Vol 8 No 1 (2026): May 2026
Artikel Hasil Penelitian

Analisis Hubungan Status Gizi dan Anemia pada Pasien Tuberkulosis Fase Intensif dan Lanjutan

Nanik Aryani Putri
Poltekkes Kemenkes Semarang

Diterbitkan 2026-05-01

Kata Kunci

  • Tuberkulosis,
  • Status Gizi,
  • Anemia,
  • Indeks Massa Tubuh,
  • OAT

Cara Mengutip

Nanik Aryani Putri, Teguh Budiharjo, Moch. Alvin ’Izzuddin, & Siti Ulul Azmi. (2026). Analisis Hubungan Status Gizi dan Anemia pada Pasien Tuberkulosis Fase Intensif dan Lanjutan. Jaringan Laboratorium Medis, 8(1), 64–73. https://doi.org/10.31983/jlm.v8i1.14723

Abstrak

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini dapat masuk ke tubuh manusia melalui udara. Pengobatan tuberkulosis OAT untuk tuberkulosis meliputi pyrazinamid, rifampisin, isoniazid, ethambutol, dan streptomisin memiliki efek samping dari yang dapat meningkatkan resiko perubahan status gizi dan anemia. Penelitian ini menganalisis hubungan antara status gizi, status anemia, dan fase pengobatan pada pasien tuberkulosis (TB) di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh pasien TB rawat jalan di UPTD Puskesmas Bangetayu dan Kedungmundu. Subjek berjumlah 44 orang dewasa tanpa komorbiditas yang terdiri dari 20 orang subjek fase intensif dan 24 orang fase lanjutan diperoleh melalui purposive sampling. Status gizi pasien dihitung menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan status anemia dinilai melalui parameter hematologis seperti Hb (Hb), Ht (Ht), dan indeks eritrosit. Analisis statistik menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara status anemia dan parameter hematologis (Hb, Ht, indeks eritrosit) dengan IMT pada kedua kelompok pengobatan (p>0.05). Hal ini diduga dipengaruhi oleh inflamasi sistemik akibat infeksi TB atau efek terapi anti-TB. Namun, hubungan signifikan ditemukan antara IMT dan berat badan pasien (p<0.001), yang menggambarkan variasi status gizi pasien. Studi dengan jumlah sampel lebih besar serta pengumpulan data tambahan terkait durasi pengobatan TB, tingkat keparahan penyakit, dan asupan nutrisi pasien dapat membantu memahami lebih mendalam temuan tersebut.  Penelitian ini memberikan kontribusi awal dalam memahami hubungan antara TB dengan status gizi dan anemia. Selain itu, trombosit dan tinggi badan menunjukkan tren perbedaan mendekati signifikan, yang dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut membuka peluang untuk penelitian lanjutan guna mengembangkan intervensi berbasis gizi bagi pasien TB.

crossmark_color_horizontal5.jpg

Referensi

  1. Avianty, B. S. E., & Dewi, M. K. (2023). Hubungan Pengetahuan IBu, Riwayat Penyakit, Kejadian Mal Nutrisi dan Ketersediaan Pangan Pada Balita dai Puskesmas Cempaka Kabupaten Garut Tahun 2023. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(10), 4279–4292.
  2. CDC, C. for D. C. and P. (2023). About Tuberculosis. Center for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/tb/about/index.html
  3. Chhabra, S., Kashyap, A., Bhagat, M., Mahajan, R., & Sethi, S. (2021). Anemia and Nutritional Status in Tuberculosis Patients. International Journal of Applied & Basic Medical Research, 11(4), 226–230. https://doi.org/10.4103/ijabmr.ijabmr_76_21
  4. Dasaradhan, T., Koneti, J., Kalluru, R., Gadde, S., Cherukuri, S. P., & Chikatimalla, R. (2022). Tuberculosis-Associated Anemia: A Narrative Review. Cureus, 14(8), e27746. https://doi.org/10.7759/cureus.27746
  5. De Mendonça, E. B., Schmaltz, C. A., Sant’Anna, F. M., Vizzoni, A. G., Mendes-de-Almeida, D. P., de Oliveira, R. de V. C., & Rolla, V. C. (2021). Anemia in tuberculosis cases: A biomarker of severity? PLOS ONE, 16(2), 1–12. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0245458
  6. Feleke, B. E., Feleke, T. E., & Biadglegne, F. (2019). Nutritional status of tuberculosis patients , a comparative cross-sectional study. 1–9.
  7. Halimatunisa, F., & Ikhssani, A. (2022). Stunting pada Anak dan Faktor Risiko Infeksi. J Stunting Pesisir Dan Aplikasinya, 1(1). https://doi.org/10.36990/jspa.v1i1.437
  8. Hussien, B., Hussen, M. M., Seid, A., & Hussen, A. (2019). Nutritional deficiency and associated factors among new pulmonary tuberculosis patients of Bale Zone Hospitals, southeast Ethiopia. BMC Research Notes, 12(1), 1–6. https://doi.org/10.1186/s13104-019-4786-y
  9. Kassa, E., Enawgaw, B., Gelaw, A., & Gelaw, B. (2016). Effect of anti-tuberculosis drugs on hematological profiles of tuberculosis patients attending at University of Gondar Hospital, Northwest Ethiopia. BMC Hematology, 16(1). https://doi.org/10.1186/s12878-015-0037-1
  10. Li, A., Yuan, S., Li, Q., Li, J., Yin, X., & Liu, N. (2023). Prevalence and risk factors of malnutrition in patients with pulmonary tuberculosis: a systematic review and meta-analysis. Frontiers in Medicine, Volume 10-2023. https://doi.org/10.3389/fmed.2023.1173619
  11. Minchella, P. A., Donkor, S., Owolabi, O., Sutherland, J. S., & Mcdermid, J. M. (2015). Complex Anemia in Tuberculosis : The Need to Consider Causes and Timing When Designing Interventions. 60, 764–772. https://doi.org/10.1093/cid/ciu945
  12. Muna, L., & Soleha, S. (2019). Hubungan Karakteristik Pasien dengan Kejadian Tuberkulosis Paru. Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal), 5(2), 103–109. https://doi.org/10.33755/jkk.v5i2.140
  13. Musuenge, B. B., Poda, G. G., & Chen, P. C. (2020). Nutritional status of patients with tuberculosis and associated factors in the health centre region of burkina faso. Nutrients, 12(9), 1–13. https://doi.org/10.3390/nu12092540
  14. Ockenga, J., Fuhse, K., Chatterjee, S., Malykh, R., Rippin, H., Pirlich, M., Yedilbayev, A., Wickramasinghe, K., & Barazzoni, R. (2023). Tuberculosis and malnutrition: The European perspective. Clinical Nutrition, 42(4), 486–492. https://doi.org/10.1016/j.clnu.2023.01.016
  15. Ozer, N. T., & Gündoğan, K. (2024). The Vicious Cycle of Malnutrition and Tuberculosis: A Narrative Review. Journal of Clinical Practice and Research, 46, 444–448. https://doi.org/10.14744/cpr.2024.60895
  16. Prastiwi, R. S., & Alfiyanti, D. (2020). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Tuberkulosis Paru pada Anak. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 5(1), 11–17. https://doi.org/10.30604/jika.v5i1.539
  17. Reta, B., Mohammed, A. E., Tesfaye Kiya, G., Adissu, W., & Shenkute, T. Y. (2023). Impact of anti-tuberculosis treatment on hematological parameters in newly diagnosed tuberculosis patients at Jimma town: a longitudinal prospective study. Annals of Medicine and Surgery (2012), 85(8), 3887–3893. https://doi.org/10.1097/MS9.0000000000001084
  18. Salvadila, N. K. A. S., Darmini, A. A. A. Y., Suantika, P. I. R., & Megayanti, S. D. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Terhadap Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 8(2).
  19. Sartika, R., Sudirman, S., & Syahrir, S. (2021). Analisis Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bulu Taba Kabupaten Pasangkayu. OSF Preprints. https://doi.org/10.31219/osf.io/cn42j
  20. Sihombing, R., Arisanti, N., & Lukman, M. (2018). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Tuberkulosis Paru pada Pasien Dewasa di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Provinsi Jawa Barat. Penelitian Gizi Dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 41(1), 47–54. https://doi.org/10.22435/pgm.v41i1.1860
  21. Susilawati, M. D., Sari, Y. D., Rachmawati, R., & Julianti, E. D. (2018). Asupan Zat Gizi Makro Dan Mikro Penderita Tuberkulosis Paru Rawat Jalan Sebelum Dan Sesudah Terapi Fase Intensif Disertai Konseling Gizi. Persagi, Vol. 41(1).
  22. Tama, T. D., Adisasmita, A. C., & Burhan, E. (2016). Indeks Massa Tubuh dan Waktu Terjadinya Konversi Sputum pada Pasien Tuberkulosis Paru (BTA) Positif di {RSUP} Persahabatan Tahun 2012. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 1(1).
  23. Taylor, P., Kant, S., Gupta, H., & Ahluwalia, S. (2015). Significance of Nutrition. April, 37–41. https://doi.org/10.1080/10408398.2012.679500
  24. World Health Organization. (2022). WHO consolidated guidelines on tuberculosis. Module 5: management of tuberculosis in children and adolescents. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240046764
  25. World Health Organization. (2023). Tuberculosis. WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/tuberculosis
  26. World Health Organization. (2025). WHO consolidated guidelines on tuberculosis. Module 6: tuberculosis and comorbidities.
  27. Wu, X., Liang, X., Fu, X., Wu, M., & Zhang, W. (2016). Relationship between nutritional status and tuberculosis infection in a Chinese population. Journal of Infection in Developing Countries, 10(1), 21–27.