Abstrak
Background: Parental divorce can cause psychological problem and disturbances in communication that have an impact on the student learning process. Thus, good self-regulation in the learning process is needed to keep students focused on achieving learning goals.
Purpose: This study aims to identity the self-regulation of undergraduate college students who experienced parental divorce.
Methods: Quantitative descriptive study was conducted in this study by using accidental sampling technique with a response rate of 34.65% (n=113) via online survey. Data was collected using the Self-Regulated in Online Learning Questionnaire (SOL-Q) and analyzed using univariate descriptive analysis.
Results: The results showed that 52.2% of students with divorced parents had high self-regulation in learning and 47.8% of students had low self-regulation in learning. On the other hand, some of the students with parental divorce issues were in the low category on several aspects such as metacognitive skills (51.3%), persistence (52.2%), environmental management (49.6%), and seeking help (47.8%); and more than one third of respondents (38.1%) are also in the low category on the time management component.
Conclusion: This study shows that respondents with high and low self-regulated learning are almost in equal proportion. The nursing profession can contribute to various collaborative efforts to improve student self-regulation in learning to improve students' psychological well-being and optimize their learning outcomes while studying in college.
Referensi
Ariani, A. I. (2019). Dampak Perceraian Orang Tua Dalam Kehidupan Sosial Anak. Phinisi Integration Review, 2(2), 257–270.
Badan Pusat Statistik [BPS]. (2015). Data Perceraian di Indonesia. https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/893.
Hurlock, E. B. (1991). Psikologi perkembangan anak. Jakarta: Erlangga.
Jakešová, J., Kalenda, J., & Gavora, P. (2015). Self-regulation and academic self-efficacy of Czech university students. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 174, 1117–1123.
Jerome, N. (2013). Application of the Maslow’s hierarchy of need theory; impacts and implications on organizational culture, human resource and employee’s performance. International Journal of Business and Management Invention, 2(3), 39–45.
Kementerian Agama RI. (2017). Data perceraian di Indonesia Periode 2014-2016. https://kemenag.go.id.
Khaliq, I., & Alsa, A. (2015). Belajar berdasar regulasi diri dan dukungan sosial sebagai prediktor prestasi belajar matematika. Jurnal Psikologi UGM, 1(2), 196616.
Lestari, T. R. P. (2014). Pendidikan keperawatan: Upaya menghasilkan tenaga perawat berkualitas. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 5(1), 1–10.
Rachmah, D. N. (2015). Regulasi diri dalam belajar pada mahasiswa yang memiliki peran banyak. Jurnal Psikologi, 42(1), 61–77.
Sa’ban F. Z. (2019). Self Regulated Learning Mahasiswa Sarjana Keperawatan Peserta Massive Open Online Course (Mooc) Di Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran. Universitas Padjadjaran.
Sudirjo, E., & Alif, M. N. (2018). Pertumbuhan dan Perkembangan Motorik: Konsep Perkembangan dan Pertumbuhan Fisik dan Gerak Manusia. UPI Sumedang Press.
Untari, I., Putri, K. P. D., & Hafiduddin, M. (2018). Dampak perceraian orang tua terhadap kesehatan psikologis remaja. Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian, 15(2), 106.
Zimmerman, B. J. (2000). Self-efficacy: An essential motive to learn. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 82–91.
Zimmerman, B. J. (2008). Investigating self-regulation and motivation: Historical background, methodological developments, and future prospects. American Educational Research Journal, 45(1), 166–183.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis mengirimkan naskahnya dengan pemahaman bahwa jika diterima untuk diterbitkan, hak cipta artikel akan diberikan kepada Jurnal Keperawatan Jendela (JNJ) dan Departemen Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Semarang sebagai penerbit jurnal ini.
Hak cipta meliputi hak untuk memperbanyak dan mengirimkan artikel dalam segala bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahan. Penggandaan setiap bagian dari jurnal ini, penyimpanannya dalam basis data dan transmisinya dengan bentuk atau media apa pun, seperti salinan elektronik, elektrostatik dan mekanik, fotokopi, rekaman, media magnetik, dll., hanya akan dengan izin tertulis dari Jurnal Keperawatan Jendela (JNJ) dan Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Semarang.
Jendela Nursing Journal (JNJ) dan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan tidak ada data, opini atau pernyataan yang salah atau menyesatkan yang dipublikasikan di jurnal. Dalam hal apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan di Jurnal Keperawatan Jendela (JNJ) sepenuhnya merupakan tanggung jawab masing-masing penulis dan pengiklan.
Formulir Perjanjian Pengalihan Hak Cipta dapat diunduh dengan mengklik tautan ini Formulir Perjanjian Pengalihan Hak Cipta. Formulir hak cipta harus diisi sesuai dengan artikel dan ditandatangani asli serta dikirim ke Redaksi dalam bentuk email asli, atau berkas dokumen hasil pindai (softcopy) ke:
Nina Indriyawati (Pemimpin Redaksi)
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Semarang
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50268
Email Utama : [email protected]
Email Pendukung : [email protected]
Telepon: 024 7470364

