TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PEDAGANG MAKANAN JAJANAN PASAR TERHADAP PENGGUNAAN PEWARNA YANG DILARANG DI PASAR-PASAR KOTA SEMARANG

Rila Dini Ayu Larasati, Yuwono Setiadi, Dyah Nur Subandriani, Arintina Rahayuni, Ana Yuliah Rahmawati

Abstract


Background   : The use of banned dyes In making foodin general to give a striking color to food so that it can attract consumers to buy, but the trader was not aware of the dangers of using banned dyes.This is because the level of knowledge and attitudes of food traders are less related to the use offood coloring agents.

 

Objective : Knowing the relationship between the level of knowledge and the attitude of market food vendors to the use of dyes that are prohibited in the Semarang city market.

 

Method : This research is a descriptive analytic study with cross sectional design. Sampling uses cluster techniques to 8 market samples.The collected data are knowledge and attitude data with questionnaire and interview measurement tools.Data on the use of dyesusing the phenylhydrazine method.

 

Results : Traders have knowledge in good categories (87,5%)while traders have the same attitude comparison between those who support and not support (50%)and the results of laboratory tests conducted by the university on August 17 showed negative results on the use of banned dyes but there were 2 markets using dyes that were not prohibited, namelyEritrosin.

 

Conclusion   : All traders do not use dyes that are banned in cenil and putu mayang


Keywords


Knowledge, attitude, use of dyes are prohibited

Full Text:

PDF

References


BPOM. Keamanan Pangan. Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan, Deputi Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya : Jakarta, 2003

Aritonang, I. Penyelenggaraan Makanan. Leutika dengan Cebios dan Jurusan Gizi Poltekkes Yogyakarta : Yogyakarta, 2012.

Lutfi Eliazer, S. Bahruddin, M. Aziz, A. Pembuatan Buku Makanan Tradisional Surabaya Sebagai Upaya Pelestarian Produk Lokal. Jurnal Desain Komunikasi Visual, 2013. Vol 1 (1).

Praja, Deni Indra. Zat Aditif Makanan Manfaat dan Bahayanya. Garudhawaca : Yogyakarta, 2015.

Sugiyatmi, S. Analisis Faktor-Faktor Risiko Pencemaran Bahan Toksik Boraks dan Pewarna pada Makanan Jajanan Tradisional yang Dijual di Pasar-Pasar Kota Semarang Tahun 2006. Skripsi. Semarang : Program Studi Magister Kesehatan Lingkungan, Program Pasca Sarjana, Universitas Diponegoro, 2006.

Pramastuty, Lailya. Raharjo, Mursid. Hanani, Yusniar. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberadaan Zat Pewarna Dan Pengawet Terlarang Pada Makanan Jajanan Di Pasar-Pasar Tradisional Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2017. Vol 5 (1).

Notoatmodjo, Soekidjo. Metode Penelitian Kesehatan. PT Rineka Ciptaa : Jakarta, 2010. Hal 123

Ariawan, Iwan. Besar Dan Metode Sampel Pada Penelitian Kesehatan. Jurusan Biostatistik dan Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia : Depok, 1998.

ANS (2009). Rumus-Rumus Pengambilan Sampel Penelitian. Available at: https://tesisdisertasi.blogspot.co.id/2009/12/rumus-rumus-pengambilan-sampel.html?m=1 (Accessed: 30 March 2018).

Notoatmodjo, Soekidjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. PT Rineka Cipta: Jakarta, 2010. Hal 120-121.

Fajar, Ibnu. et al. Statistika uji Praktisi Kesehatan. Graha Ilmu : Yogyakarta, 2009.

Ugik. Semua Tentang Psikologi. Available at: http://allabout-psikologi.blogspot.com/2009/11/dewasa-madya.html (Accessed: 6 Aug 2018).

Hidayah R, Asterina, Afriadi. Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Pengetahuan Penjual Es Campur Tentang Zat Pewarna Berbahaya Dengan Kandungan Rhodamin B Dalam Buah Kolang Kaling Di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 2017. Vol 2 (6).

Ilmu Kedokteran. Karya Tulis Ilmiah. Available at: https://karyatulisilmiah.com/pengertian-jenis-kelamin/ (Accessed: 6 Aug 2018).

Ifada I. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Masyarakat Mengenai Pelayanan Kesehatan Mata. Availabe at: http://eprints.undip.ac.id/23397/1/Ingga_I.pdf (Accessed: 6 Aug 2018).

Notoatmodjo, Soekidjo. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. PT Rineka Cipta : Jakarta, 2003.

Permenkes RI. Permenkes No.033 Tahun 2012 Tentang Bahan Tambahan Pangan. Menteri Kesehaan Republik Indonesia : Jakarta, 2012.

Kepala BPOM RI. Peraturan Kepala Badan Pengawasan Obat Dan Makanan RI Nomor 37 Tahun 2013 Tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pewarna. BPOM RI : Jakarta 2013.

Arisman. Keracunan Makanan. EGC : Jakarta, 2009.

Alifah, R. . (2012) Efek Samping Bahan Kimia Pewarna. Available at: http://alifah-dreams.blogspot.com/2012/06/efek-samping-bahan-kimia-pewarna.html (Accessed: 29 June 2018

)




DOI: http://dx.doi.org/10.31983/jrg.v6i2.4295

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Abstracted/Indexed by :

              

 Lisensi Creative Commons

Jurnal Riset Gizi oleh http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jrg disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

View My Stats