Vol 1 No 1 (2019): Mei 2019
Artikel Hasil Penelitian

Kepatuhan Pemeriksaan PPIA (Pencegahan Penularan HIV dari Ibu Ke Anak) Ibu Hamil dengan Risiko HIV (Human Immunodeficiency Virus)

Diterbitkan 2019-05-01

Kata Kunci

  • Kepatuhan,
  • Ibu Hamil,
  • Program PPIA,
  • HIV

Cara Mengutip

Wibowo, A., & Priyatno, D. (2019). Kepatuhan Pemeriksaan PPIA (Pencegahan Penularan HIV dari Ibu Ke Anak) Ibu Hamil dengan Risiko HIV (Human Immunodeficiency Virus). Jaringan Laboratorium Medis, 1(1), 38–41. https://doi.org/10.31983/jlm.v1i1.5164

Abstrak

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit infeksi dengan angka kematian dan angka kejadian penyakit yang tinggi serta membutuhkan diagnosis dan terapi yang cukup lama. Keberhasilan program PPIA tergantung dari sosialisasi tentang HIV dan Sifilis serta kepatuhan ibu hamil dalam memeriksakan kehamilannya selama proses kehamilan untuk deteksi dini HIV dan Sifilis yang berguna untuk pengobatan yang tepat dan dini manakala hasil pemeriksaan menunjukan reaktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepatuhan pemeriksaan PPIA (pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak) ibu hamil dengan risiko HIV di Puskesmas II Kecamatan Baturraden. Metode penelitian ini observasional dengan pendekatan waktu crosssectional test. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil dan sampel penelitian seluruh ibu hamil dari trimester I, timester II, dan trimester III yang melakukan program PPIA di Puskesmas II Kecamatan Baturraden tahun 2018 sebanyak 100 orang. Hasil penelitian didapat kepatuhan pemeriksaan PPIA ibu hamil risiko HIV yaitu umur 35-44 taun di 76%; pendidikan jenjang diploma 100%; dan pekerjaan dengan status PNS (pegawai negeri sipil), pelajar/mahasiswa sebanyak 100%. Sedangkan ketidakpatuhan 55% pada umur 15-24; jenjang sekolah dasar 73%; dan ibu rumah tangga 59%. Semakin tinggi pendidikan, umur, dan pekerjaan seseorang maka kepatuhan untuk melaksanakan program PPIA semakin tinggi.

Referensi

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Pedoman Nasional Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Ermarini, Angga. 2013. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Layanan VCT Pada Populasi Berisiko Tinggi Hiv/Aids di Provinsi Banten Tahun 2013. Depok: Tesis. Magister Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia.
Wati, Maya Trisis. 2013. Analisis Kebijakan VCT dalam Upaya Utilisasi Layanan VCT Di Rumah Tahanan Kelas II A Jakarta Timur Tahun 2013. Depok: Tesis. Fakultas Kesehatan Masyaraat. Universitas Indonesia.
Wijayanti, et al. 2013. Pengetahuan Wanita Pekerja Seks Tentang Hiv/Aids Dan Minat Untuk Mengikuti VCT (Voluntary Counselling and Testing) Di Kelurahan Semampir Kota Kediri Tahun 2013. Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang
Fauji, Ahmad. 2010. Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Dalam Pemanfaatan Layanan Imunisasi Di Desa Beberan Kecamatan Ciruas Banten. Skripsi. Kesehatan Masyarakat. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Setiawan, Made. 2009. Tatalaksana Pencegahan Penularan Vertikal dari Ibu Terinfeksi HIV ke Bayi yang Dilahirkan Tahun 2009. Jakarta: Majalah Kedokteran. Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof DR. Sulianti Saroso, Jakarta.