RELATIONSHIP BETWEEN FLUORINE CONTENT OF DRINKING WATER AND DENTAL CARIES IN COASTAL COMMUNITIES OF TELAGA BIRU VILLAGE, SOROPIA DISTRICT

Authors

  • nuraisya nuraisya Politeknik bina husada kendari
  • Nia Afdilla Politeknik Bina Husada Kendari
  • Nurul Ainul Politeknik bina husada kendari

Keywords:

Fluoride, Caries, drinking water.

Abstract

latarbelakang: flour merupakan unsur kimia yang paling mempengaruhi presentase karie gigi. flour bekerja untuk menghentikan metabolisme bakteri plak,  yang memiliki kemampuan untuk memfermentasikan karbohidrat melalui konservasi hidroksiapatid pada email menjadi flourapatit. Flour apatit menghasilkan email yang tahan terhadap pelatutan asam, yang menghambat demineralisasi dan mendorong remineralisasi yang merangsang perbaikan dan penghentian karies. Karies gigi merupakan penyakit pada jaringan karies gigi yaitu email, dentin dan cement yang disebabkan oleh aktivitas karbohidtar yang dapat beragi. Karies gigi merupakan infeksi rongga mulut yang paling banyak ditemukan pada anak usia dini hingga usia lanjut. Tujuan penelitian : ini adalah uneuk mengetahui hubungan kandungan kadar fluor air minum dengan karies gigi pada masyarakat pesisir di desa telaga biru kecamatan soropia. Jenis penelitian Obsevasional Analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah 79 orang yang termasuk kriteria insklusif dengan teknik pengambilan sampel adalah teknik porposiv sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kadar flour air minum dengan karies gigi pada masyarakat pesisir di desa telaga biru kecamatan soropia. Kesimpulan kadar fluor air minum masyarakat pesisir desa telaga biri kecamatan soropia termasuk dengan kriteria rendah dengan jumlah 52 orang (66%) dan karies gigi gigi masyarakat pesisir desa telaga biri kecamatan soropia termasuk dengan kriteria sangat tinggi dengan jumlah 32 orang( 41%).

References

Ahmad, I., & Annisa. (2018). Mekanisme fluor sebagai kontrol karies pada gigi anak. Journal Of Indonesian Dental Associa tion, 1(1), 63–69. https: //docp layer .inf o/124162292-Mekanisme-fluor-sebagai-k ontrol-karies-pada-gigi-anak. Html

Atmadjati, N. W., Mahirawatie, I. C., Purwaningsih, E., & Isnanto. (2023). Hubungan Peranan Orangtua tentang Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Karies Gigi Anak Tunagrahita. Indonesian Journal of Health and Medical, 3(1), 53–62.

Dye BA. The Global Burden of Oral Disease: Research and Public Health Significance. Journal of Dental Research. 2017;96(4): 361–363.

Erawati, S., Gideon Lase, A., Maria, A., Agung, S., Steven, H., Setiawan, Y., Kedokteran, F., Gigi, K., Ilmu Kesehatan, dan, Artikel Abstrak, I., & Author, C. (2021). Prima Journal of Oral and Dental Sciences Hubungan karies gigi dengan konsumsi air minum galon, air sumur dan air minum isi ulang. Prima Journal of Oral and Dental Sciences, 4(1), 19–22.

Iswanto, L., Posangi, J., & Mintjelungan, C. N. (2016). Profil status karies pada anak usia13-15 tahun dan kadar fluor air sumur di daerah pesisir pantai dan daerah pegunu ngan. E-GIGI, 4(2). https://d oi.org/10 .35790/eg. 4.2.2016. 13649

Ihsanti, F., Widodo, W., & Hatta, I. (2018). Perbandingan Indeks Karies DMF-T berdasarkan Jumlah Kandungan Fluor Air Gunung di Kabupaten Balangan dengan Air Sungai di Banjarmasin. Dentin, 2(1).

Luh, N., Rare, M., Sawitri, A., Kd, N., Rena, F., Putu, D., & Kurniati, Y. (2022). indeks Karies masyarakat Desa Bugbug. 6(November 2021), 6–11. https://do i.org/1 0.3746 6/bdj. v6i1.156

Mariati, N. W. (2013). Hubungan Dental Fluorosis Dengan Kandungan Fluor Pada Air Sumur Di Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Biomedik (Jbm), 2(1), 33–37. https: //doi. org/10.35790/jbm.2.1.2010.840

Purba, A. F. H., Sumiati, S., Zahara, A., & Saputri, W. (2022). Promosi Kesehatan Menggunakan Media Elektronik (Video & Slide) Guna Meningkatkan Pengetahuan dan Memperbaiki Perilaku Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa Kelas 6 MIN 12 Medan Tembung Tahun 2022. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(1), 75–80.htt https://doi.org/10.3 4012/primajods.v4i1.2429

Hanifah, H. N., Hendrayanti, H., & Ratnasari, S. (n.d.). ANALISIS KANDUNGAN ION FLUORIDA PADA SAMPEL AIR MINUM DALAM KEMASAN SECARA SPEKTROF OTOMETRI UV-VIS.

Ihsanti Fitria, & Hatta Isnur. (2018). Perband ingan Indeks Karies Dmf-T Berdasarkan Jumlah Kandungan Fluor Air Gunung Di Kabupaten Balangan Dengan Air Sungai Di Banjarmasin. Dentin Jurnal Kedoktera n Gigi, II(1), 45–50.

Rusdiana, P. Dewi, Y. Safitri, (2019). Gambar an Kadar Fluorida Dalam air minum dan Skor Dmf-T Anak 12 Tahundi Sungai Pedado Palembang. Jurnal Riset Keseha tan DMF-T ANAK 12 TAHUN DI SUN GAI 8 1 68-75

Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian dan. Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. 2018.

World Health Organization. Oral Health. Diakses pada 30 Maret 2021. (https://w ww.who.int/news room/fact-sheets/detail /oral-health).

Seksi, D. I., Dan, P. P., Penyakit, P., Dan, M., Jiwa, K., & Pencegahan, B. (2020). GAMBARAN PELAKSANAAN PROGAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT KARIES GIGI DI KOTA SURABAYA TAHUN 2019.

Published

2025-10-31

How to Cite

nuraisya, nuraisya, Afdilla, N., & Ainul, N. (2025). RELATIONSHIP BETWEEN FLUORINE CONTENT OF DRINKING WATER AND DENTAL CARIES IN COASTAL COMMUNITIES OF TELAGA BIRU VILLAGE, SOROPIA DISTRICT. Journal of Applied Health Management and Technology, 7(2), 78–85. Retrieved from https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/JAHMT/article/view/12970