DETEKSI DINI GANGGUAN FUNGSI GINJAL PADA PENDERITA HIPERTENSI WARGA MASYARAKAT DESA BRINGIN

Widodo Widodo, Surati Surati, Djoko Priyatno, Kuntjoro Adipurjanto, Febry Risdhiyatama F, Nugroho Aji Santoso

Abstract


Pengabdian masyarakat (pengabmas) merupakan salah satu dari kegiatan tridarma perguruan tinggi yang dilaksanakan Poltekkes Kemenkes Semarang untuk meningkatkan peran serta poltekkes dalam mewujudkan masyarakat yang sadar akan kesehatan sekaligus mengaplikasikan pengetahuan untuk diterapkan dalam masyarakat sehingga masyarakat lebih memahami pentinggnya kesehatan, kegiatan pengabmas dilakukan di Desa Gentan Dusun Turko Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang pada tanggal 18 Oktober 2018 dengan jumlah peserta pengabmas sebanyak 56 orang yang merupakan daerah binaan Poltekkes Kemenkes Semarang, dengan pemeriksaan faal ginjal, glukosa darah, protein urin dan glukosa urin, hasil pemeriksaan dari 56 peserta untuk asam urat normal semua, gula darah 98,2% normal dan 1,8% tidak normal. Fungsi ginjal dari semua peserta pengabmas dalam keadaan baik, program posyandu lansia memberikan manfaat bagi peserta pengabmas.


Keywords


hipertensi ; lansia ; gangguan fungsi ginjal

Full Text:

PDF

References


American Diabetes Association. (2014). Diagnosis and classification of diabetes mellitus. Diabetes care, 37(Supplement 1), S81-S90.

Anderson, P. S. (1995). Patofisiologi konsep klinis proses-proses penyakit. Alih Bahasa Peter Anugerah. Jakarta: CV. EGC Penerbit Buku Kedokteran.

Chobanian, A. V., Bakris, G. L., Black, H. R., Cushman, W. C., Green, L. A., Izzo Jr, J. L., ... & Roccella, E. J. (2003). The seventh report of the joint national committee on prevention, detection, evaluation, and treatment of high blood pressure: the JNC 7 report. Jama, 289(19), 2560-2571.

Kementrian Kesehatan, R. I. (2016). Situasi Lanjut Usia (Lansia) di Indonesia: 29 Mei–Hari Lanjut Usia Nasional. InfoDATIN Pusat Data dan Indormasi Kementrian Kesehattan RI. ISSN, 2442-7659.

Lekston, A., Kurek, A., & Tynior, B. (2009). Impaired renal function in acute myocardial infarction. Cardiology journal, 16(5), 400-406.

Martin, J. (2008). Hypertension guidelines: revisiting the JNC 7 recommendations. The Journal of Lancaster General Hospital, 3(3).

Povey, R. (2002). Memantau Kadar Kolesterol Anda. Jakarta. Penerbit Arcan. Cetakan I.

Wahyuningsih, W., & Astuti, E. (2013). Faktor Yang Mempengaruhi Hipertensi pada Usia Lanjut. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 1(3), 71-75.

Wilson, L. M. (1995). Keseimbangan Cairan dan Elektrolit serta Penilaiannya. Patofisiologi Konsep Klinis Proses-proses Penyakit, Edisi ke-4, Penerbit Buku, 283-301.

World Health Organization. (1999). Definition, diagnosis and classification of diabetes mellitus and its complications: report of a WHO consultation. Part 1, Diagnosis and classification of diabetes mellitus.

World Health Organization.2001. Pengendalian Hipertensi. Bandung IT




DOI: https://doi.org/10.31983/link.v15i2.5109

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077), dipublikasikan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang, Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah 50268, Indonesia; Telp./Fax: (024)7460274

Public Services : 

 E-mail:

View statistics

Creative Commons License LINK is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License