STUDI DESKRIPTIF KADAR DEBU PADA BAGIAN PRODUKSI PT. RAJA BESI SEMARANG TAHUN 2015

Authors

  • Nosa Bagas Isdianto Prodi D4 Kesling {urwokerto
  • Susiyanti Susiyanti Prodi D3 Kesling {urwokerto
  • Teguh Widiyanto Prodi D3 Kesling {urwokerto

DOI:

https://doi.org/10.31983/keslingmas.v35i1.3083

Keywords:

Debu, Besi, Kesehatan Lingkungan

Abstract

Abstrak
 Bahan, alat, produksi dan lingkungan kerja berpotensi menimbulkan bahaya bagi kesehatan dan
keselamatan  kerja. Parameter kadar debu, suhu, kelembaban, kecepatan dan arah angin merupakan hal yang harus diperhatikan bagi pekerja dan lingkungan kerja untuk mengetahui kualitas lingkungan kerja, sumber bahaya, pengendalian resiko dan meminimalisir kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar debu di 13 ruang produksi PT. Raja Besi Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan crossectional. Hasil pengukuran rata-rata kadar debu 10µm 9,979 mg/m3. , 2,5µm 9,17 mg/m dan debu total 9,864 mg/m3
. Rata-rata pengukuran suhu 29,76 0C, kelembaban 65,07%, kecepatan angin 0,61m/s, arah angin menunjukkan ke arah Timur Laut dan penilaian kondisi sanitasi didapatkan hasil 85,36%. Peneliti menyimpulkan kadar debu dengan ukuran partikel 1µm melebihi standar, 2,5µm, 10µm, dan debu total memenuhi setandar Kepmenkes NO.1405/Menkes/SK/XI/2002 untuk kandungan debu maksimal di dalam ruangan, selama pengukuran 8 jam adalah 10 mg/m3.
Suhu memenuhi setandar (18-30 0
C), kelembaban memenuhi setandar (6596%), kecepatan angin melebihi setandar (0,15-0,25 m/s) arah angin menunjukkan ke arah Timur Laut dan kondisi Sanitasi yang sangat baik. Saran yang diberikan kepada peneliti lain adalah selain mengukur kadar debu juga mengukur kapasitas paru pada pekerja.  
3.
, 1µm 11,024 mg/m
3

Author Biographies

Nosa Bagas Isdianto, Prodi D4 Kesling {urwokerto

Prodi D4 Kesling {urwokerto

Susiyanti Susiyanti, Prodi D3 Kesling {urwokerto

Dosen Prodi D3 Kesling {urwokerto

Teguh Widiyanto, Prodi D3 Kesling {urwokerto

Dosen Prodi D3 Kesling {urwokerto

References

Aditama 2002. Penyakit Paru Akibat Kerja. Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan. Jakarta: Yayasan Penerbit Ikatan Dokter Indonesia http: //www.fkm.undip.ac.id
Andan T Dinata, 2011 Tentang Proses Pengolahan
Besi. http//www.byantech.com Azizah Rosmawati. 2013.Studi Deskriptif Kualitas
Udara di Tempat Pembakaran Batu Kapur di Desa Karangdawa Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal
Azrul Azwar, 1986, Pengantar Ilmu Kesehatan
Lingkungan, Jakarta: Mutiara Sumber Widya Cahyono Tri. 2014.Pedoman Penulisan Proposal dan
Karya Tulis Ilmiah, Purwokerto: JKL Kemenkes Purwokwerto
Daryanto, 1995, Masalah Pencemaran Udara Depkes RI No 1999 h 5-7 tentang Pedoman Instalasi
Gas Medis Rumah Sakit Fardiaz, Srikandi. 2003. Polusi Air Dan
Udara.Yogyakarta Jenie, B.S.L., 1989, Sanitasi dalam Industri Pangan,
PAU Pangan dan Gizi IPB Bogor. KEPMENKES No. 1405/MENKES/SK/XI/2002

tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan Industri.
Mangku Sitepoe, 1997, Usaha Mencegah Pencemaran Udara.
Mukono, HJ., 2008, Pencemaran Udara dan
Pengaruhnya terhadap Gangguan Saluran Pernafasan, Surabaya.
Mulia, Ricky M., 2005, Kesehatan Lingkungan,
Yogyakarta : Penerbit Graha Ilmu. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 41
tahun 1999, Baku Mutu Udara Ambien Nasional, http://www.ppri.co.id.
Permenaker No. 13/MEN/X/2011 tentang Nilai
Ambang Batas Faktor Fisik dan Kimia di Tempat Kerja.
PP No. 41 tahun 1999 Pengendalian Pencemaran
Udara. Riyadi, Slamet, et.al., 1982, tentang Pencemaran
Udara. Sastrawijaya Tresna, 1991, tentang Pencemaran
Lingkungan Santjaka Aris, 2008, tentang Statistik untuk
Penelitian Kesehatan. Soedirman, 1975, Kriteria Pencemaran Udara dan
Air/ Kesehatan Masyarakat Depkes RI No. 13/ tahun IV, Jakarta
Syukri, S., 1999, Kimia Dasar 3, ITB Bandung. Suparlan, 1981, Pedoman Pengawasan Hygiene
Sanitasi Tempat-tempat Umum, Surabaya : Percetakan Dua Tujuh.
Suryana Yayan, 2004, tentang Mudah dan Aktif
Belajar Kimia. UU No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. UU No. 5 tahun 1984 tentang Perindustrian. Wardhana Arya Wisnu, 2004, tentang Dampak
Pencemaran Lingkungan. Yanuar Tri Wibowo, 2010, Studi tentang Kadar
Debu pada Pabrik Kayu UD. Hasil Rawmill di Kawasan Industri Kelurahan Lomanis Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap.

Downloads

Published

2016-03-31

How to Cite

Isdianto, N. B., Susiyanti, S., & Widiyanto, T. (2016). STUDI DESKRIPTIF KADAR DEBU PADA BAGIAN PRODUKSI PT. RAJA BESI SEMARANG TAHUN 2015. Buletin Keslingmas, 35(1), 25–27. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v35i1.3083