PELATIHAN APLIKASI eHDW BAGI KADER DALAM PROGRAM KONVERGENSI PERCEPATAN DAN PENCEGAHAN STUNTING

Authors

  • Khobibah Khobibah Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Tri Nurhidayati Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Mimi Ruspita Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Titik Sapartinah Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Wahyu Hidayat Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Amin Fathoni Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kendal

DOI:

https://doi.org/10.31983/link.v18i2.9051

Keywords:

konvergensi, stunting, kader pembangunan manusia, aplikasi eHWD

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan double burden atau masalah gizi ganda, yang ditandai dengan tingginya prevalensi stunting dan kasus anemia pada ibu hamil. Riskesdas tahun 2018 menunjukkan prevalensi balita stunting di Indonesia sebesar 30,8%, dan termasuk pada kategori masalah stunting yang tinggi. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak-anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi. Kader Pembangunan Manusia (KPM) adalah kader terpilih yang mempunyai kepedulian dalam pembangunan manusia di desa, terutama monitoring dan fasilitasi konvergensi penanganan stunting dengan salah satu tugas yaitu memfasilitasi pengukuran Panjang/tinggi badan balita sebagai deteksi stunting. Aplikasi e_HDW ditujukan untuk membantu KPM dalam melakukan pengkajian data sebagai upaya deteksi dini risiko stunting di desa sehingga dapat segera dilakukan identifikasi dan tindakan pencegahan terhadap dampak stunting baik jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan pengabdian masyarakat ini agar KPM mampu menggunakan aplikasi eHDW untuk deteksi dini stunting di desa.  Metode yang digunakan adalah memberikan pelatihan penggunaan aplikasi eHDW. Evaluasi kegiatan pelatihan ini adalah peserta latih mampu melakukan pengisian data stunting desa melalui aplikasi eHDW.

Author Biographies

Khobibah Khobibah, Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang

Saya adalah seorang pengajar di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang dalam bidang kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi dan KB serta promosi kesehatan.

Tri Nurhidayati, Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang

Pengajar di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang dengan bidang ilmu kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, KB dan promosi kesehatan

Mimi Ruspita, Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang

Pengajar di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang dengan bidang ilmu kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, KB dan promosi kesehatan

Titik Sapartinah, Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang

Pengajar di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang dengan bidang ilmu kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, KB dan promosi kesehatan

Wahyu Hidayat, Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang

Pengajar di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang dengan bidang ilmu kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, KB dan promosi kesehatan

Amin Fathoni, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kendal

Bekerja sebagai kepala dinas pemberdayaan masyarakat desa kabupaten kendal

References

Afifa, I. (2019). Kinerja Kader dalam Pencegahan Stunting : Peran Lama Kerja sebagai Kader, Pengetahuan dan Motivasi. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(4), 336–341. https://doi.org/https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2019.030.04.19

Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal. (2020). Data Posyandu Kabupaten Kendal. http://data.kendalkab.go.id/dataset/e01f55cf-177a-4e3b-af86-cfc3ccdf0fd1/resource/54d9b995-aade-45b4-b67c-6b30dc75f69e/download/posyandu-dan-posbindu-ptm.xlsx

Himawaty, A. (2020). Pemberdayaan Kader dan Ibu Baduta untuk Mencegah Stunting di Desa Pilangsari Kabupaten Bojonegoro. Journal Ikesma, 16(2), 77–86.

Kementerian Desa. (2018). Buku Saku Kader Pembangunan Manusia (KPM) Memastikan Konvergensi Penanganan Stunting Desa. Kementerian Desa Penanganan daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Kementerian Desa RI. (2018). eHDW : Aplikasi Mencegah Stunting di Desa. Kementerian Desa Penanganan daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Kementerian Kesehatan RI. (2011). Pedoman Umum Pengelola Posyandu. Kementerian Kesehatan RI.

Mediani, H. S., Nurhidayah, I., & Lukman, Ma. (2020). Pemberdayaan Kader Kesehatan tentang Pencegahan Stunting pada Balita. Media Karya Kesehatan, 3(1).

Megawati, G., & Wiramihardja, S. (2019). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Mendeteksi dan Mencegah Stunting di Desa Cipacing Jatinangor. Dharmakarya Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 8(3), 154–159.

Mpembeni, R. N., Bhatnagar, A., LeFevre, A., Chitama, D., Urassa, david P., Kilewo, C., Mdee, R. M., Semu, H., Winch, P. J., Killewo, J., Baqui, A. H., & George, A. (2015). Motivation and Satisfaction among Community Health Workers in Morogoro Region, tanzania : Nuanced needs and varied Ambitions. Human Resources for Health, 13(44). https://doi.org/10.1186/s12960-015-0035-1

Muzakkir, M. (2013). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Kader Posyandu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kaledupa Kabupaten Wakatobi Propinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 2(2), 136–142.

Ni’mah, K., & Nadhiroh, S. . (2015). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada balita. Media Gizi Indonesia, 10(1).

Noordiati. (2020). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Melalui Pelatihan Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kereng bangkirai Kecamatan Sebangau Palangka Raya. PengabdianMu, 5(4), 328–335. https://doi.org/https://doi.org/10.33084/pengabdianmu/v5i4.1345

Olagoke, A., & Chikoko, G. (2016). Factors Influencing Motivation and Job Satisfaction among Supervisors of Community Health Workers In Marginalized Communities in South Africa. Human Resources for Health, 14(54).

Pusat Promosi Kesehatan. (2012). Ayo ke Posyandu Setiap Bulan. Kementerian Kesehatan RI.

Rohmayanti, Ludin, A. F., Utama, M. raditya P., Aminuha, R., & Pradana, A. bagus. (2022). Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Tembelang Candimulyo Magelang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 347–358.

Rosmalina, Y., Luciasari, E., Aditianti, & Ernawati, F. (2018). Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Batita Stunting : Systematic Review. Journal of The Indonesia Nutrition Association, 41(1), 1–14.

Satiti, I. A. D., & Amalia, W. (2020). Optimalisasi Peran Kader dalam Program Generasi Bebas Stunting di Desa Bendosari Kecamatan Pujon. Jurnal Akses Pengabdian Indonesia, 5(1), 48–51.

Subagyo, W., Mukhadiono, & Wahyuningsih, D. (2015). Peran Kader dalam Memotivasi Ibu Balita Berkunjung ke Posyandu. The Soedirma Journal of Nursing, 10(3), 158–166.

TNP2K. (2017). 100 Kabupaten/Kota Prioritas untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting).

Yogi, Y., Eddisyah, P. P., & Sutejo, S. (2018). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu melalui Pelatihan Penentuan Status Gizi Balita Berbasis Android. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(1), 50–55.

Downloads

Published

2022-11-30

How to Cite

Khobibah, K., Nurhidayati, T., Ruspita, M., Sapartinah, T., Hidayat, W., & Fathoni, A. (2022). PELATIHAN APLIKASI eHDW BAGI KADER DALAM PROGRAM KONVERGENSI PERCEPATAN DAN PENCEGAHAN STUNTING. LINK, 18(2), 119–125. https://doi.org/10.31983/link.v18i2.9051