PELATIHAN SUAMI SNI (SAYANG IBU MENYUSUI) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG ASI EKSKLUSIF
DOI:
https://doi.org/10.31983/jlpm.v5i1.13623Abstract
Latar Belakang: Pemberian informasi mengenai pemberian ASI eksklusif telah banyak dilakukan, akan tetapi tidak semua ibu memberikan ASI eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan ibu menyusui memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi tentang ASI eksklusif, tetapi kepatuhannya rendah. Dukungan pasangan mempunyai pengaruh penting terhadap keberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif.
Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada para suami untuk meningkatkan pengetahuan tentang ASI Eksklusif.
Metode: Pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pre-test, pemberian materi melalui ceramah, demontrasi, diskusi interaktif, dan post-test. Media pelatihan berupa Modul Pelatihan Suami SNI (SayaNg Ibu MenyusuI) dan Poster Menjadi Suami SNI (SayaNg Ibu MenyusuI). Peserta adalah para suami di Desa Purworejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora sebanyak 25 peserta. Materi pelatihan meliputi ASI eksklusif, mitos dan budaya tentang menyusui, konsep Suami SNI (SayaNg Ibu MenyusuI), membangun kepercayaan diri dan memberikan dukungan, teknik menyusui yang benar, meningkatkan produksi ASI, gizi pada ibu menyusui, ASI eksklusif pada ibu bekerja. Evaluasi dilakukan menggunakan kuisioner berupa soal pilihan ganda sebayak 20 soal.
Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari rata-rata skor pre-test tingkat pengetahuan (45%) ke post-test (80%). Hal ini menunjukkan bahwa metode Pelatihan Suami SNI (SayaNg Ibu MenyusuI) yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden. Metode penyampaian yang interaktif dan media yang sesuai, turut berkontribusi dalam optimalisasi hasil.
Simpulan: Kegiatan Pelatihan Suami SNI (SayaNg Ibu MenyusuI) terbukti efektif meningkatkan pengetahuan pada suami. Program semacam ini perlu dilanjutkan secara berkala dengan melibatkan berbagai pihak seperti bidan desa, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat, guna menciptakan lingkungan masyarakat yang mendukung pemberian ASI esklusif.
Keyword: Â Coaching, Suami, ASI Eksklusif, PengetahuanReferences
Ani, M., Astuti, A., Harwijayanti, B. P., & Ristiana, R. (2020). Peningkatan Pengetahuan Dan Ketrampilan Konseling Menyusui Melalui Pelatihan Menggunakan Media Dukesi (Modul Paket Asi). Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti), 1(1), 36-45.
Badan Pusat Statistik. (2024). Persentase Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan Yang Mendapatkan Asi Eksklusif Menurut Provinsi (Persen).
Cai, X., Wardlaw, T., & Brown, D. W. (2012). Global trends in exclusive breastfeeding. International breastfeeding journal, 7(1), 12.
Dennis, C. L., Brennenstuhl, S., & Abbass-Dick, J. (2018). Measuring paternal breastfeeding self-efficacy: A psychometric evaluation of the Breastfeeding Self-Efficacy Scale–Short Form among fathers. Midwifery, 64, 17-22.
Dyson, L., McCormick, F. M., & Renfrew, M. J. (2005). Interventions for promoting the initiation of breastfeeding. Cochrane database of systematic reviews, (2).
Fahriani, R., Rohsiswatmo, R., & Hendarto, A. (2016). Faktor yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif pada bayi cukup bulan yang dilakukan inisiasi menyusu dini (IMD). Sari Pediatri, 15(6), 394-402.
Han, F. L., Ho, Y. J., & McGrath, J. M. (2023). The influence of breastfeeding attitudes on breastfeeding behavior of postpartum women and their spouses. Heliyon, 9(3).
Haque, M. A., Zaman Wahid, B., Farzana, F. D., Tanvir Ahmed, S. M., Ali, M., Naz, F., ... & Ahmed, T. (2023). Influence of the Suchana intervention on exclusive breastfeeding and stunting among children aged under 6 months in the Sylhet region of Bangladesh. Maternal & child nutrition, 19(4), e13535.
Hinson, T. D., Skinner, A. C., Lich, K. H., & Spatz, D. L. (2018). Factors that influence breastfeeding initiation among African American women. Journal of Obstetric, Gynecologic & Neonatal Nursing, 47(3), 290-300.
Hossain, M., Islam, A., Kamarul, T., & Hossain, G. (2018). Exclusive breastfeeding practice during first six months of an infant’s life in Bangladesh: a country based cross-sectional study. BMC pediatrics, 18(1), 93.
Kependidikan, D. T. (2008). Penulisan Modul
Lundquist, A., McBride, B. A., Donovan, S. M., & Wszalek, M. (2022). Father support for breastfeeding mothers who plan to utilize childcare: a qualitative look at Mothers’ perspectives. Appetite, 169, 105854.
Mangkunegara Anwar Prabu. (2013). Manajemen Sumber Daya Manusia. Perusahaan. Cetakan Ke-2. PT. Remaja Rosda Karya, Bandung
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Ramawati, D., Latifah, L., & Rahmawati, E. (2013). Efektivitas Modul untuk Manajemen Laktasi Pasca Melahirkan. Jurnal Keperawatan Soedirman, 8(1), 49-55.
Rozalena, Agustin dan Dewi, Sri Komala. (2016). Panduan Praktis Menyusun Pengembangan Karier dan Pelatihan. Jakarta : Raih Asa Sukses.
World Health Organization (WHO). (2021) Adolescent Mental Health. Geneva: WHO