Diterbitkan 2019-05-01
Kata Kunci
- Kadar Glukosa Darah,
- Tuberkulosis Paru
Cara Mengutip
Abstrak
Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobakterium tuberculosis, penyakit Diabetes melitus merupakan salah satu faktor resiko tersering pada penderita tuberkulosis paru, perlangsungan TB Paru–DM lebih berat dan kronis dibanding non diabetes, yang mana dapat mengakibatkan meningkatnya kerentanan terhadap bakteri tuberkulosis dan waktu pengobatan yang lama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran glukosa darah pada penderita tuberkulosis paru positif di UP3 Kebumen. Metode penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian deskriptif.  Populasi penelitian  adalah semua pasien tuberkulosis paru dengan BTA positif di UP3 Kebumen tahun 2017. Sampel yang digunakan berjumlah 100 sampel, 6 sampel mempunyai kadar glukosa darah ≥ 200 mg/dl, 4 orang kadar glukosa darah antara 150 – 199 mg/dl, dan   paling banyak mempunyai kadar glukosa darah antara 70 – 149 mg/dl. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penderita tuberkulosis paru di UP3 Kebumen hanya sebagian kecil yang menderita Diabetes.
Referensi
- Depkes RI. 2008. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberculosis, Jakarta: Depkes RI
- Kemenkes, RI. 2014. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberculosis. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.
- Kemenkes, RI. 2014. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberculosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
- Mario, R. C., and Richard, O, J. 2008. Section 8: Mycobacterial Disease. In: Fauci, Braunwald, Kasper, Hauser, Longo, Jameson, Loscalzo, ed., Harrison,s Principle of Internal Medicine, 17 th ed. VS: Mc Grow Hill, 106.
- Perkeni. Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Militus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PB Perkeni; 2011
- P.D.O. Davies, 2005. Risk factors for Tuberculosis, UK. Available from : http://archest.fsm.it/pne/pdf/63/1/pne63-1_06davies.pdf (accesed 13November 2010)
- Smeltzer, Luzune C. Dan Bare, Brenda G, 2002, Buku Ajar Keperawatan Medical Bedah Brunner dan Saddarh (Ed.8 vol. 1,2), Jakarta
- Sanusi, H. 2006. Diabetes Melitus dan Tuberkulosis Paru, Makassar. Available from : http://med.unhas.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=154&Itemid=7&limit=1&limitstart=2 (Accesed 2 May 2010)
- Wijaya, I, 2015. Tuberculosis Paru Pada Penderita Diabetes Melitus. CDK-229/vol. 42 no. 6, th. 2015. Tangerang: Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan. (Sitasi: 16 Februari 2017)
- Wahid dan Suprapto, 2014. Dokumentasi Proses Keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika
- Word Health Organization. Global Tubercolosis Control: 2010. Geneva: WHO; 2010
- Zhang, Q., Xiao, H., & Sugawara, I., 2009. Tuberculosis Complicated by Diabetes Mellitus at Shanghai Pulmonary Hospital, China.