THE INFLUENCE OF HEALTH EDUCATION TOWARD THE LEVEL OF KNOWLEDGE AND MOTIVATION IN THE USE OF FAMILY PLANNING PROGRAMS WITH THE LONG-TERM METHOD OF CONTRACEPTION
DOI:
https://doi.org/10.31983/manr.v1i2.5290Keywords:
health education, knowledge, motivation, use long-term, contraceptionAbstract
Background: Family planning is an effort to regulate the birth of children, distance, and the ideal age for giving birth, regulating pregnancy, through promotion, protection, and assistance by reproductive rights to create a quality family. Efforts to health education about contraception can increase knowledge that can influence the attitudes and motivations that exist in someone to take action in choosing a contraceptive method. Purpose : The purpose of this study was to determine the effect of health education on the level of knowledge and motivation in the use of MKJP in women of childbearing age. Methods: This research was conducted in Wuwuharjo Village, Kajoran District, Magelang Regency. This study uses One Group Pretest and Postest correlation analysis with a crossectional approach and sampling using the Systematic Random Sampling method. The respondents used were 80 people. Data collection was done by questionnaire instruments and data were analyzed bivariate by testing Marginal Homogeneity and McNemar. Result: The results of the study show that there is an influence between health education on the level of knowledge and motivation in using MKJP in women of childbearing age. This can be seen from the significance value produced <0.1. Conclusion: The recommendation for further research is about the routine of health education by using media that are appropriate to the needs of educational routines that increase the knowledge and motivation of women of reproductive age couples in contraceptive use.References
Affandi, B. (2014) Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. 3rd edn. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirodiharjo.
Badan Pusat Statistik et al. (2015) ‘Situasi Keluarga Berencana di Indonesia’, Jurnal Populasi, pp. 102–114. doi: 2101018.
Baihaqi, A. H. B. (2016) ‘Pengaruh Pendidikan Kesehatan Peer Group Terhadap Motivasi ibu Menggunakan Kontrasepsi IUD di Dusun Tukharjo Purwoharjo Samigaluh Kulon Progo Yogyakarta’.
Dinas Kesehatan Jateng (2016)Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang (2017)Profil Kesehatan Kabupaten Magelang Tahun 2016.
Darmadi (2018)Manajemen Sumber Daya Manusia Kekepalasekolahan. Yogyakarta: Deepublish.
Gaol, E. L. (2017) ‘Pengaruh Faktor Predisposisi, Pendukung dan Pendorong Terhadap Pemanfaatan KB MKJP pada Wanita Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Hutapaung Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2017’.
Hartanto, H. (2013) Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Hardiningsih, Yuneta, A. E. N. and Yunita, F. A. (2017) ‘Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Alat Kontrasepsidi Wilayah Kerja Puskesmas Sangkrah Kota Surakarta’, Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, pp. 11–15.
Hasmiatin (2016) ‘Hubungan Dukungan Suami dan Budaya dengan Penggunaan Kontrasepsi Implant pada Pasangan Usia Subur’. Available at: http://fid311072-sitedi-skripsi-pdf.
Hidayat, A. A. (2012)Riset Keperawatan dan Penelitian Ilmiah Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.Irwanto (2008) Motivasi dan Pengukuran Perilaku. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Hidayatulloh, R. (2017) ‘Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu-Ibu tentang KB IUD di Dusun Plosorejo Desa Jagir Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi’.
Kaseuntung, C., Kundre, R. and Bataha, Y. (2015) ‘Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) dalam Pemilihan Kontrasepsi di Desa Kalama Darat Kecamatan Tamako Kepulauan Sangihe’, 3.
Kemennkes RI (2017)Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta.
Khairunnisa, I. (2018) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Minat Pasangan Usia Subur dalam Mengikuti Program KB di Desa Jaraksari Kabupaten Wonosobo’.
Lasut, V. M., Palandeng, H. and Bidjuni, H. (2013) ‘Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan PUS Tentang Alat Kontrasepsi Implan di Wilayah Kerja Puskesmas Nuangan Bolaang Mongondow Timur’.
Machfoedz, I. et al. (2009)Pendidikan Kesehatan Bagian dari Promosi Kesehatan. Yogyakarta: Fitramaya.
Manuaba, I. A. C., Manuaba, I. B. G. F. and Manuaba, I. B. G. (2010)Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB. 2nd edn. Jakarta: EGC.
Manurung, PM, D. (2012) ‘Analisis Faktor Yang Memengaruhi Akseptor Kb Dalam Memilih Alat Kontrasepsi Iud Di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Tahun 2012’, 3, pp. 1–9.
Marmi (2016) Buku Ajar Pelayanan KB. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mayasari, Ayu citra., Budiarti, Astrida., Enggar, A. (2017) ‘Pemilihan Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Akseptor KB ( di Rw 03 Kelurahan Kedung Cowek Surabaya )’, pp. 2013–2018.
Mubbarak, W. I. and Cahyatin, N. (2009)Ilmu Keperawatan Komunitas. Jakarta: Salemba Medika.
Notoatmodjo, S. (2010)Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2012)Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2014)Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurul Farahan M.S (2016) ‘Gambaran Tingkat Pengetahuan Penggunaan Alat Pontrasepsi pada Wanita Usia Subur dan Dukungan Petugas di Desa Bebandem Kabupaten Karangasem Bali’, E-Jurnal Medika, 5(4), pp. 1–12. doi: 10.1257/jep.5.2.25.
Rismawati, S. (2012) ‘Unmet Need : Tantangan Program Keluarga Berencana dalam Menghadapi Ledakan Penduduk Tahun 2030’.
Sardiman (2016) Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Septalia, R. and Puspitasari, N. (2016) ‘Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Kontrasepsi’, Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 5(2011), pp. 91–98.
Setiyaningrum, E. (2015) Pelayanan Keluarga Berencana dan
Kesehatan Reproduksi. Revisi. Jakarta: CV. Trans Info Media.
Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012 (2013). doi: 10.1111/j.1471-0528.2007.01580.x.
Susilawati, F. (2013) ‘Gambaran Minat Wanita Usia Subur dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Meureudu Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya’.
Sugiyono (2015) Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Trisnawati, L. et al. (2011) ‘Hubungan Antara Pengetahuan Tentang KB
MKJP dan Sikap Ibu Peserta Jampersal Pasca Persalinan dengan Penggunaan KB MKJP di Puskesmas Kartasura’, (3), pp. 1–15.
Ulle, A. J., Utami, N. W. and Susmini (2017) ‘Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang KB Terhadap Motivasi dalam Memilih Alat Kontrasepsi di Desa Bera Dolu Sumba Barat Nusa Tenggara Timur (NTT)’, 2, pp. 1–9.
Varney, H., Kriebs, J. M. and Gegor, C. L. (2009) Buku-Ajar Asuhan Kebidanan. 4th edn. Jakarta: EGC.
Wawan and Dewi (2010) Teori dan Pengukuran Penngetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


