Lama Terapi Antiretroviral terhadap Supresi Viral Load Pasien HIV/AIDS di Rumah Sakit Daerah Budhi Asih 2023-2025 (Studi Retrospektif)
Diterbitkan 2026-10-01
Kata Kunci
- ARV,
- HIV/AIDS,
- Lama Terapi,
- Supresi Viral Load
Cara Mengutip
Hak Cipta (c) 2026 Jaringan Laboratorium Medis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstrak
Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sel darah putih. Virus HIV terus bereplikasi akan mempercepat progresi menuju tahap Acquired Immuno Deficiency Syndrom (AIDS), yang mengakibatkan penurunan sistem kekebalan tubuh. Terapi ARV diberikan untuk menghambat replikasi virus dalam darah tersupresi hingga mencapai jumlah virus yang sangat rendah atau berada dibawah batas deteksi dan terapi ARV dapat meningkatkan sistem imun pada pasien HIV. Pemantauan keberhasilan terapi dilakukan melalui pemeriksaan kadar viral load dan kadar viral load status tersupresi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis hubungan antara lama terapi ARV terhadap supresi viral load pasien HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan desain cros-sectional dari sumber data rekam medis sebanyak 76 penderita HIV/ AIDS yang menjalani terapi ARV selama 6 bulan dan 12 bulan periode Januari 2023-Desember 2025. Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara probability sampling dengan metode acak sederana (simple random sampling). Hasil penelitian diperoleh pasien HIV/ AIDS 76.3 % banyak pada laki-laki dengan 71.1 % kelompok usia 25-49 tahun. Frekuensi kadar viral load pada terapi 6 bulan 203413 kopi/mL terjadi penurunan setelah terapi 12 bulan menjadi 5670 kopi/mL. Hasil analisis Chi-Square diperoleh pasien yang mengalami status kadar viral load tersupresi / tidak terdeteksi virus (<50 kopi/mL), pada terapi ARV 6 bulan sebesar 61.8 % dan mengalami peningkatan status pada terapi ARV12 bulan menjadi 92.1 % pasien. Hasil menunjukan ada hubungan yang signifikan antara lama terapi ARV dan supresi viral load (p=0,002). Semakin banyak viral load tersuspresi di dalam darah atau virus tidak terdeteksi pada pasien, maka terapi ARV berhasil menghambat replikasi virus. Hasil penelitian ini menjadi bahan evaluasi program klinis objektif mengenai efektivitas program Antiretroviral Therapy (ART) yang telah berjalan selama periode 2023–2025.
Referensi
- Agus Denih, Permana S, Ningrum DM, Faizal IA. 2021. Profil Terapi Antiretroviral (Arv) Beserta Nilai Parameter Viral Load (Vl) “X” Cilacap Distric http://e-jurnal.stikesalirsyadclp.ac.id/index.php/jp
- Agus Setiawan Putra M, Geografi L, Ritawany Sinaga C, 2022. Correlation Compliance Antiretroviral Therapy With Levels Viral Load In HIV Patients At Poly Clinic VCT Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Hospital.
- Dahlan MS, 2016. Besar sampel dalam penelitian kedokteran dan kesehatan. Jakarta: Epidemiologi Indonesia.
- Dewanti E. 2021. Determinant Viral Load Tersupresi Terhadap Pasien Hiv Dan Aids. Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia.
- Dila Qhoirul Nisa, Salman, 2022. Studi Literatur Evaluasi Penggunaan Antiretriviral Pada Penderita HIV/AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Jurnal Ilmiah Indonesia. Ridwan Institute.
- Farid Kurniawan, Samsuridjal Djauzi, Evi Yunihastuti, Pringgodigdo Nugroho. 2017. Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik. Research Gate. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Vol.1 No.1.
- Gumarianto RS, Lardo S, Chairani A, 2022. Hubungan Antara Hitung Jumlah Cd4 Dengan Kejadian Wasting Syndrome Pada Pasien Hiv/Aids Di Rspad Gatot Soebroto Periode Januari-Desember 2020. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.
- Hilma Yuniar Thamrin, Samsu Appe, Nelini, Ermawati Rahim. 2023. Gambaran Viral Load Pasien HIV/AIDS Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Sentri : Jurnal Riset Ilmiah. Vol.2 No. 8. LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global. Lombok Tengah - NTB 83511.
- Karyadi TH, 2017. Keberhasilan Pengobatan Terapi Antiretroviral. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia.
- Kemenkes RI, 2019. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/90/2019 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana HIV..
- Kemenkes RI, 2023. Laporan Eksekutif Perkembangan Hiv/Aids Dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (Pims).
- Kemenkes RI, 2023. Pentingnya Pemeriksaan Viral Load (VL) HIV . Yayasan KNCV Indonesia.
- Kemenkes RI, 2019. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hiv. Indonesia.
- Kemenkes RI, 2015. Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pengobatan Anti Retroviral. Indonesia.
- Muhammad Syafei Hamzah, Firhat Esfandiari, Marisa Anggarini, Airin Shabrina Elta Kusmana, 2020. Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral Pasca 6-12 Bulan Dengan Kadar Viral Load Pada Lelaki Seks Lelaki (LSL) Yang Terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (Hiv) Di Bandar Lampung Tahun 2019. Jurnal Medika Universitas Malahayati.
- Muhie NS, 2024. Predictors for viral load suppression among HIV positive adults under ART treatment in University of Gondar Comprehensive Specialized Hospital: retrospective cohort study. Sci Rep.
- Mukhlis, A., Setiawan, P., & Liniati, G. C. R. S. (2023). Correlation compliance antiretroviral therapy with levels viral load in HIV patients at poly clinic VCT Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Hospital 2022. Jurnal Kesehatan.
- Nachega JB, Parienti JJ, Uthman OA, Gross R, Dowdy DW, Sax PE, 2014. Lower pill burden and once-daily antiretroviral treatment regimens for HIV infection: A meta-analysis of randomized controlled trials. Clinical Infectious Diseases.
- Putria W, Shafriani NR, Irfani FN, 2024. Hubungan antara Kejadian HIV dengan Karakteristik Pasien di Salah Satu Puskesmas di Kabupaten Bantul, Yogyakarta Periode Tahun 2021-2023. Jurnal Pendidikan Tambusa, Univ. Pahlawan Tuan Tambusa. Riau
- Putri M, Arifa N, Tursinawati Y, Wahab Z, 2022. Kedokteran F, Semarang UM. Relationship between Adherence to takingAntiretroviral Drugs and Viral Load Levels in HIV Patients.Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, https://prosiding.unimus.ac.id/index.php/semnas/article/viewFile/1318/1323.
- Santoso R, Izazi Hari Purwoko M, Bahar E, Chandra R, Diba S, Susanti Bidiamal. 2024. Faktor Risiko Kejadian Gagal Virologik Pada Penatalaksanaan Pasien HIV. Prepotif. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol.8 No.2. Program Studi Kesehatan Masyarakat. FIK Unv.Pahlawan Riau.
- Scully E, 2018. Sex Differences in HIV Infection. Vol. 15, Current HIV/AIDS Reports. Current Medicine Group LLC 1.
- Setyaningsih A, Abror YK, 2024. Analisis Gambaran Jumlah Leukosit, Viral Load Dan Kepatuhan Minum Obat Arv Pada Orang Dengan Hiv (Odhiv). Jurnal Ilmiah Kesehatan [Internet]. 2024 Mar 13;16(1):76–89. https://journalthamrin.com/index.php/jikmht/article/view/2086
- Suhaimi D, Savira M, Krisnadi SR, 2019. Pencegahan dan penatalaksanaan infeksi hiv / aids pada kehamilan prevention and management of hiv infection ( aids) in pregnancy. Majalah Kedokteran Bandung.
- Sukwika T, 2023. Menentukan Populasi dan Sampling. Metode Penelitian “Dasar Praktik dan Penerapan Berbasis ICT.
- Trisna C, Aminah A, Wahyudi R, 2022. Kadar CD4 Sebelum dan Sesudah Pemberian Obat Antiretroviral (ARV) Pada Pasien Positif HIV di RSU Kota Tangerang Selatan (CD4 Levels Before and After Administration of Antiretroviral Drugs (ARV) In HiIV Positive Patients at General Hospital of City Tangera. Journal of Medical Laboratory Research.
- Yudhi Tri Gunawan IP, Mury Ririant, 2016. Hubungan Karakteristik ODHA Dengan Kejadian Loss To Follow Up Terapi ARV Di Kabupaten Jember. Journal IKESMA.
- Yuniar Thamrin H, Appe S, Rahim E, 2023. Gambaran Viral Load Pasien Hiv/Aids Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari.
