Identifikasi Bakteri pada Luka Penderita Diabetes Melitus di Rumah Perawatan Luka Diabetes
Diterbitkan 2023-05-01
Kata Kunci
- Luka Penderita Diabetes Melitus,
- Identifikasi Bakteri,
- Uji Sensitivitas Antibiotik
Cara Mengutip
Abstrak
Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang terjadi karena hiperglikemia. Di Indonesia sendiri, DM mempunyai prevalensi yang relatif tinggi, hal ini dibuktikan karena Indonesia masuk kategori 10 negara teratas di dunia. Jenis penelitian yang digunakan bersifat penelitian deskriptif, yaitu mengidentifikasi bakteri dan uji sensitivitas pada luka penderita diabetes melitus dengan melakukan kultur yang di periksa secara makroskopis dan mikroskopis dengan jumlah responden yang didapatkan adalah sebanyak 17 orang dalam kurun waktu 4 minggu. Hasil penelitian ini, didapatkan prevalensi jenis-jenis bakteri yaitu (82,35%) gram negatif dan (17,65%) gram positif. Adapun gram negatif nya meliputi Proteus mirabilis (17,65%), Proteus morgani (5,88%), Citrobacter diversus (23,54%), Pseudomonas aeruginosa (11,76%), Escherichia coli (5,88%), Enterobacter agglomerans (5,88%) dan Enterobacter cloacae (11,76%). Sedangkan gram positif meliputi Staphylococcus aureus (17,65%) dengan hasil sensitivitas antibiotik yang sensitivitasnya berada di zona kuning yaitu sekitar 50-75% yaitu antibiotik ciprofloxacin dan meropenem berada dizona hijau yaitu sekitar 76-100%.
Referensi
- Ellia Maulida. (2019). Identifikasi Bakteri Aerob pada Ulkus dari Pasien Diabetes Melitus (Doctoral dissertation, Stikes Perintis Padang).
- Ernawati, dkk. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Kecamatan Sumbang Banyumas. Journal of Bionursing, 2(1), 63-67.
- Hanifah. (2021). Studi Literatur Rasionalitas dan Pola Sensitivitas terhadap Antibiotik Bakteri Staphylococcus aureus Penyebab Infeksi Ganggren Diabetes Melitus. Berkala Ilmiah Mahasiswa Farmasi Indonesia (BIMFI), 8(2), 37-53
- Idris, dkk. (2020). Pola resistensi bakteri pada ulkus diabetik. In Prosiding Seminar Nasional Biologi (Vol. 6, No. 1, pp. 140-143).
- Marpaung. (2019). Identifikasi dan Uji Sensitivitas Staphylococcus aureus terhadap Antibiotik pada Ulkus Penderita Diabetes Melitus di RSUP. H Adam Malik Sumatera Utara.
- Millah, U. (2021). Identifikasi Bakteri Staphylococcus sp. pada pasien Diabetes Mellitus dengan Komplikasi Luka Gangren (Doctoral dissertation, STIKes Ngudia Husada Madura).
- Lestari. (2018). Hubungan Asupan Lemak terhadap Kejadian Hiperglikemia pada Kyai dan Guru di Pondok Pesantren Daerah Istimewa Yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas Aslma Ata Yogyakarta).
- Riko. (2019). Gambaran Bakteri di Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Melitus (Doctoral dissertation, Stikes Perintis Padang).
- Risnawati, dkk. (2018). Identifikasi Jenis Bakteri pada Luka Kaki Diabetik (LKD) berdasarkan Lama Menderita Luka.
- Sartika, dkk. (2020). Pola Kepekaan Bakteri Penyebab Ulkus Diabetikum terhadap Antibiotika di RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode 2018 dan Periode 2019. Journal Academi Pharmacy Prayoga, 5(2), 23-33.
