PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA DALAM PENANGANAN KEJADIAN KEJANG DEMAM PADA ANAK

Rosmiati Saleh, Suryo Pratikwo, Arwani ., Mardi Hartono, Tri Anonim

Abstract


Latar Belakang : Tingkat pengetahuan keluarga dapat menjadi kunci dalam penanganan kejang demam pada anak. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan melakukan edukasi kesehatan menggunakan media audiovisual. Media audiovisual dapat memberikan stimulus pada dua indera manusia, yaitu penglihatan dan pendengaran. Edukasi kesehatan yang dilakukan secara terstruktur dan konsisten dapat memberikan informasi yang efektif bagi seseorang.

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis audiovisual untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam penanganan kejangdemam pada anak.

Metode : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis audiovisual untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam penanganan kejangdemam pada anak. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan kelompok kontrol. Kelompok kontrol diberikan intervensi berupa edukasi kesehatan secara tradisional sedangkan kelompok intervensi diberikan intervensi berupa edukasi menggunakan media audiovisual. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan menggunakan seluruh responden yang memenuhi kriteria. Responden dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Masing-masing kelompok berisi 20 responden yaitu keluarga yang memiliki anak 3 bulan hingga 5 tahun

Hasil : Hasil membuktikan kedua responden mengalami peningkatan kemampuan berkenalan.

 

Kata Kunci : Audiovisual; Pengetahuan; Kejang Demam.


Full Text:

PDF

References


Arsyati, A. M. (2019). Pengaruh Penyuluhan Media Audiovisual Dalam Pengetahuan Pencegahan Stunting Pada Ibu Hamil Di Desa Cibatok 2 Cibungbulang. Promotor, 2(3), 182. https://doi.org/10.32832/pro.v2i3.1935

Dustin., S., Kerry.P., S., & Molly., B. (2019). Febrile Seizures: Risks, Evaluation, and Prognosis. American Family Physician, 99(7), 445–450. http://www.embase.com/search/results?subaction=viewrecord&from=export&id=L627113500

Erdina Yunita, V., Afdal, A., & Syarif, I. (2016). Gambaran Faktor yang Berhubungan dengan Timbulnya Kejang Demam Berulang pada Pasien yang Berobat di Poliklinik Anak RS. DR. M. Djamil Padang Periode Januari 2010 –Desember 2012. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3), 705–709. https://doi.org/10.25077/jka.v5i3.605

Eskandarifar, A., Fatolahpor, A., Asadi, G., & Gaderi, I. (2017). The risk factors in children with simple and complex febrile seizures: An epidemiological study. International Journal of Pediatrics, 5(6), 5137–5144. https://doi.org/10.22038/ijp.2017.22000.1840

Faradilla, F., & Abdullah, R. (2020). Artikel Review The Effectiveness of the Water Tepid Sponge to Decrease the Body Temperature in Children with Febrile Seizure. 3(2), 1–9

Leung, A. K. C., Hon, K. L., & Leung, T. N. H. (2018). Febrile seizures: An overview. Drugs in Context, 7, 1–12. https://doi.org/10.7573/dic.212536

Lestari, T. (2016). Asuhan keperawatan anak.

Lubis, I. N. D., & Lubis, C. P. (2016). Penanganan Demam pada Anak. Sari Pediatri, 12(6), 409. https://doi.org/10.14238/sp12.6.2011.409-18

Mulyani, E., & Lestari, N. E. (2020). Efektifitas Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Dengan Masalah Keperawatan Hipertermia:Studi Kasus. Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal), 2(1). https://doi.org/10.32807/jkt.v2i1.49

Ngastiyah. (2005). Perawatan Anak Sakit, ed 2. Egc.

Nurarif, A. H., & Kusuma, H. (2015). Nursing Care Based on Medical Diagnosis & NANDA NIC-NOC. Mediaaction: Jogja.

Purnama Dewi, S. M., Agustini, I. B., & Wulansari, N. T. (2019). Efektivitas Pendidikan Kesehatan Tentang Kejang Demam Terhadap Sikap Orang Tua Dalam Penanganan Kegawatdaruratan Kejang Demam Pada Anak Di Banjar Binoh Kelod Desa Ubung Kaja. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 3(1), 75. https://doi.org/10.37294/jrkn.v3i1.142

Ridha, N. (2017). Buku Ajar Keperawatan Anak. Pustaka Pelajar.

Saputra, R., Wulandini, P., & Frilianova, D. (2019). Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kejang Demam Pada Anak Usia 6 Bulan Sampai 5 Tahun Di Puskesmas Kampar Timur 2018. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 2(2), 57–67. https://doi.org/10.36341/jka.v2i2.625

Sudarmoko, A. D. (2013). Pegangan Wajib Kesehatan Balita. Yogyakarta: Gelar.

Sodikin. (2012). Prinsip Perawatan Demam pada Anak. Pustaka Belajar.

Sugiyono, P. D. (2017). Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, dan R&D. Penerbit CV. Alfabeta: Bandung.

Sirvana, I. H., Sabur, F., & Umar, S. (2021). Efektivitas Penggunaan Media Audiovisual Dan Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pus Tentang Alat Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Di Puskesmas Ralla Kabupaten Barru. Indonesia Jurnal Kebidanan, 5(2), 42. https://doi.org/10.26751/ijb.v5i2.1184

urlaili, R., Ain, H., & Supono. (2018a). Comparative Study of Giving Warm Compress and Tepid Sponge to Decrease Temperature Children Who Gets Febrile Seizure in Rsud Dr Soedarsono Pasuruan. Jurnal Keperawatan Terapan

Wardiyah, A., Setiawati, & Romayati, U. (2016). Perbandingan Efektifitas Pemberian Kompres Hangat Dan Tepid Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak Yang Mengalami Demam Di Ruang Alamanda Rsud Dr . H . Abdul Moeloek. Jurnal Kesehatan Holistik, 10(1), 36–44

Widagdo. (2012). Tata Laksana Masalah Penyakit Anak dengan Kejang Demam. CV Agung Seto.




DOI: https://doi.org/10.31983/jlk.v3i1.8514

Article Metrics

Abstract view : 199
Download PDF : 183

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Lintas Keperawatan (JLK) is published by Prodi Diploma III Keperawatan Pekalongan, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, Jl. Perintis Kemerdekaan Pekalongan Telp. (0285) 421642-429373, Fax. (0285) 421642 Email : d3keperawatan-pkl@poltekkes-smg.ac.id.

Jurnal Lintas Keperawatan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License