Efektivitas Strategi Konseling Berimbang (SKBKB) Pascasalin Terhadap Pemilihan MKJP Pada Ibu Hamil Trimester III
DOI:
https://doi.org/10.31983/jsk.v7i2.13784Keywords:
SKB-KB pascasalin, Pemilihan MKJP, ibu hamil Trimester IIIAbstract
Indonesia merupakan salah satu negara berkembang di dunia dengan jumlah penduduk keempat terbanyak di dunia. Permasalahan yang sering terjadi dengan jumlah penduduk yang banyak adalah keluarga berencana. Salah satu permasalahan dalam keluarga berencana adalah keikutsertaan PUS dalam program KB belum sepenuhnya. SKB-KB adalah metode konseling yang memberikan informasi kontrasepsi secara obyektif, menyeluruh, serta disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi akseptor. Konselor berperan membantu akseptor memahami kelebihan dan kekurangan setiap metode, sehingga keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan informed choice. Penggunaan SKB-KB dalam meningkatkan capaian alat kontrasepsi sangat efektif karena menggunakan media informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Strategi Konseling Berimbang (SKB-KB) pascasalin terhadap pengambilan keputusan menggunakan MKJP. Metode Penelitian menggunakan rancangan quasy experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest without group control design. Sampel penelitian dipilih dengan teknik accidental sampling sebanyak 30 orang. Uji statistik Wilcoxon didapatkan p value 0,008 menunjukkan terdapat pengaruh pemberian konseling terhadap pemilihan MKJP.
References
Adriani;Fitriani:Rahayu. (2019). Hubungan dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi MKJP pada akseptor KB. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan.
Agustina;Sari;Wahyuni. (2019). Hubungan pengetahuan dan akses informasi dengan penggunaan MKJP pada akseptor KB. Jurnal Kebbidanan.
Anna, K. (2018). World Health Organization Decision Making Tool for Family Planning-Can We Increase IUD Use?
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2023). Profil Statistik Kesehatan 2023. BPS.
BPS. (2020). Statistic Indonesia.
Candrawati, N. R. D., Wiguna, P. K., Malik, M. F., Kes, S. K. M. M., Nurdiana, A., SiT, S., Keb, M., Yanti, I., SiT, S., & Setiawati, R. (2023). Promosi dan perilaku kesehatan. CV Eureka Media Aksara.
Darmastuti, A. S. (2019). Pengaruh Penerapan Strategi Konseling Berimbang (SKB) Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap tentang KB Pada Ibu Hamil di Puskesmas Tanah Kalikedinding Tahun 2019. Universitas Airlangga.
Fahlevie, R., Anggraini, H., & Turiyani, T. (2022). Hubungan umur, paritas, dan tingkat pendidikan terhadap penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Rumkitban Muara Enim Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(2), 706–710.
Fitriani;Sari;Lestari. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi pascasalin di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Reproduksi.
Hartanto, H. (2015). Keluarga Berencana dan Kontrasepsi, Jakarta. Sinar Harapan.
Hernawati, E., & Susilawati, S. (2022). Hubungan Strategi Konseling Berimbang Pada Ibu Hamil Dengan Pemilihan KB Pasca Persalinan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di UPT Puskesmas Sukarasa. Jurnal Kesehatan Rajawali, 12(2), 21–24.
Iriani, O. S., & Agustini, A. (2025). Upaya Peningkatan Penggunaan KB Pasca Salin Melalui Konseling Menggunakan Media Strategi Konseling Berimbang (SKB KB). Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 7(2), 299–304.
Jasa, N. E., Listiana, A., & Risneni, R. (2021). Paritas, Pekerjaan Dan Pendidikan Berhubungan Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi MKJP Pada Akseptor KB. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 7(4), 744–750.
Karina. (2021). Paritas, pendidikan, dan riwayat KB berhubungan dengan pemilihan MKJP pada akseptor KB. Jurnal Kebidanan Malahayati.
Kemenkes, R. I. (2022). Profil kesehatan indonesia 2021. Pusdatin. Kemenkes. Go. Id, 63.
Lestari, M. W., Musliah, M., & Yuliastuti, S. (2021). Perbedaan konseling KB menggunakan alat bantu pengambilan keputusan (ABPK) dan strategi konseling berimbang keluarga berencana (SKB-KB) terhadap cakupan akseptor KB. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 5(1), 11–15.
Mariana, S., Haryanti, D., Ningsih, N. K., & Gustinainah, G. (2024). Pengaruh Konseling Menggunakan Strategi Konselin Berimbang Keluarga Berencana (SKB KB) Terhadap Perilaku Ibu dalam Memilih Kontrasepsi di Puskesmas Pembantu Kuala Keritang Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(1), 235–241.
Notoatmodjo, S. (2016). Ilmu Perilaku Kesehatan (Cetakan 4). Jakarta: Rineka Cipta.
Oboi. (2018). High Parity Predict Use of LARC in the extended postpartum period. Contraceptive Medicine, 3(1), 1–7.
Palinggi, R. S. (2020). Pengaruh Strategi Konseling Berimbang Keluarga Berencana Terhadap Perilaku Penggunaan Kontrasepsi Modern Di Wilayah Kerja Puskesmas Singgani Kota Palu. Universitas Hasanuddin.
Puspitasari;Wulandari. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan MKJP pada ibu pascasalin. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(1), 45–52.
Sari. (2019). Hubungan usia dengan pemilihan kontrasepsi pada akseptor KB di Puskesmas X. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 123–130.
Sari, A. (2023). Pengaruh Konseling Berimbang Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil TM III dalam Pemilihan KBPP di Puskesmas Kampung Guci Padang pariaman Tahun 20.23. Stikes Mercubaktijaya Padang.
Susanti. (2015). Pengaruh Konseling KB terhadap Pemilihan MKJPpada ibu pascasalin. Jurnal Kebidanan, 4(2).
Susanti. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya penggunaan MKJP pada akseptor KB. Jurnal Kesehatan Reproduksi.
Tilahun. (2019). Couple-based family planning education:Effects on contraceptive adoption in Ethiopia. BMC Public Health, 19(1), 1–10.
Utami;Lestari. (2020). Hubungan status pekerjaan dengan penggunaan kontrasepsi MKJP pad wanita usia subur. Jurnal Imiah Kebidanan.
WHO. (2018). Family Planning:A global handbook for providers. WHO.
Widayati. (2020). Peran dukungan suami dalam pemilihan MKJP pada akseptor Kb. Jurnal Imiah Kebidanan.
Wulandari, R. et. a. (2023). Buku Ajar dan Pelayanan KB. Nuansa Fajar Cemerlang.
Yanty, R. D. (2019). Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Jenis Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 8(2), 121–124.
Yaya;Ghose;Udwenigwe. (2018). Educating Women for Improved Maternal Health:The role of education in contraceptive use in sub-Saharan Africa. BMC Public Health, 18(1), 110.
