Vol 7 No 2 (2025): November 2025
Artikel Hasil Penelitian

Fluktuasi Aktivitas Enzim SGOT dan SGPT pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RSUD Provinsi NTB

Fadila Rizki Ananda
Poltekkes Kemenkes Mataram
Erlin Yustin Tatontos
Poltekkes Kemenkes Mataram
Fihiruddin Fihiruddin
Poltekkes Kemenkes Mataram

Diterbitkan 2025-11-01

Kata Kunci

  • Kemoterapi,
  • SGOT,
  • SGPT

Cara Mengutip

Ananda, F. R., Tatontos, E. Y., & Fihiruddin, F. (2025). Fluktuasi Aktivitas Enzim SGOT dan SGPT pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RSUD Provinsi NTB. Jaringan Laboratorium Medis, 7(2), 143–152. https://doi.org/10.31983/jlm.v7i2.13322

Abstrak

Kemoterapi merupakan salah satu terapi utama yang digunakan dalam penanganan kanker payudara. Meskipun efektif, pemberian kemoterapi berpotensi menimbulkan efek samping berupa hepatotoksisitas, yang terjadi akibat metabolisme obat di hati. Kondisi ini umumnya ditandai dengan peningkatan enzim SGOT dan SGPT. Pemeriksaan enzim hati penting dilakukan untuk memantau fungsi hepatoseluler selama terapi berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fluktuasi aktivitas enzim SGOT dan SGPT pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Provinsi NTB, serta menggambarkan pola perubahan nilai enzim tersebut berdasarkan frekuensi siklus kemoterapi. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive, berdasarkan data rekam medis pasien kanker payudara yang menjalani 1 sampai 6 siklus kemoterapi di RSUD Provinsi NTB selama periode Januari-Desember 2024. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan sebaran aktivitas dan rerata aktivitas SGOT dan SGPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas SGOT dan SGPT mengalami fluktuasi antar siklus kemoterapi tanpa pola peningkatan yang konsisten. Rerata SGOT dari siklus 1 sampai 6 yaitu 24, 28, 27, 30, 33, 24 IU/L, sedangkan rerata SGPT yaitu 35, 27, 29, 25, 29, dan 29 IU/L, dengan rentang nilai SGOT yaitu 13-404 IU/L dan SGPT dengan rentang 5-304 IU/L. Sebagian besar nilai enzim tetap berada dalam kisaran normal. Disimpulkan bahwa frekuensi kemoterapi tidak menunjukkan hubungan yang konsisten terhadap peningkatan aktivitas SGOT dan SGPT. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan rutin fungsi hati pada setiap siklus kemoterapi, agar potensi hepatotoksisitas dapat terdeteksi lebih dini dan regimen terapi dapat disesuaikan dengan kondisi pasien.

 

Referensi

  1. Andinata, A., Marni, E., & Erianti, S. (2020). Hubungan Mekanisme Koping Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi. Jurnal Cakrawala Promkes, 2(2), 45. https://doi.org/10.12928/promkes.v2i2.1719
  2. Anggraini, S., Izzah, A. Z., Anggraini, F. T., Alioes, Y., Handayani, T., Dokter, P., Kedokteran, F., Ilmu, D., Anak, K., Fisiologi, D., & Biokimia, D. (2024). Fungsi Hati Anak Leukemia Limfoblastik Akut dalam Kemoterapi Fase Induksi berdasarkan Usia dan Status Gizi 1. 26(3), 131–136.
  3. Arafah, A. B. R., & Notobroto, H. B. (2018). Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Rumah Tangga Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari). The Indonesian Journal of Public Health, 12(2), 143. https://doi.org/10.20473/ijph.v12i2.2017.143-153
  4. Baldo, B. A., & Pham, N. H. (2013). Adverse reactions to targeted and non-targeted chemotherapeutic drugs with emphasis on hypersensitivity responses and the invasive metastatic switch. Cancer and Metastasis Reviews, 32(3–4), 723–761. https://doi.org/10.1007/s10555-013-9447-3
  5. Christina, I., Setyawati, A. N., & Tjahjono, K. (2016). Pengaruh Ekstrak Daun Dewa (Gynura divaricata) Terhadap Kadar Ureum dan Kreatinin (Studi Eksperimental Pada Tikus Model Kanker Payudara). Jurnal Kedokteran Diponegoro, 5(4), 1013–1025. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/medico
  6. David, S., & Hamilton, J. P. (2023). Drug-induced liver injury. Krankenhauspharmazie, 44(1), 3–9. https://doi.org/10.29309/tpmj/2017.24.11.669
  7. Dewi, S. U., Mahardika Venansius Purba, A., Mahardika, P., Puspita, R., Latipah, S., & Anggraini, Y. (2024). Epidemiologi Kanker (R. Watrianthos (ed.)). Yayasan Kita Menulis.
  8. Fatemi Shandiz, A., Karimi, G., Dayyani, M., Hosseini, S., & Elyasi, S. (2024). Evaluation of oral silymarin formulation efficacy in prevention of doxorubicin induced hepatotoxicity in patients with non-metastatic breast cancer. Journal of Oncology Pharmacy Practice, 10781552241268778. https://doi.org/10.1177/10781552241268778
  9. Ferlay, J., Colombet, M., Soerjomataram, I., Parkin, D. M., Piñeros, M., Znaor, A., & Bray, F. (2022). Cancer statistics for the year 2020: An overview. International Journal of Cancer, 149(4), 778–789. https://doi.org/10.1002/ijc.33588
  10. Haryani, S. (2022). Evaluasi Penggunaan Obat Kemoterapi Pada Pasien Kanker Payudara Di RSUP Fatmawati Periode Februari 2021. Jurnal Farmasi Klinik Base Practice, 1(1), 50–60. https://doi.org/10.58815/jfklin.v1i1.19
  11. Islam, T., Rahman, A. K. M. S., Hasan, M. K., Jahan, F., Mondal, M. C., Ferdoushi, S., Alam, S., Ahsan, M. K., Tasnim, J., & Tohura, S. (2020). Liver Function Tests in Patients of Acute Leukemia before and after Induction Chemotherapy. Journal of Biosciences and Medicines, 08(02), 110–121. https://doi.org/10.4236/jbm.2020.82009
  12. Jee, A., Sernoskie, S. C., & Uetrecht, J. (2021). Idiosyncratic drug-induced liver injury: Mechanistic and clinical challenges. International Journal of Molecular Sciences, 22(6), 1–26. https://doi.org/10.3390/ijms22062954
  13. Kementerian Kesehatan RI. (2022). Panduan Pelaksanaan Hari Kanker Sedunia 2022. Kementerian Kesehatan RI, 1–17. https://promkes.kemkes.go.id/download/ftjl/files90159BUKU PANDUAN HKS 2022 (3).pdf
  14. Kurniasih, H. (2021). Buku Saki Deteksi Dini Kanker Payudara.
  15. Leser, C., Dorffner, G., Marhold, M., Rutter, A., Döger, M., Singer, C., König-Castillo, D. M., Deutschmann, C., Holzer, I., König-Castillo, D., & Gschwantler-Kaulich, D. (2023). Liver function indicators in patients with breast cancer before and after detection of hepatic metastases-a retrospective study. PLoS ONE, 18(3 March), 1–10. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0278454
  16. Mudd, T. W., & Guddati, A. K. (2021). Chemotherapy Tox..Pdf. 11(7), 3461–3474.
  17. Purwanto, T., & Sangging, P. R. A. (2023). Etiologi, patofisiologi, evaluasi, dan tatalaksana drug induced hepatotoxicity. Medula, 13(3), 322–326. https://journalofmedula.com/index.php/medula/article/download/636/510
  18. Rosida, A. (2016). Pemeriksaan Laboratorium Penyakit Hati. Berkala Kedokteran, 12(1), 123–131. https://doi.org/10.5005/jp/books/10446_15
  19. RSUD NTB. (2022). Laporan Tahunan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun.
  20. Ruiz de Porras, V., Figols, M., Font, A., & Pardina, E. (2023). Curcumin as a hepatoprotective agent against chemotherapy-induced liver injury. Life Sciences, 332, 2023–2025. https://doi.org/10.1016/j.lfs.2023.122119
  21. Sa’adah, N., Nurhayati, A., & Shovitri, M. (2017). The Anticancer Activity of the Marine Sponge Aaptos suberitoides to Protein Profile of Fibrosarcoma Mice (Mus musculus). IPTEK The Journal for Technology and Science, 27. https://doi.org/10.12962/j20882033.v27i3.1183
  22. Suryatno, & Pasaribu, E. T. (2014). Bedah Onkologi Diagnosis dan Terapi.
  23. Tang, X., Gao, D., Liu, X., Liu, J., Chen, T., & He, J. (2024). Novel RGD-decorated micelles loaded with doxorubicin for targeted breast cancer chemotherapy. Biomedicine and Pharmacotherapy, 180(July), 117460. https://doi.org/10.1016/j.biopha.2024.117460
  24. Tsani, R. A., Setiani, O., & Dewanti, N. A. Y. (2017). Hubungan Riwayat Pajanan Pestisida Dengan Gangguan Fungsi Hati Pada Petani Di Desa Sumberejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(3), 411–420. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm
  25. Verdial, F. C., Mamtani, A., Pawloski, K. R., Sevilimedu, V., D’Alfonso, T. M., Zhang, H., Gemignani, M. L., Barrio, A. V., Morrow, M., & Tadros, A. B. (2022). The Effect of Age on Outcomes After Neoadjuvant Chemotherapy for Breast Cancer. Annals of Surgical Oncology, 29(6), 3810–3819. https://doi.org/10.1245/s10434-022-11367-w
  26. Widarti, W., & Nurqaidah, N. (2019). Analisis Kadar Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (Sgpt) Dan Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (Sgot) Pada Petani Yang Menggunakan Pestisida. Jurnal Media Analis Kesehatan, 10(1), 35. https://doi.org/10.32382/mak.v10i1.984
  27. Yang, L., Price, E. T., Chang, C. W., Li, Y., Huang, Y., Guo, L. W., Guo, Y., Kaput, J., Shi, L., & Ning, B. (2013). Gene Expression Variability in Human Hepatic Drug Metabolizing Enzymes and Transporters. PLoS ONE, 8(4), 1–12. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0060368
  28. Yuliana, D. (2024). Literature Review : Perkembangan Pengobatan Kemoterapi Kanker Payudara. Makassar Pharmaceutical Science Journal, 2(1), 32–40.
  29. Zangouri, V., Balaneji, S. S., Golmoradi, R., Kafili, E., Bologhi, S., Mousavi, S. A., Hesar, A. A., & Amestejani, M. (2025). Effects of BMI on prognosis, disease-free survival and overall survival of breast cancer. BMC Cancer, 25(1). https://doi.org/10.1186/s12885-025-13638-7