covid-19 merupakan rangkaian program pengabdian kepada masyarakat pada masa pandemi covid-19. Kegiatan pengabdian kepada masayarakat dengan berfokus pada edukasi pola hidup sehat men-jamu dengan memanfaatkan tanaman obat dirasa sangat perlu dan penting, mengingat tanaman obat memiliki banyak khasiat yang baik untuk dikonsumsi dimasa pandemi covid 19 dan sebagai alternatif untuk menggantikan obat. Ramuan Jamu berbasis tanaman jahe, kunyit, serai, temulawak dan kayumanis ini dipercaya untuk dapat meningkatkan imunitas tubuh manusia, termasuk pencegahanvirus Corona. Tujuan dari program ini ialah untuk memberi pemahaman kompleks tentang perlunya pemanfatan tanaman obat untuk dijadikan ramuan jamu dan dikonsumsi pada masa pandemi ini serta masyarkat juga dapat mengonsumsi ramuan jamu setiap hari karena pembuatannya relatif mudah dan tidak memerlukan banyak biaya. Penerapan edukasi ini dilakukan dengan cara berdiskusi bersama simpul-simpul masyarakat dan para kader posyandu Melati agar memudahkan proses penyadaran kolektif dalam ligkup masyarakatluas. Lokasi yang menjadi sasaran dalam menjalankan program ini berada di RW 001 Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur.

Referensi

[1] Mulyani Hesti ,dkk. 2016. TUMBUHAN HERBAL SEBAGAI JAMU PENGOBATAN TRADISIONAL TERHADAP PENYAKIT DALAM SERAT PRIMBON JAMPI JAWI JILID I. Jurnal Penelitian Humaniora, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta.

[2] Samsudi, M. 2016. Manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA). https://kubutambahan.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/manfaat-tanaman- obat-keluarga-toga-2 (diakses pada 7 September 2021).

[3]Sari, R. & Isadiartuti, D., 2006, Studi Efektivitas Sediaan Ekstrak Daun Serai, Majalah Farmasi Indonesia, 17(4),163-169.

Diterbitkan

2025-10-18

Terbitan

Bagian

Articles