Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Ibu Hamil Usia Reproduksi Sehat dengan Pemeriksaan Triple Elliminatiom Skrining (HIV, Sifilis, dan Hepatitis B)
Diterbitkan 2025-05-27
Kata Kunci
- Pengetahuan,
- Perilaku,
- Triple Elimination Screening,
- Ibu Hamil,
- Usia Reproduksi Sehat
Cara Mengutip
Hak Cipta (c) 2025 Jaringan Laboratorium Medis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstrak
Ibu hamil merupakan salah satu populasi yang berisiko tertular Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti HIV, Sifilis, dan Hepatitis B. Prevalensi penularan HIV/AIDS dari ibu ke anak adalah 20-50% dimana 5-10% terjadi selama masa kehamilan. Penularan Sifilis sebesar 69-80% dan penularan Hepatitis B adalah lebih dari 90% dengan potensi penularan saat masa kehamilan dan persalinan amat tinggi. Berdasarkan Permenkes RI peraturan No. 52 Tahun 2017 tentang Program Eliminasi Penularan Human Immunodeficiency Virus, Sifilis, dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak atau sering disebut “Triple Elimination†bertujuan untuk memutus penularan dari ibu ke anak dengan pemeriksaan laboratorium pada ibu hamil minimal satu kali selama kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku ibu hamil usia reproduksi sehat trimester I di Puskesmas Lebdosari. Secara umum metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan observasional analitik dan desain cross sectional yaitu peneliti datang dan menganalisa masalah langsung. Pengumpulan data dilakukan sekaligus dalam waktu tertentu. Populasi adalah pasien ibu hamil trimester I di Puskesmas Lebdosari, dengan jumlah sampel sebanyak 49 orang yang dipilih berdasarkan teknik Purposive Sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif lalu dilanjutkan uji bivariat dengan uji kendal tau karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji bivariat dengan uji Kendal Tau menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku karena nilai signifikansi p= 0,888 > 0,05 dengan nilai koefisien korelasi bernilai positif (0,19) yang berarti bahwa adanya hubungan positif antara pengetahuan dengan perilaku walaupun dengan hubungan yang lemah karena nilai kurang dari 1, sehingga apabila pengetahuan meningkat maka perilaku akan semakin baik. Disarankan ibu hamil disarankan selalu menjaga personal hygiene dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat agar mencegah terjadinya penyakit menular.
Referensi
- Costa de Macedo, V., Cabral de Lira, P. I. C., Germano de Frias, P., Delgado Romaguera, L. M., Caires Ferreira, S. de F., & Arraes de Alencar Ximenes, R. (2017). Risk factors for syphilis in women: case-control study. Revista de Sade Publica, 51, 1-12. http://www.rsp.fsp.usp.br/
- Denando, R. K., & Cahyati, W. H. (2022). Faktor Risiko Hepatitis B Pada Ibu Hamil Di Kota Semarang Tahun 2020-2021. 10(November), 656-665.
- Dinkes Jateng. (2018). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2017.
- Dinkes Kota Semarang. (2022). Profil Kesehatan 2022 Dinas Kesehatan Kota Semarang. Dinas Kesehatan Kota Semarang, 6(1), 16.
- Dinkes Kota Semarang. (2023). Jumlah Ibu Hamil, Kunjungan Pertama dan Kunjungan Standar Ibu Hamil. Dashboard Kesehatan Kota Semarang. http://119.2.50.170:9095/dashboardNew/
- Diniarti, F., Rohani, T., & Prasentya, W. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hepatitis B Pada Ibu Hamil. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 14(1), 197205. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v14i1.1971.
- Kahar, F. (2019). Analisis Hubungan Higiene Perorangan dengan Kejadian Kecacingan Siswa Siswi SDN Barombong Kota Makassar. UNM Environmental Journals, 2(1), 12. https://doi.org/10.26858/uej.v2i1.9159.
- Kahar, F., Dirawan, G. D., Samad, S., Qomariyah, N., & Purlinda, D. E. (2021). Relationship Analysis of Physical Environmental Health Conditions With the Event of Upper Respiratory Tract Infection (Uri) Maros District. Annals of the Romanian Society for Cell Biology, 25(4), 7735-7745. http://publicaciones.umh.es/scholarly-journals/relationship-analysis-physical-
- Kahar, F., Purlinda, D. E., & Setyowatiningsih, L. (2022). Profil Diabetes Mellitus Pada Penderita Tuberculosis. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 5, 1086-1095.
- Kahar, F., Widarti, & Wikandari, R. J. (2022). Respondent Characteristics and Student Health Knowledge About Covid-19. Journal for ReAttach Therapy and Developmental Diversities, 5(1), 28-40.
- Kemenkes. (2023a). Prilaku Beresiko Merupakan Penularan Hepatitis Lebih Dari 35 Ribu Bayi. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id/article/view/23051700003/risky-behavior-transmits-hepatitis-to-more-than-35-thousand-babies.html
- Kemenkes. (2023b). Tidak Periksakan Kehamilan, Apa Saja Bahayanya? Promkes.Kemkes.Go.Id. https://promkes.kemkes.go.id/tidak-periksakan-kehamilan-apa-saja-bahayanya-pk
- Kemenkes RI. (2015). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 97 Tahun 2014 Tentang Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan dan Masa Sesudah Melahirkan, Penyelenggaraan Pelayanan Kontrasepsi, serta Pelayanan Kesehatan Seksual. Artikel, [cited 2018 Jan 7]; 3-8.
- Kemenkes RI. (2017). Inilah Risiko Hamil di Usia Remaja. Sehatnengriku.Kemenkes. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20170930/5823163/inilah-risiko-hamil-usia-remaja/
- Kemenkes RI. (2019). Pedoman Program Pencegahan Penularan HIV, Sifilis & Hepatitis B dari Ibu ke Anak. In Kementrian Kesehatan Rebublik Indonesia (pp. 24-108). https://siha.kemkes.go.id/portal/files_upload/Cover__Isi_Buku_PPIA.pdf
- Kemenkes. (2023a). Prilaku Beresiko Merupakan Penularan Hepatitis Lebih Dari 35 Ribu Bayi. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id/article/view/23051700003/risky-behavior-transmits-hepatitis-to-more-than-35-thousand-babies.html
- Nabukenya, A. M., Nambuusi, A., & Matovu, J. K. B. (2020). Risk factors for HIV infection among married couples in Rakai, Uganda: A cross-sectional study. BMC Infectious Diseases, 20(1), 1-8. https://doi.org/10.1186/s12879-020-4924-0
- Notoatmodjo .(2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan Edisi Revisi, Rineka Cipta, Jakarta
- Notoatmodjo. (2010) .Promosi Kesehatan, Teori & Aplikasi Edisi Revisi, Rineka Cipta, Jakarta.
- Novitasari, P., Kahar, F., & Irnawati. (2022). Gambaran Kepositifan Basil Tahan Asam Pasien Diagnosis Klinis Tuberculosis Paru di Balai Kesehatan Masyarakat Semarang. Jurnal Laboratorium Medis, 4(2), 95-100. https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/JLM/
- Refti, W. G. (2018). Faktor Resiko yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) di Klinik Voluntary Counseling Test (VCT). Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(1), 47-60. https://doi.org/10.30604/jika.v3i1.81
- Santoso, E. B. (2021). Hubungan Paritas dengan Kejadian Kanker Serviks di Poli Kandungan RSUD Dr. M. Soewandhie. Gema Wiralodra, 12(2), 260-268.
- Sulistyorini, D., & Ratmawati, L. A. (2020). Umur Ibu dan Paritas Sebagai Faktor Resiko Kelahiran Prematur di Puskesmas Mandiraja 1 Kabupaten Banjarnegara. Desember, 6(02), 1-7.
- Savitrie, E. (2022). Gizi Seimbang Ibu Hamil. Yankes.Kemenkes. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/405/gizi-seimbang-ibu-hamil
- SIHA Kemkes. (2022). Perkembangan Hiv Aids Dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (Pims) Triwulan III 9Juni - September) Tahun 2022. Situasi Hiv Aids & Pims Triwulan III (Juni - September) Tahun 2022, 1-15.
- Susanti, N., Handoko, G., & Hidayati, T. (2023). Hubungan Perilaku Ibu Hamil Trimester 1 Tentang Skrining Triple Eliminasi Dengan Kepatuhan Pemeriksaan K1 Anc Di Puskesmas Lojejer. 129-135. http://jurnal.stikesalqodiri.ac.id/index.php/Jurnal_STIKESAlQodiri/article/view/295/259
- Simak fridolin valen. (2013). Hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan hidup sehat pasien tb paru di poliklinik paru rsup prof dr. R. D kandou manado. Ejurnal Keperawatan, 1, 6.
- Umniya, Anggraini, D. I., & Suharmanto. (2022). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Sifilis. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(November), 1377-1386. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP%0A
- Vebriyani, N., Putri, R., & Munawaroh, M. (2022). Hubungan Persepsi, Sumber Informasi Dan Perilaku Ibu Hamil Terhadap Pemeriksaan Tripel Eliminasi Di Pmb Neti Vebriyani Tahun 2022. Journal of Midwifery Science and Women’s Health, 2(2), 52-59. https://doi.org/10.36082/jmswh.v2i2.542
- Warliana, & Solihah, E. (2023). Pemanfaatan Pelayanan Triple Eliminasi dalam Deteksi Dini Risiko Infeksi HIV, Sifilis, dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak. 15(1), 144-153.
- WHO. (2021). Global progress report on HIV, viral hepatitis and sexually transmitted infections, 2021. In Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical. https://www.who.int/publications/i/item/9789240027077
- WHO. (2022). HIV - Number of Pregnant Women Living with HIV Who Received Antiretrovirals for Preventing Mother-to-Child Transmission. The Global Health Observatory. https://www.who.int/data/gho/data/indicators/indicator-details/GHO/number-of-pregnant-women-living-with-hiv-who-received-antiretrovirals-for-preventing-mother-to-child-transmission
- Zulaikhah, S. T., Sulastri, N., Nurkhikmah, E., & Lestari, N. D. (2019). Hubungan Pengetahuan , Perilaku dan an Lingkungan Rumah dengan Kejadian Transmisi Tuberkulosis Paru di i Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Semarang. 18(August 2016), 81-88.

