Potensi Ekstrak Parijoto (Medinilla Speciosa) Sebagai Antikoagulan Alami Pengganti EDTA: Studi In-Vitro
Diterbitkan 2026-10-01
Kata Kunci
- EDTA,
- Anticoagulant,
- parijoto ekstrak,
- in vitro,
- natural
Cara Mengutip
Hak Cipta (c) 2026 Jaringan Laboratorium Medis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstrak
Kandungan zat antikoagulan berfungsi mengikat ion-ion logam dan menghilangkan ion kalsium, sehingga mencegah pembentukan thrombin agar tidak terdapat bekuan yang terbentuk. Namun, penggunaan antikoagulan (EDTA) yang berlebihan dengan penanganan limbah yang tidak tepat dapat mengakibatkan limbah berakhir diperairan dapat mengikat ion logam berat beracun, menyebabkan logam larut dan terbawa aliran air yang memicu kontaminasi juga paparan ekosistem akuatik. Parijoto (Medinilla speciosa) merupakan salah satu tanaman endemik Kudus yang tumbuh di daerah Gunung Muria. Menurut Ismah, 2025 tanaman ini memiliki senyawa bioaktif seperti flavonoid, tannin, dan glikosida. Flavonoid memiliki sifat menghambat pembentukan bekuan darah (antitrombosis) dan menghambat agregasi trombosit (antiplatelet) dimana mekanisme ini bagian dari antikoagulasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi efektivitas ekstrak Parijoto sebagai alternatif antikoagulan alami dibanding dengan EDTA secara in-vitro menggunakan metode pemeriksaan Lee-White. Menggunakan metode eksperimental dengan 8 kelompok perlakuan pada 3 sampel darah manusia dengan perlakuan sama ekstrak 80 ul, 100 ul, 120 ul, 140 ul, 160 ul, 180 ul, dan 200 ul, dengan pengulangan 3 kali. Pengukuran data menggunakan skala skor 1-6 yang menunjukkan waktu pembekuan darah. Pada uji normalitas diperoleh hasil data tidak terdistribusi normal (p = 0.003) sehingga dilakukan analisis data uji non-parametrik Kruskal-Wallis dan uji lanjut Mann-Whitney. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan pengaruh signifikan (p = 0,002). Uji lanjut Mann-Whitney menunjukkan hasil perbedaan signifikan antara ekstrak 80 ul – 160 ul dengan kontrol EDTA (p < 0,05). Pada ekstrak 180 ul (p = 0,114) dan 200 ul (p = 0,317) tidak ditemukan perbedaan signifikan dibanding dengan kontrol EDTA. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak Parijoto berpotensi memiliki efektivitas sebagai antikoagulan alami dengan konsentrasi optimal 200 ul yang mendekati antikoagulan kimia EDTA.
Referensi
- A’la, N., Putri, S. K., & Wahab, I. (2025). Potensi Perasan Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Sebagai Antikoagulan Alami. JoMLaT (Journal of Medical Laboratory Technology), 2(1), 44–49.
- Afriansyah, F., Bastian, B., Sari, I., & Juraijin, D. (2021). Perbedaan Darah Segera Diperiksa, Dilakukan Penyimpanan Pada Suhu 20oc-25oc Dan 4oc-8oc Selama 6 Jam Terhadap Jumlah Eritrosit. Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science (JoIMedLabS), 2(2), 108–114. https://doi.org/10.53699/joimedlabs.v2i2.51
- Ahadi, G. D., Nur, N., & Ersela, L. (2023). The Simulation Study of Normality Test Using Kolmogorov-Smirnov ,. Eigen Mathematics Journal, 6(1). http://eigen.unram.ac.id
- Anjani, A. A., HARTINAH, D., KURNIA, S. D., RUSIDAH, Y., & SAPUTRO, A. A. (2025). Pengaruh Stabilitas Sampel Darah EDTA Terhadap Pemeriksaan Hemoglobin dan Hematokrit pada Karyawan Puskesmas Kedung II Metode Otomatis The Effect of EDTA Blood Sample Stability on Hemoglobin and Hematocrit Examination in Kedung II Public Health Center Emp. Jurnal Laboratorium Medis, 07(01), 76–85.
- Damayanti, P. N., Luhurningtyas, F. P., & Indrayati, L. L. (2023). PENETAPAN KADAR FENOLIK DAN FLAVONOID TOTAL EKSTRAK ETANOL BUAH PARIJOTO ( Medinilla speciosa Blume ) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS DETERMINATION OF TOTAL PHENOLIC AND FLAVONOID CONTENTS OF PARIJOTO FRUIT ( Medinilla speciosa Blume ) EXTRACT USING UV-VIS SPECTROPHOTOMETRY. 12(1), 1–6.
- Fatimah, Suswani, A., & Firdayanti. (2025). Penggunaan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum) Sebagai Antikoagulan Untuk Melihat Morfologi Ukuran Eritrosit. 14–20.
- Febriarsari, S., Aristoteles, & Bastian. (2024). PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN TROMBOSIT YANG SEGERA DIPERIKSA DAN DITUNDA 3 JAM PADA ALAT HEMATOLOGY ANALYZER DIRUI BCC 3600 A Idifferences. Jurnal Masker Medika, 12, 295–301.
- Franciscus Deni Suryatama, Rosnita Sebayang, & Hutabarat, M. (2023). Perbandingan Kadar Trombosit Pada Darah Vena Dan Kapiler Menggunakan Antikoagulan K3Edta. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Gizi, 1(1), 121–128. https://doi.org/10.55606/jikg.v1i1.853
- Gunawan, E., Toruan, A. A. L., & Appa, F. E. (2022). Aktivitas Antikoagulan dari Tumbuhan Kayu Ular ( Strychnos lucida R . Br .). JURNAL BIOLOGI PAPUA, 14(2), 129–136. https://doi.org/10.31957/jbp.1494
- Ismah, K., Novitasari, D., & Tengah, J. (2025). Analisis Senyawa Ekstrak Metanol dan Fraksi N-Heksan Buah Parijoto ( Medinilla Speciosa Blume ). 14(2), 217–222.
- Jamco, Samuel, J. C., Balami, & Malik, A. (2022). Analisis Kruskal-Wallis untuk Mengetahui Konsentrasi Belajar Mahasiswa berdasarkan Bidang Minat Program Studi Statistika FMIPA UNPATTI. 1(1), 29–3, 13–28.
- Jovanti, M. (2023). Study of Diversity of Natural Dyes Plants in Egon Village Waigete District, Sikka Regency. 5(1), 211–215. https://doi.org/10.30596/jcositte.v1i1.xxxx
- Lamponi, S. (2021). Bioactive Natural Compounds with Antiplatelet and Anticoagulant Activity and Their Potential Role in the Treatment of Thrombotic Disorders. Life, 11, 1095. https://doi.org/10.3390/life11101095
- Nurhamidah, W., Wijaya, G. D., & Nurshazidah, S. (2024). Anticoagulant activities of several active compounds from medicinal plants : A review. Clinica; & Medical Images Case Report, 4(1), 19–21.
- Olyvia Manihiya, C., Amini Warastuti, R., Pasiga, N., & Gorontalo, B. (2021). Erythrocyte Morphology on Peripheral Blood Smear Using an Edta Anticoagulant Tube At 0, 3,5, and 7 Hours At Room Temperature At Uptd Labkesda of Gorontalo Province. Hulonthalo Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 1–5. https://journals.ubmg.ac.id/index.php/HJIK/article/download/101/585/
- Rusyiana, R., Lestarini, I. A., Hamdin, C. D., & Muliasari, H. (2021). Anticoagulant Activity of Mangrove ( Avicennia alba ) Leaves Extract in Vitro. Indonesian Journal of Marine Sciences, 26(June), 110–116. https://doi.org/10.14710/ik.ijms.26.2.110-116
- Setiawan, H. (2024). Bab13 Strukture dan Fungsi Darah, Kelenjar Getah Bening dan Immunitas. Ilmu Biomedik, October, 142. https://www.researchgate.net/profile/Heru-Setiawan-14/publication/384594698_Bab13_Strukture_dan_Fungsi_Darah_Kelenjar_Getah_Bening_dan_Immunitas/links/66fe5c79f599e0392fb35947/Bab13-Strukture-dan-Fungsi-Darah-Kelenjar-Getah-Bening-dan-Immunitas.pdf
- Sholikhati, A., Kurnia, S. D., & Mundriyastutik, Y. (2024). Kajian farmakologis parijoto. Jurnal Medika Indonesia, 5(1), 27–32.
- Teguh, T., Kunarto, B., & Putri, A. S. (2023). AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TEH HERBAL DAUN PARIJOTO (Medinilla speciosa) PADA BERBAGAI LAMA PENGERINGAN. Jurnal Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian, 18(2), 47–55. https://doi.org/10.26623/jtphp.v18i2.5398
- Toni.S, R. M., Apriana, M., Huda, M. C., Kamal, M. C., Allahuddin, Septiani, R. A., Ash-shidiqi, S. R., & Anggraeni, F. (2022). ARTIKEL REVIEW: STUDI FITOKIMIA DAN FARMAKOLOGI PARIJOTO (Medinilla magnifica). Jurnal Buana Farma, 2(3), 36–46. https://doi.org/10.36805/jbf.v2i3.548
- Utomo, H. (2021). PERBANDINGAN TABEL MORTALITA INDONESIA DAN TABEL MORTALITA CSO MENGGUNAKAN UJI MANN-WHITNEY DAN UJI KRUSKAL-WALL. Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(3), 1210–1215. http://dx.doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i3.2364
- Vifta, R. L., & Tinasari, N. D. (2024). Potensi Ekstrak Buah Parijoto (Medinilla speciosa blume) sebagai Bahan Aktif Sedian Antioksidan Facial Wash Gel. Generics: Journal of Research in Pharmacy, 4(1), 86–94. https://doi.org/10.14710/genres.v4i1.23035
- Yunus, R., Astina, F., & Hasan, F. E. (2022). Qualitative Analysis of Erythrocyte Morphology in EDTA (Ethylene Diamine Tetraacetic Acid) Blood Smears For immediate examination (0 hours) and delayed examination (2 hours). Borneo Journal Of Medical Laboratory Technology, 5(1), 326–334.
