Medical Terminology Conformity and ICD-10 Coding Accuracy for Circulatory Diagnoses at Dr. Soekardjo Hospital, Tasikmalaya
Keywords:
ICD-10; coding accuracy; medical terminology; circulatory system; medical recordAbstract
Accurate diagnosis coding supports reliable health information. This study examined the association between medical terminology conformity and ICD-10 coding accuracy for circulatory system diagnoses at Dr. Soekardjo Regional General Hospital, Tasikmalaya. A quantitative study retrospectively reviewed 214 inpatient medical records from a population of 459 records for the first quarter of 2025. Data collection began on July 13, 2026. Terminology conformity and coding accuracy were assessed through document observation. Frequencies and percentages were calculated, and the association was examined using a two-sided Fisher’s exact test. Terminology was classified as conforming in 11 records (5.1%) and non-conforming in 203 (94.9%). Codes were accurate in 46 records (21.5%) and inaccurate in 168 (78.5%). Accurate codes occurred in 9 of 11 records with conforming terminology (81.8%), compared with 37 of 203 records with non-conforming terminology (18.2%). The association was statistically significant (p < 0.001). Medical terminology conformity was associated with coding accuracy in the assessed records. The findings support attention to standardized diagnostic documentation but do not establish a causal relationship.
References
1. Abduh, R. (2021). Kajian hukum rekam medis sebagai alat bukti malapraktik medis. Jurnal Ilmu Hukm, 6, 221.
2. Adawiyah, R., Budiyanti, N., Meilinda, S., & Ramdansyah, S. F. (2023). Tinjauan literatur perbedaan ICD-10 dan ICD-11. Intan Husada: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 11(02), 60–70.
3. Agustine, D. M., & Pratiwi, R. D. (2017). Hubungan ketepatan terminologi medis dengan keakuratan kode diagnosis rawat jalan oleh petugas kesehatan di Puskesmas Bambanglipuro Bantul. JKESVO (Jurnal Kesehatan Vokasional), 2(1).
4.Hatta, R. G. (2017). Manajemen informasi kesehatan di sarana pelayanan kesehatan (3rd ed.). Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press).
5. Hernawan, H., Puspita Ningsih, K., & Winarsih. (2017). Ketepatan kode diagnosis sistem sirkulasi di Klinik Jantung RSUD Wates. JKESVO (Jurnal Kesehatan Vokasional), 2(1), 148–152.
6. Indawati, L. (2017). Identifikasi unsur 5M dalam ketidaktepatan pemberian kode penyakit dan tindakan (systematic review). Jurnal INOHIM, 5(2), 59–64.
7. Kemenkes RI. (2020). Kemenkes RI Nomor 312 Tahun 2020 tentang Standar Profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan.
8. Kurnianingsih, W. (2020). Hubungan pengetahuan coder dengan keakuratan kode diagnosis pasien rawat jalan BPJS berdasarkan ICD 10 di Rumah Sakit
9. Nirmala Suri Sukoharjo. Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK), 3, 18–64.
10. Maimun, N., Natassa, J., Trisna, W. V., & Yeye, S. (2018). Pengaruh kompetensi coder terhadap keakuratan dan ketepatan pengkodean menggunakan ICD-10 di Rumah Sakit “X” Pekanbaru tahun 2016. Jurnal Kesmas, 1(1).
11. Mustajab, R. (2023, September 29). Kematian akibat penyakit jantung di Indonesia terus meningkat. DataIndonesia.id.
12 Pramono, A. E., Nuryati, N., Santoso, D. B., & Salim, M. F. (2021). Ketepatan kodifikasi klinis berdasarkan ICD-10 di puskesmas dan rumah sakit di Indonesia: Sebuah studi literatur. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 4(2), 98–106.
13. Prihantoro, A., Sugiarsi, S., & Mulyono, S. (2023). Hubungan pengetahuan dengan keterampilan coder dalam penentuan kode diagnosis di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM), 3(3), 1.
14. Saraswati, Y., & Sudra, R. I. (2015). Tinjauan penggunaan terminologi medis dalam penulisan diagnosis utama pada lembaran masuk dan keluar berdasarkan ICD-10 di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Jurnal Kesehatan, 14(1).
15.Sukawan, A., Suhenda, A., & Muhammad, F. (2023). Pelatihan klasifikasi kodefikasi penyakit serta masalah terkait berdasarkan ICD pada petugas di Puskesmas Urug. Indonesia Journal of Health Information Management Service (IJHIMS), 3(2).
16. Tarawan, V. M., Lesmana, R., Gunawan, H., & Gunadi, J. W. (2020). Gambaran pengetahuan pencegahan penyakit jantung koroner pada warga Dusun III Desa Mekarmanik Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 10–14.
17. Windari, A., & Kristijono, A. (2016). Analisis ketepatan koding yang dihasilkan koder di RSUD Ungaran. Jurnal Riset Kesehatan, 5(1), 35–39.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









