PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENANGANAN DIABETES MELLITUS DENGAN PENDEKATAN INTERPROFESIONAL DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TIRTO KOTA PEKALONGAN

Authors

  • Hartati Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Mardi Hartono Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Sumarni Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Tri Anonim Poltekkes Kemenkes Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31983/jlpm.v5i2.15267

Abstract

Latar Belakang : Diabetes melitus(DM) merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan membutuhkan penanganan yang komprehensif serta kolaboratif. Fragmentasi layanan kesehatan akibat kurangnya sinergi antarprofesi dapat menurunkan mutu asuhan dan meningkatkan risiko komplikasi pada pasien diabetes.

Tujuan : Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk pendampingan dan edukasi kepada Masyarakat terkait  DM pada  keluarga  dengan pendekatan inter profesional.

Metode : Edukasi dan pendampingan  pada keluarga dengan masalah DM dilakukan di wilayah Puskesmas Tirto Kota Pekalongan dengan tahapan  pengkajian untuk mengidentifikasi kebutuhan keluarga tentang penyakit, pengobatan dan kemampuan merawat anggota keluarga   sakit  DM, menyusun perencanaan pemecahan masalah  dengan melibatkan keluarga, profesi lain yang terkait yaitu dari tim medis, ahli gizi  dan kesehatan lingkungan.   Implementasi dilakukan dengan pemberdayaan keluarga  dalam mengatasi masalah DM,dengan cara  edukasi, demonstrasi nutrisi, senam kaki diabetes, konseling kepatuhan obat, serta edukasi lingkungan dan perilaku sehat, pendampingan  dilaksanakan selama kegiatan pengabdian masyarakat kurang lebih   dua minggu dan  dilakukan evaluasi untuk menilai keberhasilan kegiatan serta menyusun rencana tindak lanjut yang di delegasikan kepada puskesmas untuk menyelesaikan masalah jangka Panjang.

Hasil : Peningkatkan pengetahuan, ketrampilan, kepatuhan minum obat, dan perilaku sehat seluruh  klien. Kesimpulan dari laporan ini adalah pelaksanaan IPC di Puskesmas Tirto efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, serta perilaku sehat pasien diabetes melitus. Kolaborasi antarprofesi memperkuat dukungan sosial, menekan risiko komplikasi, dan memperbaiki kualitas hidup pasien. Disarankan agar program edukasi dan pendampingan lintas profesi dilanjutkan secara berkelanjutan.

Simpulan : Pengabdian masyarakat berbasis Interprofessional Collaboration (IPC) bersama para ahli di wilayah kerja UPT Puskesmas Tirto Kota Pekalongan berhasil mengatasi lima permasalahan utama pasien Diabetes Melitus melalui berbagai intervensi kolaboratif, yang secara signifikan terbukti meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, aktivitas fisik, serta kualitas hidup pasien secara holistik.

Downloads

Published

2026-07-15

Issue

Section

Articles