Pemberian Air Rebusan Jahe Menurunkan Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I

Wiwin Renny Rahmawati, Moh Ridwan, Anita Widiastuti

Abstract


ABSTRACT

Discomfort during pregnancy is often felt by the mother, one of which is nausea and vomiting. Nausea and vomiting in pregnancy due to increased hormones estrogen and Human Chorionic Gonadrotropin (HCG), which occurs in the first trimester of pregnancy and is based on a preliminary survey data from 15 pregnant women the first trimester antenatal there were 8 (53.33%) of pregnant women experience nausea gag. The purpose of this research was to determine the effect of ginger boiled water to decrease nausea and vomiting in pregnant women trimester I. This research was conducted in Bandongan Kabupataen Magelang Primery Health Care. This study uses a quasi-experimental design One Group Pre-test Post-test. The study population was all pregnant women the first trimester in Bandongan Kabupataen Magelang Primery Health Care.  The results showed that there is the effect of ginger boiled water to decrease nausea and vomiting in the first trimester pregnant women with p value 0.000From the research results expected in pregnant women who experience nausea and vomiting can apply the use of ginger to boiling water as one method of treatment alternative to reduce nausea and vomiting at doses pregnancy with accordance with the rules

Keywords: Ginger, Nausea Vomiting, Pregnancy Trimester I

 

ABSTRAK

Ketidaknyamanan pada masa kehamilan sering dirasakan ibu, salah satunya adalah mual muntah. Mual muntah dalam kehamilan diakibatkan peningkatan hormon estrogen dan Human Chorionik Gonadrotropin (HCG) yang terjadi pada kehamilan trimester I dan berdasarkan data survey pendahuluan dari 15 ibu hamil trimester pertama yang melakukan pemeriksaan kehamilan terdapat 8 (53,33%) ibu hamil yang mengalami keluhan mual muntah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan jahe terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Bandongan Kabupataen Magelang. Penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan desain One Group Pre-test Post-test. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester I diwilayah kerja Puskesmas Bandongan Kabupataen Magelang dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian air rebusan jahe terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester I dengan p value 0,000. Dari hasil penelitian diharapkan ibu hamil yang mengalami mual muntah dapat mengaplikasikan penggunaan air rebusan jahe untuk sebagai salah  satu  metode  pengobatan  alternative untuk mengurangi mual muntah pada kehamilandengan dosis sesuai dengan aturan

 


 


Keywords


Jahe, Mual Muntah, Ibu Hamil Trimester I

Full Text:

PDF

References


Aini. (2015). Pengaruh Pemberian Air Rebusan Jahe Terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil yang Mengalami Emesis Gravidarum di Wilayah Kerja Puskesmas Wirobrajan Jogjakarta. STIKES Aisyah.

Akbar. (2015). Aneka Tanaman Apotek Hidup di Sekitar Kita. In 2015. One Book.

Ardianto. (2018). Efek Samping Minuman Jahe. http://bramardianto.com/efek-samping-minuman-jahe.html

Firmansyah. (2019). Penatalaksanaan Gangguan Saluran Cerna dalam Kehamilan. Medicinus, 27.

Glare, P., Miller, J., Nikolova, T., & Tickoo, R. (2016). Treating nausea and vomiting in palliative care: a review. Clin Interv Aging. https://doi.org/10.2147/CIA.S13109

Gunanegara. (2014). Perbandingan Efektivitas Kombinasi Ekstrak Jahe dan Piridoksin dengan Piridoksin Saja dalam Mengurangi Keluhan Mual Muntah pada Wanita Hamil. JKM, 9, 24–33.

Gunawan, Kevin, Manengkei, Kris, P. S., Ocviyanti, & Dwiana. (2016). Diagnosis dan Tata Laksana Hiperemis Gravidarum. Journal of the Indonesian Medical Association, 61(11), 458–464. http://ojs-mki.idionline.org/index.php/jinma/article/view/287

Hariana. (2015). Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. penebar Swadaya.

Hidayat. (2015). Kitab Tumbuhan Obat. Agriflo.

King, T. L., & Murphy, P. A. (2019). Evidence-based approaches to managing nausea and vomiting in early pregnancy. Journal Of Midwifery & Women’s Health. https://doi.org/10.1016/j.jmwh.2009.08.005

Kurniasari. (2013). Kajian Ekstraksi Minyak Jahe Menggunakan Microwave Assisted Axtraction. Momentum, 4.

Kusmiyati, & Wahyuningsih. (2015). Perawatan Ibu Hamil asuhan Ibu Hamil. Fitramaya.

Lee, N. M., & Saha, S. (2016). Nausea and Vomiting of Pregnancy. Gastroenterol Clin North Am, 2, 309. https://doi.org/10.1016/j.gtc.2011.03.009.

Parwitasari. (2018). Perbandingan Efektivitas Pemberian Rebusan Jahe dan Daun Mint Terhadap Mual dan Muntah pada Ibu Hamil. Journal Online Mahasiswa. http://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/article/view/3476.

Rahingtyas. (2013). Pemanfaatan Jahe (Zingiber officinale) sebagai Tablet Isap untuk Ibu Hamil dengan Gejala Mual dan Muntah. IPB.

Santi. (2018). Pengaruh Aromaterapi Blended Peppermintdan Ginger Oil terhadap Rasa Mual pada Ibu Hamil Trimester Satu di Puskesmas Rengel Kabupaten Tuban. Jurnal Sain Med, 5(2), 52–55.

Sarwono. (2019). Ilmu Kebidanan. Bina Pustaka.

Tiran. (2014). Asuhan Kehamilan Mual dan Muntah. EGC.

Wiknjosastro. (2014). Ilmu Kebidanan. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Wiraharja. (2016). Kegunaan Jahe Untuk Mengatasi Gejala Mual dalam Kehamilan. DAMIANUS Journal of Medicine, 10(3).




DOI: https://doi.org/10.31983/jsk.v5i1.9571

Article Metrics

Abstract view : 848
Download PDF : 1248

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Commitment to quality

Single-blind peer review. Immidiate open acces. Authors retain copyright. No author fees. Published binually.

Jurnal Sains Kebidanan (JSK), its website and the articles published therein are licensed under a Creative Commons Attributions-ShareAlike 4.0 International Licence.

Jurnal Sains Kebidanan is published by Prodi DIII Kebidanan Purwokerto, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang.