HUBUNGAN PENGGUNAAN JAMBAN DAN AIR BERSIH DENGAN KEJADIAN DIARE DI DESA TUMIYANG KECAMATAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2016

Authors

  • Laela Mardiyatun Prodi D4 Kesling Purwokerto
  • Budi Utomo Prodi D4 Kesling Purwokerto
  • Nur Hilal Prodi D4 Kesling Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.31983/keslingmas.v36i1.2961

Keywords:

Kejadian diare, pengggunaan jamban, dan air bersih.

Abstract

Menurut (WHO 2007), diare merupakan penyebab kematian sebanyak 4% dari semua kematian dan 5%
dari angka kesakitan diseluruh dunia, sekitar 2,2 juta orang di dunia meninggal disebabkan karena diare. Di Asia Tenggara angka kematian akibat diare sebanyak 8,5% dan di Afrika diare mencapai 7,7% dari seluruh kematian. Kasus diare di Kecamatan Kebasen merupakan jenis penyakit menular tertinggi dibanding penyakit menular lain. Kecamatan Kebasen terdiri dari 12 desa, Desa Tumiyang secara proporsional merupakan desa dengan angka diare tertinggi. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan penggunaan jamban dan air bersih dengan kejadian diare di Desa Tumiyang Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas tahun 2016. Desain penelitian menggunakan bentuk survey yang bersifat observasional dengan metode pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang ada di Desa Tumiyang sebanyak 363 keluarga. Sampel diambil dengan cara random, diambil 25 % dari total populasi yaitu 91 keluarga. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian adalah responden yang menggunakan jamban 58%, menggunakan air bersih 60%, dan angka kejadian diare 48%. Simpulannya terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai p=0.005, terdapat  hubungan antara penggunaan jamban responden dengan kejadian diare. Namun hubungan penggunaan air bersih dengan kejadian diare nilai p= 0.762 berarti tidak terdapat hubungan yang bermakna. Disarankan masyarakat menggunakan jamban dan air bersih, meningkatkan penyuluhan penggunaan jamban dan air bersih untuk menghindari kejadian diare, dan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan penggunaan jamban dan air bersih.

Author Biographies

Laela Mardiyatun, Prodi D4 Kesling Purwokerto

Alumni 2016

Budi Utomo, Prodi D4 Kesling Purwokerto

Dosen Prodi D4 Kesling Purwokerto

Nur Hilal, Prodi D4 Kesling Purwokerto

Dosen Prodi D4 Kesling Purwokerto

References

Pamungkas, R.N, 2010, Pemanfaatan Lengkuas

(Langkuas galanga) Sebagai Bahan Pengawet Pengganti Formalin, Malang : Universitas Negeri Malang.

Parwata OA, 2008, Isolasi dan Uji Aktifitas Anti

bakteri Minyak Atsiri dari Rimpang Lengkuas, Jimbaran : Universitas Udayana.

Rhena Justicia Octovrisna, 2011, Pengaruh Berbagai

Konsentrasi Larutan Jahe dan Lama Waktu Perendaman Terhadap Jumlah Total Mikroba Pada Ikan Bandeng, Jurnal Ilmiah, Semarang : Universitas Muhammadiyah Semarang.

Downloads

Published

2017-03-31

How to Cite

Mardiyatun, L., Utomo, B., & Hilal, N. (2017). HUBUNGAN PENGGUNAAN JAMBAN DAN AIR BERSIH DENGAN KEJADIAN DIARE DI DESA TUMIYANG KECAMATAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2016. Buletin Keslingmas, 36(1), 20–23. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v36i1.2961