DUKUNGAN KELUARGA MENGHADAPI KECEMASAN MENOPAUSE
DOI:
https://doi.org/10.31983/jsk.v2i2.6414Keywords:
Dukungan Keluarga, Kecemasan, Menopause.Abstract
Wanita usia antara 45-59 tahun sebagian besar mengalami kecemasan menghadapi menopause. Kecemasan terjadi karena berbagai penyebab salah satunya yaitu tidak adanya dukungan keluarga dalam menghadapi menopause. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara dukungan keluarga degan kecemasan dalam menghadapi menopause pada ibu premenopause di kelurahan Tidar Magelang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan total sampling. Penelitian ini melakukan uji validitas expert dengan tiga orang ahli. Analisa data secara univariat dan bivariat. Uji statistic yang digunakan adalah uji koefisien kontingensi dengan mencantumkan tabel kontingensi 2 x 2 dan menggunakan tingkat signifikansi 0,05. Hasil uji statistic menunjukkan nilai chi kuadrat hitung 7,468 dan tingkat signifikansi 0,006, hal tersebut berarti bahwa dukungan keluarga diperlukan untuk ibu yang sedang menghadapi kecemasan premenopause dengan kekuatan hubungannya cukup kuat. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya dukungan keluarga dapat mengurangi kecemasan yang dialami ibu premenopause saat menghadapi menopause. Saran untuk bidan diharapkan agar bisa memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga mengenai pentingnya dukungan keluarga pada ibu premenopause untuk mengurangi kecemasan pada ibu yang akan menghadapi menopause.References
Akhmadi. (2009). http://www.rajawana.com/artikel/kesehatan/435 - dukungan - keluarga. Html. Tanggal 25 Februari 2018
Baziad, Ali. (2003). Menopause Dan Andropause. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Departemen Pendidikan Nasional. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka
Hawari, Dadang. (2009). Psikometri Alat Ukur (Skala) Kesehatan Jiwa. Jakarta : FKUI
Hidayat, A. (2007). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data. Jakarta : Salemba Medika
Kasdu, Dini. (2002). Kiat Sehat Dan Bahagia di Usia Menopause. Jakarta : Puspa Swara
Komalasari, Renata dkk. (2008). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta : EGC
Lestary, Dwi. (2010). Seluk Beluk Menopause. Yogyakarta : Garailmu
Maryam, R Siti dkk. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta : Salemba medika
Mitrariset. (2008). Kecemasan atau Ansietas. http ://www.mitrariset.com/2008/II/Kecemasan-atau-ansietas. Html. Tanggal 25 Februari 2018
Noorkasiani dan S.Tamher. (2009). Kesehatan Usia Lanjut dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika
Notoatmodjo, Soekidjo. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
Nursalam. (2009). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika
Prawirohusodo, S. (2000). Stress dan Kecemasan : Simposium Stres dan kecemasan. Laboratorium Kedokteran Jiwa. FK UGM : Yogyakarta
Proverawati, a dan Sulistyawati, E. (2010). Menopause dan Sindrom Premenopause. Yogyakarta : Nuha Medika
Purnami, C.T. 2004. Aplikasi SPSS Versi 10 Untuk Pengelolaan Data. Semarang : UNDIP
Santrock John W. (2002). Life-Span Development ( Perkembangan Masa Hidup ). Jakarta : Gelora Aksara Pratama
Sibagariang Eva Ellya, dkk. (2010). Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta : Trans Info Media
Stuart, Gail W. (2006). Buku Saku Keperawatan Jiwa. Jakarta : EGC
Suprajitno, S.Kp. (2004). Asuhan Keperawatan Keluarga. Jakarta : EGC
Wirakusumah, Emma S. (2003). Tips & Solusi Gizi Untuk Tetap Sehat Cantik dan Bahagia di Masa Menopause dengan Terapi Estrogen Alami. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
