Diterbitkan 2019-11-12
Kata Kunci
- Demam berdarah dengue (DBD),
- SGOT,
- SGPT,
- Disfungsi Hepar
Cara Mengutip
Abstrak
Penyakit demam berdarah dengue (DBD) sampai saat ini masih merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia karena prevalensinya yang cenderung meningkat serta penyebarannya yang semakin luas. Disfungsi hepar adalah salah satu akibat dari infeksi demam berdarah dengue yang sering muncul dalam bentuk hepatomegali dan peningkatan ringan-sedang kadar enzim aminotransferase (SGOT & SGPT). Enzim aminotransferase cenderung lebih tinggi seiring dengan beratnya penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar SGOT dan SGPT pada penderita DBD yang dirawat di Rumah Sakit Harapan Magelang pada bulan Januari 2020 sampai dengan Maret 2020. Penelitian ini bersifat deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 83 pasien yang dirawat di RS Harapan Magelang. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling.Hasil penelitian dihasilkan peningkatan SGOT sebanyak 84,7% dan peningkatan SGPT sebanyak 51,8%. Sebagian besar peningkatan SGOT bersifat ringan-sedang, meningkat 1-3 x dari nilai normal sebesar 53% n=44/83 dan meningkat 3-10x dari nilai normal 26,5% n=22/83 sedang SGPT sebagian besar masih dalam batas normal 48,5 % n=40/83. Nilai rata-rata kadar SGOT yang diperoleh 129,5 U/l dan kadar SGPT rata-rata  87,7 U/L. Kesimpulan bahwa kadar SGOT lebih banyak meningkat ringan 1-3 x dari nilai normal dan kadar SGPT masih dalam batas normal pada penderita demam berdarah dengue.
Referensi
- Dinas Kesehatan Kota Magelang. (2019). Profil Kesehatan Kota Magelang 2018. Magelang: Dinas Kesehatan Kota Magelang.
- Resmiati, Cita &Susila.(2009).Pengaruh PenyuluhanDemam Berdarahterhadap Perilaku IRT, Jakarta: JurnalKesehatan Masyarakat Nasional.
- Soeparman, D. (2001). Ilmu Penyakit Dalam, Jilid 2. Jakarta:Balai Penerbit FKUI.
- Suhendro, Nainggolan L, dkk.(2014).Demam berdarah dengue. Jakarta: Interna Publishing, Rev. ed 6, pp 539-48