Vol 3 No 1 (2021): Mei 2021
Artikel Hasil Penelitian

Kadar SGOT, SGPT, dan Bilirubin Total pada Pasien Tuberkulosis Paru

Diterbitkan 2021-05-12

Kata Kunci

  • Tuberkulosis,
  • OAT,
  • SGOT,
  • SGPT,
  • Bilirubin Total

Cara Mengutip

Putri, T. M., & Widodo, W. (2021). Kadar SGOT, SGPT, dan Bilirubin Total pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jaringan Laboratorium Medis, 3(1), 13–23. https://doi.org/10.31983/jlm.v3i1.7917

Abstrak

Tuberkulosis merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis.Terapi Obat Anti Tuberkulosis yang diberikan memiliki efek samping, salah satunya hepatotoksisitas. Pemeriksaan laboratorium SGOT, SGPT, dan bilirubin total dapat menunjukkan apabila terjadi kerusakan hati. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran kadar SGOT, SGPT, dan bilirubin total pada pasien tuberkulosis paru berdasarkan karakterisktik jenis kelamin dan usia. Jenis penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data menggunakan purposive sampling sebanyak 120 pasien dilakukan dengan melakukan analisa data pada catatan rekam medis pasien tuberkulosis di RST Wijayakusuma Purwokerto tahun 2020. Hasil penelitian pada pengobatan tahap intensif didapatkan hasil peningkatan SGOT 12 laki-laki dan perempuan rata-rata 71 U/L dan 93 U/L. SGPT 12 laki-laki dan 14 perempuan rata-rata 86 U/L dan 92 U/L. Bilirubin total pada 10 laki-laki dan 12 perempuan rata-rata 1,58 mg/dl dan 1,68 mg/dl. Peningkatan SGOT 15 pasien 26-45 tahun, 8 pasien 46-65 tahun, dan 2 pasien >65 tahun rata-rata 79 U/L, 70 U/L, dan 97 U/L. SGPT terjadi pada 15 pasien 26-45 tahun, 8 pasien 46-65 tahun, dan 3 pasien >65 tahun dengan rata-rata kadar 82 U/L, 97 U/L, dan 96 U/L. Bilirubin total terjadi pada 15 pasien 26-45 tahun, 5 pasien 46-65 tahun, dan 2 pasien >65 tahun dengan rata-rata kadar 1,72 mg/dl, 1,38 mg/dl, dan 1,57 mg/dl, sedangkan pada pengobatan tahap lanjutan seluruh pasien memiliki kadar SGOT, SGPT, dan bilirubin total normal dengan rata-rata 27 U/L, 29 U/L, dan 0,41 mg/dl.

Referensi

  1. Adriani, W., Fauzi, Z. A., dan Rahayu, W. (2016). Gambaran nilai sgot dan sgpt tuberkulosis paru yang dirawat inap di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau tahun 2013.
  2. Aminah, S. (2013). Perbedaan Kadar SGOT , SGPT , Ureum , dan Kreatinin Pada Penderita TB Paru Setelah Enam Bulan Pengobatan. Jurnal Analis Kesehatan.
  3. Clarasanti, I., Wongkar, M. C. P., dan Waleleng, B. J. (2016). Gambaran enzim transaminase pada pasien tuberkulosis paru yang diterapi dengan obat-obat anti tuberkulosis di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. E-CliniC. https://doi.org/10.35790/ecl.4.1.2016.12102
  4. Dewi, B. D. N. (2019). Diabetes Mellitus & Infeksi Tuberkulosis. Andi.
  5. Dinas Kesehatan Jawa Tengah. (2018). profil kesehatan jawa tengah 2018. In jaJournal of Visual Languages & Computing.
  6. Firdayanti, F. (2019). Gambaran Kadar Bilirubin Total pada Penderita Tuberkulosis Paru dengan Terapi Obat Anti Tuberkulosis (Oat) di Puskesmas Poasia Kota Kendari. Jurnal Kesehatan Vokasional. https://doi.org/10.22146/jkesvo.44487
  7. Juliarta, I. G., Mulyantari, N. K., dan I wayan Putu Sutirta Yasa. (2018). Gambaran Hepatotoksisitas ( ALT / AST ) Penggunaan Obat AntiTuberkulosis Lini Pertama Dalam Pengobatan Pasien Tuberkulosis Paru Rawat Inap Di RSUP Sanglah Denpasar Tahun 2014. E_Jurnal Medika.
  8. Kandou, P. R. D., Clarasanti, I., Wongkar, M. C. P., and Waleleng, B. J. (2016). Gambaran enzim transaminase pada pasien tuberkulosis paru yang diterapi dengan obat-obat anti tuberkulosis. Gambaran Enzim Transaminase Pada Pasien Tuberkulosis Paru Yang Diterapi Dengan Obat-Obat Anti Tuberkulosis.
  9. Kemenkes RI. (2018). Tuberkulosis ( TB ). In Tuberkulosis.
  10. Maelani, T., dan Cahyati, W. H. (2018). Karakteristik Penderita, Efek Samping Obat dan Putus Berobat Tuberkulosis Paru. Higeia Journal of Public Health Research and Development.
  11. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 364/MENKES/SK/V/2009 tentang Pedoman Penanggulangan Tuberkulosis (TB), Kemente (2009).
  12. Pontoh, L. G., Polii, E. B. I., dan Gosal, F. (2016). Gambaran kadar bilirubin pasien tuberkulosis paru selama pengobatan di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode Januari 2012 – Desember 2014. E-CliniC. https://doi.org/10.35790/ecl.4.1.2016.10834
  13. Rosida, A. (2016). Pemeriksaan Laboratorium Penyakit Hati. Berkala Kedokteran. https://doi.org/10.20527/jbk.v12i1.364